
"Kakak ih....
"Apa? " Jawabnya lembut sambil berjalan berengan dengan Mita.
"Tau ah terserah," ucap nya kesal namun Bayu malah tertawa melihat nya.
Membuat para wanita lain iri melihat Mita bisa berjalan dengan Bos mereka, dan juga mereka baru melihat Bayu tertawa saat bersama wanita.
Mita pun pasrah mengikuti Bayu kesalah satu Resto yang tak jauh dari sana, namun saat mereka sampai Mita mengeryit heran melihat motor Adit sudah terparkir di sana.
"Ayo turun, malah bengong," ujar Bayu melepas sabuk pengamannya.
"Ahh Iya,," jawab Mita sekena nya Dia masih bertanya-tanya dalam hati untuk apa Adit di sana pikirnya.
Mereka pun berjalan barengan, ternyata benar Adit sudah berada di sana dengan Lisa duduk di depannya.
"Loe liat kan Dit, Dia tuh bukan cewek baik-baik, baru juga tadi pagi jalan sama kamu sekarang udah jalan lagi dengan laki-laki lain," ucap Lisa melihat Mita dengan senyum sinis nya.
Sedangkan Mita melotot tak percaya dengan apa yang di dengarnya.
Sedangkan Bayu terkekeh mendengar omongan Lisa, Dia pun sengaja menggandeng tangan Mita agar Adit cemburu.
Adit pun lantas berdiri mengajak Mita duduk di sampingnya.
"Sayang aku dari tadi nunggu kamu, ko lama banget sih?" tanya Adit melepas kan tangan Bayu dari Mita dengan tatapan tajam.
"Haha.. baru gini aja udah cemburu apalagi kalo loe liat kita jalan bareng, kerja bareng udah kebakaran jenggot loe," ucap Bayu meninggalkan mereka.
"Kakak mau kemana?" tanya Mita.
"Ada urusan bentar, kamu balik ke kantor sendiri ya jangan lupa makan yang banyak." ucap Bayu mengusap rambut Mita, lalu bergegas pergi setelah melihat Adit melotot padanya.
Sedangkan Lisa menatap mereka tak percaya, Dia yang mengirimkan poto Mita kepada Adit dan mengajak nya bertemu di Resto itu.
Namun Dia tak menyangka kalo Adit mengenal laki-laki itu, bahkan Dia tidak marah saat Mita di perlakukan begitu.
Lantas siapa laki-laki itu sebenarnya, kenapa sangat dekat dengan Mita.
Karna yang Dia dengar dari orang keparcayaan nya kalo Mita bekerja di perusahaan itu dan laki-laki itu yang menjadi bos nya.
Adit dan Mita meninggalkan Resto itu dan pindah ke tempat lain meninggalkan Lisa yang nampak masih syok dengan kejadian barusan.
Lisa tadi sudah senang akan melihat kemarahan Adit, namun Dia salah karna Adit biasa saja tak ada gurat kemarahan di wajahnya melihat Mita dan lelaki itu.
Kini mereka sudah sampai di Rumah makan sunda yang tak jauh dari yang tadi.
__ADS_1
"Sayang kamu ko tau kalo aku mau ke resto itu sama kak Bayu?" tanya Mita heran.
"Aku tadi Chat Kak Bayu mau makan siang dimana, eh Dia malah bilang sibuk dan aku paksa Dia ajak kamu ke sana karna aku udah felling kalo Lisa yang ngirimin poto kamu ke aku,"
"Poto apa?" tanya Mita bingung.
"Nih..," Adit pun memberikan ponselnya, terdapat beberapa poto Mita dan Bayu di sana namun yang Mita heran kenapa hanya no saja tak ada nama di sana.
"Terus ini siapa yang ngirim?"
"Pasti Lisa lah siapa lagi, udah di Blokir juga pasti ada lagi nomor yang baru," jawab Adit menyedot minumannya yang baru saja datang.
"Aku tuh gak habis pikir ya sama Dia, bukanya Dia tahu kalo kita udah tunangan tapi mengapa Dia gangguin kamu terus dan nyari-nyari kesalahan aku ."
"Udah lah yang penting aku percaya sama kamu dan kamu juga percaya sama aku,"
"Gimana kalo liburan semester ini kita liburan?"Ajak Adit.
"Kemana? aku gak tau bisa liburan apa enggak soalnya kerjaan aku banyak di kantor," ujarnya.
"Ayolah sayang, kapan lagi kita liburan bareng aku juga udah ajak Ifa, Dia juga setuju kok asal kamu ikut katanya,"
"Nanti aku bicara dulu ya sama Kak Bayu takutnya gak di izinin,"
"Baiklah," ucap Adit pasrah.
.
Jam pulang kerja pun akhirnya tiba, Mita memutuskan masuk ke ruang kerja Bayu sebelum pulang.
"Permisi." sapa nya setelah mengetuk pintu.
"Masuk."
Mita pun langsung masuk setelah mendengar sahutan dari dalam.
"Ada apa?" tanya Bayu yang masih membereskan berkas-berkas di atas meja.
"Liburan semester ini aku mau ikut liburan boleh gak?"
Bayu pun menatap Mita, kenapa Mita minta izin padanya apa gak salah?
"Kakak jawab dong?"
"Kamu tuh aneh banget ya, harus nya minta izin nya bukan sama aku tapi sama orang tua kamu,"
__ADS_1
"Iya kan mereka gak ada jadi aku minta izin nya sama Kakak aja ya,"
"Oke boleh asal kamu minta izin dulu sama orang tua kamu, nanti masalah kerjaan biar Agata yang selesaikan."
"Makasih kakak," ucap nya tersenyum.
Sedangkan Bayu hanya geleng-geleng kepala.
Harus nya Dia juga bisa liburan, namun gimana lagi pekerjaannya sangat banyak apalagi Pa Ali belum pulang juga dan tak tau kapan pulang nya, itu membuat Bayu harus extra dan bekerja keras.
Mita pun keluar kantor setelah membaca Chat dari Adit kalo Dia sudah menunggu di depan kantor.
"Sayang maaf lama, tadi ketemu Kak Bayu dulu." ucap nya sambil memasang sabuk pengaman.
"Oh pantas saja tadi aku denger karyawan lain bicarain kamu," ujar Adit.
Adit sebenarnya sudah lama berada di sana, namun Dia hanya Diam saja saat karyawan lain berhamburan keluar kantor dan ada beberapa di antara mereka yang membicarakan mereka.
"Bicara soal apa?" tanya Mita heran.
"Ya apalagi kalo bukan kedekatan kamu sama Kak Bayu." jawabnya.
"Ohh itu, udah lah lupakan saja kamu kan udah tahu fakta nya kaya gimana," ujar Mita dan Adit pun mengangguk dam segera menancap gas meninggalkan Kantor.
Hari ini Dia membawa lagi Mita ke Apartemant nya,Tidak ada kuliah hari ini mulai besok Kuliah sudah libur semester.
Begitu juga mereka, yang tinggal menunggu 2 semester lagi menuju lulus.
"Sayang ihh ko ajak aku ke sini lagi?" tanya Mita melihat Adit memasuki area parkir Apartemant nya.
"Udah nginep aja lagi di sini, besok pagi aku antar kamu pulang ya." ujarnya.
Mau tak mau Mita pun menuruti keinginannya.
Dia sampai lupa kalo orang tuanya akan pulang besok siang .
Mereka pun segera masuk kamar masing-masing.
Adit lebih dulu memesan makanan untuk makan malam mereka, dan 1 jam kemudian bel pun berbunyi.
Mita yang sudah selesai mandi pun bergegas keluar kamar, saat mendengar Bel terus berbunyi.
"Adit kemana sih ko ada tamu malah di diemin aja," gumannya, seraya membuka pintu ternyata makanan mereka yang datang.
Setelah membayar Mita pun menyiapkan makanan itu di atas meja.
__ADS_1
Terlihat Adit pun keluar dari kamar dengan rambutnya yang masih basah.
"Pantas saja tadi ada tamu gak di buka, ternyata sedang mandi," Batin Mita.