
{ Tanaka : .... }
{ Lala : Tanaka ? }
{ Tanaka : Maaf bisa kau ulangi lagi apa yang kau katakan sebelumnya, Lala-Sama ? }
{ Lala : Orang itu adalah kau ? }
{ Tanaka : Tahan disitu Lala-Sama.. }
{ Tanaka : Anda tidak normal sama sekali, kenapa kau membawa namaku kedalam masalahmu, Lala-Sama ? }
{ Lala : Ehh ? bukannya kau akan membantuku dalam membatalkan pertunanganku ? itu tercantum sebelum aku bergabung kedalam grup chat ini }
{ Tanaka : Ha.. jadi karena itu yahh.. }
Tentu Tanaka yang melihat balasan Lala mulai mengerti kalau notifikasi bergabung dalam grup chat ini juga ikut menampilkan namanya pada notifikasinya Lala atau lebih tepatnya Admin.
Makanya Lala mengira kalau Tanaka akan membantunya dalam menyelesaikan masalahnya dengan membuatnya menjadi tunangan Lala agar masalahnya dapat teratasi.
{ Lala : Lalu.. apa kau tidak akan membantuku, Tanaka ? }
Tentu Tanaka yang melihat balasan Lala mulai menghela nafas berat karena masalahnya Lala ikut terbawa bersamanya hanya karena sebuah notifikasi itu.
{ Tanaka : Baiklah.. aku akan membantumu Lala-Sama }
{ Lala : Benarkah !? terima kasih Tanaka !! kau benar benar baik !! }
{ Tanaka : Jadi apa yang harus aku lakukan ? }
{ Lala : Kalau itu.. kau harus melawanku.. ehehehe.. }
{ Tanaka : .... }
{ Lala : .... }
{Tanaka : Lala-Sama ? }
{ Lala : Ya ? }
{ Tanaka : Apa kau ingin membunuhku ? }
{ Lala : Tentu saja tidak, mana mungkin aku akan membunuh penyelamatku nanti }
{ Lala : Sebenarnya aku sudah membicarakan ini pada kedua orang tuaku kalau ada seseorang yang lebih kuat dariku dan dapat mengalahkanku bertarung maka orang itu boleh menjadi tunanganku, begitu.. }
Tentu Tanaka yang melihat balasan Lala segera menepuk keningnya karena ia membuat syarat yang lebih tidak masuk akal baginya.
{ Tanaka : Anu.. Lala-Sama apa kau lupa tentang ekormu ? }
{ Lala : Tentu saja aku tidak lupa mengenai itu, kenapa kau menanyakan itu padaku ? }
{ Tanaka : Tentu saja ini mengenai kelemahanmu, bagaimana bisa kau menang bila ada seseorang yang mengetahui kalau ekormu itu adalah kelemahanmu, Lala-Sama !? }
{ Lala : Ahahaha.. tenang saja aku sudah membeli sebuah potion dishop, dimana potion itu dapat membuat ekorku menjadi kuat agar tidak sensitif ketika disentuh }
{ Tanaka : ??? }
{ Lala : Bahkan aku membeli beberapa untuk adik adikku }
{ Tanaka : Tunggu.. bagaimana kau bisa mengalahkan mereka yang memiliki kekuatan yang besar darimu, dan dari mana kau mendapatkan potion itu jika poin saja belum diberikan ? }
Disinilah Tanaka dibuat bingung, bagaimana bisa Lala mendapatkan poin jika misi dalam ponsel ini belum terbuka.
{ Lala : Ahh.. kalau itu sebenarnya aku mengalahkan para calon tunanganku dengan borgol khusus dari shop ini }
{ Lala : Sedangkan untuk poin itu aku mendapatkannya dari mengalahkan para calon tunanganku masing masing orang yang aku kalahkan akan mendapatkan 100 hingga 500 poin, begitu.. }
{ Tanaka : .... }
Tanaka yang melihat ini langsung frustrasi dan iri ketika Lala bisa mendapatkan poin dengan begitu mudahnya, sedangkan didunianya hanyalah sebuah dunia damai tanpa kekuatan supernatural sama sekali.
Namun sebelum Tanaka membalasnya dengan perasaan iri tiba tiba saja muncul sebuah notif diponselnya.
[ Ding ! Selamat Host telah membuka fungsi baru yaitu Main Quest, Side Quest dan Hidden Quest ]
__ADS_1
[ SIDE QUEST DI LUNCURKAN !
MISI : MENDAPATKAN TUNANGAN IMUT & JENIUS
ISI TUGAS : KALAHKAN ANGGOTA LALA UNTUK MENGUBAH TAKDIRNYA
HADIAH : 10.000 POIN, KEPERCAYAAN ANGGOTA GRUP CHAT
PARTISIPAN : TANAKA (ADMIN)
HUKUMAN : ANGGOTA LALA AKAN DIKELUARKAN DARI GRUP CHAT INI DAN BERTUNANGAN DENGAN YUUKI RITO SESUAI ALUR PLOTNYA
BATAS WAKTU : - ]
Melihat ini seketika Tanaka terdiam ketika ponsel ini membuka fungsi baru, tentu Tanaka tidak senang ketika melihat misinya.
Namun seketika Tanaka mulai bersinar sinar ketika melihat hadiahnya, tentu dengan poin sebanyak itu ia bisa membeli ke 2 haki sekaligus.
{ Lala : Tanaka.. apa kau melihat nya ? }
{ Tanaka : Yahh.. aku melihatnya, siapa yang akan menyangka kalau fitur misi telah dibuka }
{ Lala : Hmm.. kau benar aku juga mendapatkan misi disini }
{ Tanaka : Yahh.. aku yakin Kocho-San juga menerima pesan ini, tapi aku juga yakin dia masih sibuk disana atau langsung membuka misinya sekarang ini }
[ QUEST DI LUNCURKAN !
MISI : SELAMATKAN HEROINE PROTAGONIST
ISI TUGAS : KALAHKAN / BUNUH REINCARNATOR SEBELUM DIA MENCULIK HARUNA SAIRENJI UNTUK MENJADI ISTRINYA
HUKUMAN : KEHANCURAN PLOT DI TO LOVE-RU WORLD
HADIAH : 15.000 POIN
PARTISIPAN : 2 ORANG
BATAS WAKTU : 2 HARI ]
{ Tanaka : Haruna ? kalau tidak salah orang itu adalah cinta pertamanya Rito bukan ? }
{ Lala : Benar.. lalu apa yang harus kita lakukan, Tanaka ? aku khawatir padanya.. }
{ Tanaka : Tentu saja kita akan membantunya, kau tunggu aku disana, oke.. }
{ Lala : Baiklah !! }
Melihat ini langsung saja mengambil sebuah koper yang ada dibawah kasurnya, tentu koper itu tidak lain adalah semua senjatanya dan juga pakaian Assassin miliknya.
Lalu dari mana ia mendapatkan semua peralatannya ? semua itu diberikan oleh Kami-Sama karena lupa memberikan hadiah lain padanya yaitu semua peralatannya.
Langsung saja Tanaka mulai mengganti pakaiannya dengan jas berumbainya hitamnya dan juga kaos merahnya, lalu segera memasang senjata rakitannya pada lengan kanannya.
Sedangkan pistol Glock 18 dan senapan G3 nya ia simpan di inventory miliknya begitu juga dengan kopernya karena jika Tanaka membawanya didepan umum maka akan terjadi keributan besar disana.
Setelah Tanaka selesai bersiap siap langsung saja ia mulai menghubungi Lala kalau dirinya sudah siap kali ini.
{ Tanaka : Lala-Sama, dimana kau sekarang ? }
{ Lala : Aku sekarang berada dikamar pribadiku dekat rumahnya Rito }
{ Tanaka : Rumah Rito ? aku kira kamu tidak akan tinggal disana setelah melihat semua salinan itu }
{ Lala : Ahahaha.. kalau itu sebenarnya aku ingin memakan masakannya Mikan itu saja.. }
Meskipun tujuan Lala yaitu untuk memakan masakannya Mikan.
Namun tujuan sebenarnya ia tinggal disebelah Rito untuk belajar memasak mengingat salinan yang dikirim Tanaka sebelumnya.
Tentu agar Tanaka menjadi orang pertama yang memakan masakan pertamanya.
{ Tanaka : .... }
{ Tanaka : Tunggu aku disana.. oke ? }
__ADS_1
{ Lala : Oke !! }
Setelah Tanaka menghubungi Lala langsung saja Tanaka mulai melihat notifikasi baru diponselnya.
[ Ding ! Apa Host akan pergi untuk melakukan Quest ?
P. S : Waktu didunia Host / seluruh anggota grup akan berhenti ketika melakukan Quest
Ya / Tidak ]
Melihat ini langsung saja Tanaka mulai menekan tombol Ya dan muncul sebuah portal tepat dihadapannya.
"Ohh.. aku tidak menyangka kalau sebuah portal yang akan muncul, aku kira aku akan diteleportkan kesana atau karena aku memiliki skill teleport" gumam Tanaka yang melihat portal berwarna ungu didepannya sambil memiringkan kepalanya.
Melihat ini langsung saja ia masuk kedalam portal itu dan segera menghilang dari balik portal itu.
Setelah Tanaka memasuki portal itu tiba tiba saja seluruh galaksi tempat tinggal Tanaka saat ini mulai berubah warna menjadi abu dan waktu didunia itu pun mulai berhenti.
***
To LOVE-Ru World.
Sedangkan di sebuah kamar berwarna pink dengan berbagai macam jenis boneka disana ada seorang gadis berambut merah muda dengan sebuah ekor yang menyerupai sebuah iblis sedang berdiri disana.
Terlihat gadis itu sedang menggunakan kaos berwarna kuning, dengan celana jean super pendeknya, tentu gadis itu tidak lain adalah Lala.
Saat ini Lala sedang menunggu Tanaka datang kedunia miliknya, namun tiba tiba saja sebuah portal berwarna ungu muncul tepat dihadapannya.
Dan tiba tiba saja muncul seorang pria tampan dengan wajah lesu yang memakai jas rumbai dan celana berwarna hitam lalu menggunakan kaos berwarna merah.
Tidak lupa ada sebuah senjata rakitan disebelah lengan kanannya, setelah pria itu sampai tiba tiba saja portal itu mulai menghilang seakan ditelan oleh sesuatu.
Tentu pria itu tidak lain adalah Tanaka, setelah Tanaka sampai tiba tiba saja suasana menjadi sunyi karena kedatangannya.
"Anu.. Tanaka, bukan ?" tanya Lala yang memiringkan kepalanya ketika melihat wajah pria tampan lesu itu tepat dihadapannya.
"Yo.. Lala-Sama" balas Tanaka sambil mengangkat tangannya.
***
Disisi lain terlihat seorang pria gendut sedang berdiri diatas sebuah tiang sambil membawa sebuah senapan laras panjang miliknya sedang melihat kaca jendela kamar seseorang.
Tentu kamar itu tidak lain adalah kamar Haruna, tujuan pria itu tidak lain untuk menjadikan Haruna sebagai istrinya.
Karena dikehidupan sebelumnya ia sangat mengidam idamkan Haruna sebagai istrinya, karena keisengan seorang dewa ia terbunuh dan mulai dihidupkan kembali ke dunia To LOVE-Ru.
Tujuan dewa itu tentu saja untuk mendapatkan hiburan didunia, bahkan ia memberikan 2 permintaan kepada pria gendut ini.
Tentu pria gendut itu langsung meminta senapan khusus yang dapat menghipnotis seseorang dari jarak jauh, sedangkan permintaan keduanya ia meminta tubuhnya untuk diperkuat ketika ia sampai didunia To LOVE-Ru nantinya.
Mendengar ini tentu saja dewa itu mulai tertawa sambil mengabulkan permintaan pria gendut itu.
"Kukuku.. tunggu saja besok, Haruna-Chan mulai besok kau akan menjadi istriku, dengan senapan ini aku akan membuatmu malu didepan seluruh teman sekelasmu termasuk cinta pertamamu, kukukuku.." gumam pria itu dengan wajah mesumnya.
Setelah ia memata matai Haruna, langsung saja pria itu mulai pergi dari tempat itu dengan cepat tanpa diketahui oleh siapa siapa.
***
Sedangkan Tanaka dan Lala saat ini sedang duduk disebuah meja makan bersama dengan Rito dan juga Mikan, saat ini terlihat kalau Lala sedang memeluk lengannya Tanaka dengan bahagia.
Sedangkan Tanaka langsung memasang wajah minta tolong pada Rito dan Mikan, tentu Rito dan Mikan yang melihat ini seketika mata mereka mulai berkedut ketika melihat tingkah ke 2 orang ini.
"Anu.. Tanaka-San bukan ? kalau boleh aku bertanya apa kau mengenal Lala-San ?" tanya Mikan yang melihat kedekatan Tanaka dan juga Lala saat ini.
"Ah.. itu-"
"Dia adalah calon tunanganku !!" potong Lala dengan wajah bahagia.
Sedangkan Tanaka yang mendengar ini hanya menghela nafas berat saja dengan pasrah karena tidak bisa menghentikan tingkah Lala.
"Ehh ?" ucap Rito dan Mikan yang masih memproses perkataannya Lala ketika mendengar ini darinya.
"EHHHH !! TUNANGAN !!" teriak Rito dan Mikan secara bersamaan.
"Eheheheh.." tawa Lala dengan bahagia sambil mengosokkan pipinya pada lengannya Tanaka yang terlihat cukup kekar itu.
__ADS_1
"Ha.. benar benar merepotkan.."