
Disisi lain tepat diatas bukit kalau Tanaka dan Ritsu versi dunia yang dikunjungi Cross saat ini terlihat sedang mengangkut barang barang millik seseorang disana.
"Fyuhh.. Asuna benar benar memiliki banyak barang mudah pecah dirumahnya"
Terlihat kalau Tanaka didunia ini memiliki penampilan layaknya seorang ksatria dengan syal panjang berwarna biru dengan list kuning dan hitam.
Sedangkan Ritsu terlihat memakai sweater berwarna biru dan merah dengan rambutnya yang diikat kebelakang, bahkan warna dari rambutnya pun terlihat mirip dengan warna sweaternya saat ini yaitu biru gradasi merah.
"Tanaka.. yang diatas itu apa ?" tanya Ritsu dengan penasaran sambil menunjuk kearah atas.
Tanaka yang mendengar ini tentu mulai melihat kearah yang ditunjukkan oleh Ritsu, terlihat dua kaleng besar berwarna abu disana.
Langsung saja Tanaka mulai merangkul Ritsu dengan senyum diwajahnya dan mulai menjelaskan semuanya pada Ritsu.
"Ahh.. Asuna menyimpan itu untukku.."
"Hmm.. kalau tidak salah itu adalah cat ?"
"Ia menyimpannya apabila aku dan Rino mendapatkan rumah di area luar ini untuk mengecatnya dengan cat yang tersisa dilabnya"
"Kalau begitu ayo kita lanjutkan kerja kita"
Tentu Ritsu yang mendengar ini hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya saja, langsung saja mereka mulai melanjuti kerja mereka yaitu mengangkut barangnya Asuna.
Namun tanpa disengaja Ritsu menginjak syalnya Tanaka yang membuat kehilangan keseimbangannya karena syalnya tiba tiba tertarik.
Langsung saja Ritsu terjatuh tepat diatas kardus kardus itu, membuat kaleng cat yang ada diatasnya terjatuh kearah Tanaka.
Tanaka yang melihat ini tentu mulai menghindarinya dengan teleportasi jangka pendeknya tepat disebelah Ritsu.
"Aduh.. ahh.. catnya tumpah.." ujar Ritsu yang berdiri sambil mengelus kepalanya ketika ia melihat cat itu tumpah tepat dihadapannya.
"Jangan khawatir, Ritsu ! kita bisa membersihkan in-"
Namun sebelum Tanaka menyelesaikan perkataannya tiba tiba saja mereka mendengar suara aneh dari cat itu.
Cat itu tiba tiba saja bergetar hingga terlihat akan mengeluarkan sesuatu dari cat tersebut, terlihat kalau cat itu mulai mewujudkan tiga orang disana.
Tentu 3 orang itu tidak lain adalah Tanaka, Link, dan Tanaka 349.
Link yang pertama kali melihat sekitarnya mulai melihat kearah Tanaka dan Ritsu versi dunia ini.
"Oh.. tidak.."
"Wow.. Ritsu lihat sepertinya kita membuat klon" ucap Tanaka yang kemudian melihat kearah Link dengan wajah penasaran.
"A.. Aku.. tidak ber.. maksud.. seperti itu.." balas Ritsu dengan canggung.
"Tu.. Tunggu.. Link ? kau kah itu ?" tanya Tanaka yang semakin penasaran soal ini.
"Y.. Yahh.. lama tidak jumpa, Tanaka.." balas Link dengan senyum canggung.
"Wow, lama tidak berjumpa teman lama !!"
"Ahahaha..."
Tentu Ritsu yang mendengar percakapan mereka hanya bisa menatap mereka dengan bingung, apalagi ketika melihat Tanaka yang ada dibelakang Link yang ia bawa saat ini.
"Abaikan mereka berdua, mereka hanya klon aneh yang akan mati sebentar lagi.." ujar Link sambil menunjuk Tanaka yang ia bawa saat ini.
Hal ini tentu membuat Tanaka dan Tanaka 349 yang mendengar ini mulai menatap Link dengan wajah datar mereka.
__ADS_1
"Kau serius, kawan ?"
"Oke.. melihat kalian berdua saja sudahlah ide yang buruk, dan betapa konyolnya aku bisa terbawa bersama kalian"
"Aku akui kalau ini tidaklah lucu sama sekali"
"HAHAHAHA !! senang berkenalan dengan kalian !" tawa Tanaka dunia ini dengan senangnya.
Saat ini Link dan yang lainnya berada di World Code 399, dimana dunia ini merupakan kebalikan dari Tanaka originalnya.
Dimana Tanaka dunia ini terlihat sangat aktif sekali dibandingkan dengan originalnya, bahkan pakaiannya pun terlihat berbeda.
"Aku harap kalian menikmati momen terakhir kalian"
"Kita saat ini sedang pindah ke permukaan, mau membantu kami ? ini akan menyenangkan !"
Terlihat kalau Tanaka 399 mulai merentangkan tangannya pada Tanaka 349 untuk melakukan jabat tangan dengannya.
"JANGAN SENTUH AKU DASAR ANEH !!" teriak Tanaka 349 yang mulai menepis tangannya Tanaka 399.
'Permukaan ? apa Tanaka AU lainnya dibuat dengan cerita dimana mereka memulainya dari bawah tanah ? tapi kenapa aku merasa familiar dengan alur dan beberapa tempatnya ya ?' batin Tanaka yang mendengar soal permukaan dari Link.
"Hei, diriku yang kasar, apa kamu dengar dimana kita ? cobalah untuk tenang kali ini.." ujar Tanaka yang kemudian melihat matahari terbenam tepat dibelakangnya.
Tentu hal ini membuat mereka menoleh kearah yang dilihat Tanaka, terlihat pemandangan gunung dan beberapa kota yang berjajar sembari diiringi oleh matahari yang akan terbenam.
Membuat suasana yang mereka lihat begitu indah dan tentramnya suasana disore hari ini.
"Woah..." gumam Tanaka 349.
Tentu ia saat ini terpukau dengan pemandangan yang ia lihat saat ini, sebab ini adalah kali pertamanya ia melihat permukaan saat ini.
"Awww.. jadi kau bisa terharu juga" ujar Link sambil menepuk nepuk kepalanya Tanaka 349 dengan senyum jahilnya.
Disisi lain Tanaka 399 dan Ritsu 399 yang melihat pemandangan ini hanya bisa menatap perilaku mereka dengan tatapan aneh.
"Mereka benar benar klon yang aneh.."
"Kau benar.."
"A..Ahh.. hiraukan saja mereka, kawan, aku hanya ikut lewat saja.. " ujar Link yang kerahnya diangkat oleh Tanaka 349.
"Kau tahu.. ada seseorang yang terdampar disini dan aku sedang mencarinya" lanjut Link.
"Ehmm.. aku rasa kita memang belum menemukan siapapun disini.. kecuali kalian.." ujar Tanaka yang kemudian melihat Ritsu 399.
Disisi lain Ritsu 399 saat ini mulai merasa panik bahkan ia beberapa kali melihat kearah lain ketika melihat Tanaka yang menggunakan mantel hitam saat ini.
Tentu saat ini ia sedang merasa panik karena melihat tatapannya Tanaka, terlihat kalau ia menatap Ritsu 399 itu dengan mata kosong miliknya itu dan nada suaranya yang terdengar berat itu.
"Tunggu.."
Mendengar ini Ritsu 399 seketika mulai bersembunyi dibelakangnya Tanaka 399 dengan rasa takut.
Disisi lain Tanaka 399 yang mendengar ini seketika mengangkat tangannya keatas sembari mengatakan sesuatu pada mereka dengan begitu semangatnya.
"Oh tidak !! seseorang menghilang !!"
"Sepertinya ini tugas untuk Tanaka yang hebat ini dan sahabatnya Ritsu !!"
"Tapi.. kemana dia saat ini ?"
__ADS_1
Terlihat Tanaka 399 seketika tiba tiba mulai memikirkan keberadaan orang yang dimaksud oleh Link.
"Jika pelindungnya hancur, maka aku pikir ini akan sangat sulit untuk mencari Cross.." balas Link.
"Pelindung ?" tanya Tanaka.
"Ahh.. di dunia ini Tanaka dan yang lainnya berasal dari dunia bawah tanah yang mencoba mencari jalan menuju permukaan sesuai legenda yang ada dalam sejarah tempat nya"
"Meskipun dia terlihat muda dan bertingkah seperti anak anak, dia aslinya 230 tahun.."
Link yang kemudian menjelaskan semua yang ia ketahui soal dunia ini pada Tanaka, tentu ia memberitahukan ini sembari berbisik agar tidak terdengar oleh Tanaka 399.
"...."
'Semakin aku menjelajahi AU ini, semakin aku berpikir tidak warasnya para dewa dewi itu ketika mereka bosan..' batin Tanaka yang kemudian menghela nafas lelah ketika mendengar semua informasi ini.
"Meskipun begitu, bukan berarti kita tidak bisa mencarinya, masih ada cara yang begitu mudah untuk mencarinya"
"Yaitu dengan tidak melakukan apapun.."
Jelas Link dengan senyum diwajahnya, mendengar penjelasan ini tentu seketika membuat mereka semua terdiam termasuk Tanaka 399 dan Ritsu 399.
"...."
"...."
"Tunggu.. apa kau akan membiarkan tempat ini kacau balau seperti duniaku untuk mencarinya ?" tanya Tanaka 349 dengan tatapan penasaran.
Mendengar ini Link hanya mengangkat kedua bahunya dan juga tangannya dengan wajah bingung.
"Dia pasti ada dikota penduduk permukaan bersama yang lainnya, ayo kita pergi !!" ajak Tanaka 399.
"Ha.. baiklah ayo kita akhiri ini.." ucap Tanaka dengan nada malasnya.
Langsung saja mereka semua melakukan teleportasi ke kota yang dimaksud oleh Tanaka 399 itu, namun setelah mereka berteleportasi Link saat ini masih berada ditempat itu sendirian.
Terlihat kalau ia terdiam saat ini dengan wajah serius bercampur dengan sedih, ia kemudian menggenggam sebuah tabung berukuran kecil yang bisa digenggamnya.
Terlihat tabung kecil itu bersinar berwarna putih didalamnya, setelah dirasa cukup ia seketika memasang wajah serius dan segera menyusul yang lainnya.
***
Saat ini terlihat kalau Tanaka, Tanaka 349, Tanaka 399, dan Tanaka 399 sedang berjalan menuju lokasi dimana teman teman Tanaka 399 berada.
Terlihat suasana kota saat ini sedang sepi sekali, hal ini tentu membuat Tanaka merasa ada yang salah disini.
"A.. Apa apaan ini.." gumam Tanaka 399 dengan ekspresi terkejut diwajahnya.
Terlihat kalau didepan mereka terlihat Ohta dan Saya didunia ini memiliki luka ringan disekujur tubuh mereka, tentu mereka berdua yang melihat ini mulai mendekati mereka.
"P.. Pangeran, P.. Putri.. kalian tidak apa apa ? apa yang terjadi ?" tanya Tanaka dengan nada khawatir.
Tentu Tanaka yang mendengar ini seketika terdiam dan mulai melihat kembali Ohta dan Saya versi dunia ini.
'Ohta.. jadi pangeran.. dunia ini sudah gila..' batin Tanaka yang memegang wajahnya saat ini.
"Tanaka.. Ritsu.. aku lega tidak terjadi sesuatu pada kalian.." ucap Saya 399 terlihat terdapat bekas luka tepat dimatanya.
"Seseorang yang tidak diketahui.. telah menyerang kota ini.. dia seakan akan hilang kendali.. aku hanya ingin membantunya.." lanjut Saya 399 yang terlihat sedang menahan rasa sakit dimatanya itu.
"A.. Asuna sudah melakukan segala cara untuk menghentikannya, tapi itu tidak berguna" ujar Shiraishi 399 terluhat kalau ia memakai jas lab berwarna putih sama dengan Asuna 399 saat ini.
__ADS_1
"R.. Rino melarangku untuk bertarung dengan orang itu.." jelas Asuna 399 dengan raut wajah kesal.
"A.. Apa ? Adikku ?"