The Lazybones Get Dimensional Grup Chat ?

The Lazybones Get Dimensional Grup Chat ?
Chapter 99 (Arc 4)


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu dan saat ini terlihat kalau Tanaka sedang berdiri diruangan putih sendirian disana.


'Dimana ini ? kenapa aku bisa berada disini ? apa aku mati lagi ?' batin Tanaka yang bingung dengan situasinya saat ini.


Langsung saja ia menoleh sekitarnya yang hanya diselimuti ruang putih ini dan segera berjalan tuk mencari jalan keluar dari dunia aneh ini.


Seiring Tanaka berjalan disana ia justru merasa aneh karena tidak melihat jalan keluar yang ia cari selama ini.


Ketika Tanaka sedang berjalan ia mulai melihat seorang wanita memakai gaun berwarna putih dan rambut berwarna putih pendek sedang terduduk berlawanan arah dari tatapan Tanaka.


Melihat ini ia mulai mendekatinya dengan santai tanpa takut sama sekali, setelah Tanaka sudah sampai didepannya langsung saja ia mulai memperkenalkan dirinya pada wanita tersebut.


Namun suaranya tidak bisa keluar dan ia mulai memegang tenggorokan bila terjadi sesuatu pada tenggorokannya.


'Aku tidak bisa mengeluarkan suaraku !?' batin Tanaka yang terkejut mengenai ini.


"Suaramu tidak akan bisa terdengar ditempat ini.." kata wanita itu tanpa melirik Tanaka.


Tentu Tanaka yang mendengar ini segera menoleh kearah wanita itu dengan tatapan bingung, apalagi mengenai dirinya yang bisa mengobrol diruang aneh ini.


"Jadi kau tidak perlu memperkenalkan dirimu.. karena aku sudah tau siapa kamu.."


"Kau adalah Tanaka Yuki.. yang tinggal di Bumi code 001 buatan Kami-Sama.. kahh.."


"Teman.. bukankah itu dunia yang hebat, dimana tidak ada satupun peperangan yang terjadi disana, walau masih ada banyak kriminalitas dan korupsi disana.."


"Aku yakin.. baik itu temanmu.. saudarimu.. termasuk kau.. semuanya merasa bahagia bukan ?"


"Mungkin kau tidak perlu bertarung disana.. meskipun kau memiliki kekuatan yang dapat mengalahkan para Outer God itu kewalahan ketika didekatmu.." jelas wanita itu yang menggenggam tangannya ketika duduk disana.


Disisi lain Tanaka yang mendengar penjelasan wanita itu hanya terdiam sambil wajah serius, apalagi ketika ia mendengar Outer God dari mulutnya.


"Kau mengertikan apa yang aku bilang ?" tanya wanita itu yang mulai berdiri dari tempatnya.


"Dengan kekuatanmu itu.. kau harusnya sudah bisa menjadi Dewa yang memerintah dunia yang kau tinggali saat ini.." lanjutnya dengan serius.


"Ahh.. jangan khawatir.. meskipun dirimu ataupun dunia yang kau tinggali itu berubah.. orang orang tidak akan tahu kalau kau hilang dikarenakan kau orang yang mengontrol dunia tersebut setelah menjadi Dewa.."


"Bagaimana aku mengetahuinya ? Sebab.." gumam wanita itu yang mulai menileh kearah Tanaka dengan senyum bahagia diwajahnya hingga suasana menjadi mencekam.


"Aku.."


"Adalah.."


"KAMU.."


Terlihat kalau wajah dari wanita tersebut sangatlah mirip dengan Ritsu, namun ia memiliki warna mata merah seperti Ruby itu sendiri.

__ADS_1


Tentu Tanaka yang mendengar ini hanya terdiam disana sambil menatap wanita itu dengan wajah datar miliknya.


Mendengar omong kosong yang didengar olehnya entah kenapa membuatnya kesal dan segera memunculkan 2 tengkorak naga yang sedang bersiap untuk menembak wanita itu.


Bahkan mata kirinya pun mulai bersinar berwarna biru ketika memunculkan 2 tengkorak naga miliknya itu.


"Hei, tunggu !! tenanglah !! a.. aku hanya bercanda !!" teriak wanita itu sambil melambaikan kedua tangannya dengan panik.


"Aku hanya.. aku hanya ingin merasa bahagia saja sebelum aku mati.. aku hanya memiliki 1 hari tersisa untuk hidup.." lanjut wanita itu yang mulai menjelaskan keadaannya dengan nada memohon.


"Aku tidak punya siapapun disini.. kumohon.. biarkan aku meluangkan waktu untuk orang yang aku cintai.."


Mendengar ini Tanaka mulai menghilangkan kedua tengkorak nya itu dan segera menatapnya dengan datar kembali.


"Biarkan aku tinggal diduniamu untuk sementara saja.. aku tidak ak-"


Namun sebelum wanita itu menyelesaikan perkataannya tiba tiba saja Tanaka mulai berbalik dan mulai meninggalkan wanita itu disana sendirian.


"HEI !! KAU MAU KEMANA !? AKU BELUM SELESAI DISINI !!" teriak wanita itu dengan kesal.


Langsung saja ia mulai merentangkan tangannya pada Tanaka, tepat ketika Tanaka sedang berjalan sebuah Hati terbalik berwarna biru muncul didepan dadanya


Melihat ini tentu Tanaka sempat terkejut, namun yang lebih terkejutnya lagi ketika ia ditarik oleh wanita yang sedang mengobrol dengan dirinya barusan.


Sebuah Hati yang tadinya masih utuh mulai terbelah menjadi 2 hingga membuat Tanaka mulai melemah.


Saat ini wanita itu sedang menahan setengah Hati yang sedang melayang tepat diatas pergelangan tangan miliknya.


"Aku hanya butuh beberapa menit untuk hidup, namun karena keegoisanmu itu aku dapat bertahan hidup selama beberapa tahun kedepan.." balasnya yang merasa senang ketika melihat Tanaka berlutut ditanah dengan begitu lemasnya.


"Bahwa menjadi baik padamu itu sungguhlah mudah, bukankah begitu.. Tanaka ?" tanyanya sambil melihat setengah hati yang ada ditangannya saat ini.


"Dengan setengah jiwa milikmu ini, aku bisa memiliki kehidupan yang aku inginkan diduniamu ini.." ucapnya hingga ruangan yang mereka tinggali ini mulai berubah.


Dari ruangan putih menjadi sebuah hutan penuh dengan pohon, seolah Tanaka terjebak didalam ruangan itu.


Tanaka yang mendengar ini mulai menatap wanita itu dengan tatapan tajam miliknya.


"Ayolah.. Tanaka.. jangan memasang wajah seperti itu.. aku hanya memberikanmu istirahat yang panjang dan akan bertahan selamanya.." ucap wanita itu dengan senyum sinisnya.


CRAATT !!


Terdengar suara percikan air memenuhi kedua telinganya Tanaka.


Tanaka yang mendengar ini mulai melihat seseorang yang berdiri tepat didepannya sedang memegang kuas berukuran besar sedang menggores wajah wanita tersebut hingga wajahnya berwarna warni.


Terlihat kalau ia memakai syal gradasi hitam dan cokelat dengan beberapa tabung kecil menggantung secara diagonal pada tubuhnya dengan jaket berwarna yang ia ikat dipinggangnya.

__ADS_1


"Kau tidak akan bisa mendapatkan kebahagiann yang kau inginkan didunia orang lain.. R.." ucap pria itu yang mengarahkan kuasnya pada wanita yang ia panggil C itu.


"KAU LAGI !! PERGILAH !! atau aku akan menghancurkan dunia ini !!" teriak R yang wajahnya berwarna warni saat ini.


"Berhenti mengelabuiku R.. berikan kembali jiwanya itu dan setelah itu kita pulang, ok ?" kata pria itu yang memberikan pilihan pada R.


Tentu hal ini membuatnya kesal dan segera mengeluarkan duri yang tajam dari bawah tanah didekatnya.


"PERGILAH SEKARANG !!" teriaknya dengan penuh amarah.


"Ohh ? apa kau serius ? baiklah.. kamu yang pinta" balas pria itu sambil mengangkat kedua tangannya dengan senyum mengejeknya.


R yang mendengar ini segera melompat kearahnya sambil mengeluarkan beberapa duri kearah pria itu.


Tentu pria itu yang melihat ini mulai menghindar sambil menyerangnya yang membuat R tergores kembali hingga badannya berwarna kali ini.


"Hentikan itu !! apa kau tidak tahu kalau seranganmu itu tidak berguna !!" teriak R dengan kesal, bukannya terprovokasi justru Pria itu tersenyum ketika mendengar ini.


"Tidak berguna ? tidak, ini disebut strategi dan kreatif"


Langsung saja ia mulai menjentikkan jarinya hingga cat cat yang ada ditubuh R mulai berubah menjadi rantai yang mulai mengikat dirinya.


"TIDAAKKK !!"


R yang berteriak ketika dirinya diikat oleh rantai, Tanaka yang melihat ini mulai mengeluarkan tulang dari tanah untuk mengurangi ruang geraknya.


"Bagus Tanaka !!" ujar Pria itu dengan senyum kemenangannya.


Mendengar ini Tanaka hanya bisa menghela nafas leganya, langsung saja ia mulai bangun dan segera mendekati pria bersyal itu sambil berbicara pada .


"Lihat teman.. aku tidak tahu apa yang terjadi padamu tapi kau seharusnya tidak berada disini.."


"Tapi kau seharusnya tidak berada didunia ini.. aku yakin diriku yang ini pasti menemukan jalannya.."


Tepat setelah Tanaka mengatakan itu langsung saja pria itu juga mulai berbicara pada R dengan tenangnya.


"R.. aku berjanji semuanya akan baik baik saja ok.. ayo kita pulang.. kita akan cari jalan lain untu-"


"Aku tidak ingin mati.." potong R dengan raut wajah sedih.


Namun raut wajah sedih itu membuat Tanaka terkejut sebab wajahnya sangatlah mirip dengannya, setelah melihat ini wajahnya mulai kembali menjadi R kembali.


"MAKA DARI ITU AKU AKAN MENGGUNAKAN JIWA INI UNTUK MEMBUAT ULANG DUNIAKU !!"


Tepat ketika R mengatakan ia tiba tiba menghilang dari sana membuat Tanaka dan Pria itu terdiam saat ini.


"Ini buruk.."

__ADS_1


"...."


"Kawan.. sepertinya kau memiliki sebuah hutang penjelasan padaku saat ini.."


__ADS_2