The Lazybones Get Dimensional Grup Chat ?

The Lazybones Get Dimensional Grup Chat ?
Chapter 104


__ADS_3

Tepat ketika Cross akan menebas Tanaka tiba tiba saja sebuah tengkorak naga mulai menembakan laser berwarna biru kearah pedangnya Cross sehingga pedang tersebut lepas dari tangannya.


"Kau.. Kau menyerap jiwanya, CROSS !! SUDAH CUKUP !!" teriak Link yang bersama Tanaka ketika melihat Cross akan menebas Tanaka AU lainnya.


"Halo, teman lama.. aku tahu kau akan mengejarku, apa kau suka apa yang aku lakukan ?" tanya Cross yang melipat kedua tangannya ketika mereka berdua datang kemari.


"Aku tahu.. kau membantu orang yang membuat AUs baru itu.. dan aku membuat versiku.." balas Cross yang kemudian mengusap lengan yang ia pakai untuk memegang pedang sebelumnya.


"Ayolah, Link !! mari kita rayakan kebangkitan duniaku yabg baru !!" teriak Cross dengan senyum menyeringai.


'Ugh.. melihat diriku di versi AU lain menyeringai entah kenapa membuatku merasa aneh ketika melihatnya' batin Tanaka yang melihat tingkah Cross saat ini.


"Kau menghancurkan semuanya yang telah aku lindungi.." gumam Link dengan penuh amarah dihatinya.


"Tenanglah, Link.. biar aku urus ini" ujar Tanaka yang mengelap keringatnya sambil menunjuk kearah dirinya.


Tentu Link yang mendengar ini seketika mulai tenang dan melihat kearah Tanaka saat ini.


Disisi lain Cross yang melihat Tanaka menggunakan liontin berwarna silver mulai melihat dan menggenggam liontin miliknya juga yang berwarna emas itu.


"Jadi begitu.. kau menggunakan Tanaka sebagai pionmu, baiklah.."


"Aku pikir ini akan menjadi pertarungan yang adil" balas Link dengan wajah serius sambil meraih kuas yang ada dipunggungnya.


"Ha ? apa maksud-"


Belum selesai dengan ucapannya Tanaka langsung saja Cross mulai mengeluarkan pedang merah dan segera menusuk Tanaka yang dia pegang saat ini.


Tepat ketika menusukkan pedang tersebut seluruh sekelilingnya mulai mengalami glitch yang begktu parah hingga membuat pandangan mereka berdua terganggu.


Tepat ketika glitchnya selesai terlihat kalau Tanaka versi lain sedang berdiri dengan glitch berbentu X sedang menutupi mata dan juga wajahnya.


"Yang benar saja.." gumam Tanaka ketika melihat ini.


"Ngomong ngomong, Tanaka.. liontin hati itu seharusnya tidak ada padamu.." ujar Cross sambil memegang liontin hati yang ia pakai saat ini.


"Kalau itu entahlah.." balas Tanaka yang mengangkat kedua bahunya itu dengan santainya.


"Kenapa kau menolak untuk menolongku ? apa kau.. membenci duniaku ?" tanya Cross sambil menatap Link.


Tentu Link yang mendengar dan melihat ini hanya mengabaikannya saja sambil menatap tajam Cross dan Tanaka versi lain itu.


"Inti kode dunia ini sudah menjadi milikku sekarang.."


"Aku bisa menggunakannya dengan baik dari pada orang bodoh 'itu' "


Terlihat kalau Cross mulai melihat seluruh Frost Wind ini mulai kehilangan beberapa kode kodenya hingga dapat terlihat beberapa penduduk yang bersembunyi mulai kelihatan karena tempat berlindungnya sudah hilang.


"Tanaka, aku akan membantumu selama aku bisa, kumohon jangan melukai dirimu yang lain itu.." ujar Link yang mengeluarkan kuasnya sambil mengarahkan kuasnya kearah Cross.


"Dia dikendalikan, tapi kita masih bisa mencari cara lain untuk mengembalikannya"


"Baiklah.." balas Tanaka dengan senyum diwajahnya.

__ADS_1


"Dan satu lagi.. sepertinya setengah kemampuanmu itu mungkin tidak akan ada yang berpengaruh padanya, jadi hati hati.." ujar Link yang memperingati soal kondisi Tanaka saat ini.


"Ahh.. soal itu aku sudah tahu sejak lama.." balas Tanaka yang kemudian memasang wajah seriusnya.


Semenjak Tanaka pergi dari dunianya ia mulai pergi menggunakan teleportasinya Link, tentu ia memegang pundaknya.


Namun siapa mengira kalau kekuatan utamanya yang ia pakai untuk keadaan darurat tidak bisa dipakai pada Link, padahal kekuatan itu bisa setara dengan dewa yang mencoba untuk mengalahkannya.


Cross yang melihat ini mulai menjentikkan jarinya dan segera memerintahkan Tanaka versi lain untuk bergerak.


CTAAKK !!


Tepat setelah melakukan itu Tanaka versi lain itu mulai mengangkat tangannya keatas sehingga beberapa tulang mulai keluar dari tanah menuju kearah Tanaka dan Link.


Tentu Link yang melihat ini segera melompat mundur, berbanding terbalik dengan Tanaka yang berdiam diri disana.


Tepat ketika tulang tulang itu tiba langsung saja Tanaka mulai menghindarinya dengan mata tertutup sambil tersenyum disana.


Bahkan ketika beberapa tulang berterbangan kearahnya pun Tanaka masih menghindarinya baik mengelak kebelakang maupun membungkukkan badannya kedepan.


Cross yang melihat ini tentu merasa tidak senang dan segera menunjuk kearah Tanaka dengan kesal.


Sesuai instruksi Cross, langsung saja Tanaka versi lain itu mulai berteleportasi sambil berdiri diatas tengkorak naga beserta beberapa tengkorak naga yang lainnya untuk menembakkan lasernya kearah Tanaka.


Tanaka yang melihat ini justru hanya tersenyum saja ketika melihat pemandangan ini, namun tiba tiba saja Link menggunakan teleportasinya tepat dihadapannya Tanaka.


Langsung saja ia mulai menggores kuasnya diudara secara diagonal hingga membentuk sebuah dinding besar terbuat dari tinta.


Melihat ini langsung saja Cross mulai mengeluarkan pedang dan segera menyerang dinding itu setelah serangan lasernya berhenti.


Langsung saja ia mulai menebas kearah dinding itu dengan cepat hingga dinding itu pecah dan membentuk sebuah cairan kembali.


Tepat ketika menebas dinding itu tiba tiba saja sekelebat cairan tinta mulai melewati Tanaka versi lain itu dan mulai mendarat ditempat yang jauh dari mereka berdua.


Tepat ketika tinta itu mendarat terlihat tinta itu mulai mewujudkan wujudnya yang tidak lain adalah Link, sedangkan disisinya terlihat kalau Tanaka habis berteleportasi tepat disebelahnya.


Cross yang baru mendarat mulai menengok kebelakang, Tanaka versi lain mulai tiba disisinya dan mulai mengeluarkan tengkorak naganya kembali dan mulai menembaknya kearah mereka berdua.


Disisi lain Tanaka yang melihat ini pun juga sama mulai mengeluarkan tengkorak naganya dan mulai menembak kearah laser yang mengarah kearah mereka.


BOOOMMM !!


Terlihat kalau 2 laser berbeda warna sedang beradj hingga angin angin yang berada disekitar kedua laser itu pun mulai menerbangkan debu debu disekitar.


Tepat ketika laser mereka beradu seluruh pepohonan dan rumah penduduk dunia itu mulai menghilang satu persatu yang membuat mereka terkejut dan juga panik ketika melihat ini.


Disisi lain Nightmare yang melihat semua benda benda yang menghilang itu dari kejauhan mulai menatap kearah mereka dengan begitu tajamnya.


Bahkan tanpa Tanaka dan yang lainnya sadari ada sebuah kamera yang sedang mengintai pertarungan mereka dari kejauhan.


Ditempat lain terlihat seorang wanita berkacamata sedang melihat kekacuan dari balik monitornya.


"Apa yan-"

__ADS_1


Langsung saja wanita itu mulai menghentakkan kedua tangannya pada meja dan segera menelepon seseorang dengan telepon darurat miliknya.


"ASUNA !! CEPAT DATANG KE LAB !! KAU HARUS MELIHAT INI !!" teriak wanita itu sambil melihat Tanaka versi dunianya memiliki X diwajahnya.


Kembali lagi pada Cross dan yang lainnya, terlihat kalau Tanaka versi lainnya itu mulai menambah beberapa tengkorak naganya untuk menembak kearah mereka.


Tanaka yang melihat ini mulai menambah jumlah tengkoraknya agar sesuai dengan yang dimiliki versi lainnya itu.


Langsung saja tengkorak naga miliknya dengan versi lain itu mulai menembak satu sama lain hingga menciptakan ledakan yang cukup dahsyat sehingga menutupi pandangan mereka.


Link yang sedang menutupi pandangannya dari debu mulai merasakan kehadiran Cross yang sedang bersiap untuk menebasnya.


Tentu Link yang mekuhat ini sempat terdiam, namun untuk Tanaka sudah muncul dibelakangnya sambil memegang pundaknya Link dan mulai berteleportasi ketempat lain.


Cross sendiri yang sedang menebas Link sempat terkejut melihat mereka berdua sudah hilang dari sana.


Melihat ini Cross mulai mencari cari dimana mereka berdua berada, namun betapa kagetnya Cross ketika melihat ini.


Terlihat kalau Tanaka sedang menggunakan telekinesis miliknya pada versi lainnya yang sedang melayang diatas sana.


Disisi lain Link mulai menggerakan tinta tintanya tersebut hingga membentuk sebuah lengan dan mulai menangkapnya.


"TANAKA !! SEKARANG !!" teriak Link yang saat ini berdiri dibawah lengan tinta dengan lingkaran sihir dibawahnya.


Mendengar ini ia mulai menggunakan telekinesis miliknya pada Cross, terlihat setengah hati itu mulai tertarik kearah Tanaka.


Sedangkan Tanaka sendiri pun juga ikut tertarik karena itu adalah setengah jiwanya, terlihat kalau mereka mulai berhenti tepat beberapa centi dari tempat mereka berada.


"Kau bilang liontin hati ini seharusnya tidak ada padaku ? yahh.. setengah jiwaku juga seharusnya tidak ada padamu, Cross.." ucap Tanaka dengan senyum diwajahnya.


"Kau tidak bisa melukaiku, dan lagi kau tidak bisa mengambil jiwamu kembali, kan ?" tanya Cross dengan tatapan tajam miliknya.


"Hahaha.. kau benar, lalu kenapa kau tidak istirahat dulu sejenak ? tidur itu jauh lebih menyenangkan daripada menghancurkan setengah AUs, kawan.." balas Tanaka yang mencoba untuk ramah sambil tersenyum dengan cerianya tepat diwajahnya itu.


"...."


Tentu Cross yang mendengar ini seketika memasang wajah serius dan masih mempertahankan tatapannya yang tajam itu.


"Aku tidak pernah dilatih untuk menjadi pemalas"


Setelah mengatakan itu Cross mulai merentangkan tangannya kesamping untuk membuat pedang besar melayang.


Hal ini pun juga sudah diantisipasi oleh Tanaka juga dan ia segera melakukan hal yang sama seperti Cross.


Terlihat 6 pedang besar berwarna merah dan tengkorak naga dengan energi biru yang siap menembak kapanpun itu mulai terarah kelawan mereka masing masing.


Tentu Tanaka dan Cross tidak menyerang satu sama lain melainkan mencoba untuk memprovokasi lawan mereka itu.


"Yupp.. seperti yang aku pikirkan, kau tahu.. kalau aku biasanya tidak punya tenaga untuk berbicara tentang hal ini kepada siapapun.."


"Jadi.. aku akan tanyakan satu hal yang pasti padamu.."


"Siapa 'dia' ?"

__ADS_1


__ADS_2