
Beberapa menit sebelum kejadian.
"Aku bisa lihat kalau kau sepertinya kelelahan.. kau beruntung karena aku menemukan toko Taco disekitar sini.." ujar Ritsu 399.
Langsung saja Ritsu menunjukkan kantung kertas berisi Taco itu pada Cross.
"Aku membelinya untuk kakakku.. tapi aku bisa berbaginya denganmu jika kau mau.." lanjut Rino 399 langsung saja ia mulai mengambil Taco yang ada didalamnya.
"Ini, penduduk dipermukaan ini juga bisa membuatnya dan ini baru saja mata-"
"TACO !!"
Lepas Cross berteriak langsung saja ia segera mengambil taco yang dipegang Rino 399 dan segera memakannya dengan rakus, membuat Rino 399 terkejut dengan mata terbuka lebar.
Setelah Cross memakan semua Taco itu ia kemudian mulai bersikap seperti biasanya sambil membersihkan sisa makanan dimulutnya itu.
"Jadi tempat ini dimana Link selalu membawanya.. haha.." gumam Cross dengan senang.
Disisi lain Rino 399 yang melihat ini seketika memasang ekspresi aneh ketika melihat tingkahnya Cross, ia seketika mengambil sesuatu dibalik saku mantelnya itu dan masih menatap Cross dengan tatapan menyelidik.
Terlihat kalau benda yang dikeluarkan oleh Rino 399 itu tidak lain adalah sebuah coklat batang.
"Apa kau benar benar tidak mengenal kakakku, Tanaka ?"
"Aku pikir.. kau bisa berteman baik dengan Tan-"
"COKEELAAATTT !!" teriak Cross yang seketika membuat Rino 399 waspada.
Langsung saja Cross mencoba mengambil coklat tersebut dari tangannya Rino 399, namun sebelum Cross melakukannya Rino 399 seketika menahannya sembari menjauhkan coklatnya darinya.
"TIDAK, BERHENTI !! INI PUNYAKU !!"
"Hei, kalian berdua !! berhenti membuang waktu dan cepat bantu disini !!"
Terlihat kalau orang yang memanggil mereka berdua tidak lain adalah Asuna yang memakai seragam lab dengan beberapa pelindung dibagian bahu dan badannya saat ini.
Tentu ia tidak sendirian sebab ia juga bersama Shiraishi yang memakai jas lab sepertinya, hal ini seketika membuat Rino 399 dan Cross mulai melihat kearah suara tersebut.
"Hei, Tanaka aku suka gayamu yang saat ini" ujar Shiraishi 399 dengan senyum diwajahnya.
"Nah.. ia bukan kakakku, Shiraishi-San.. dia hanya mirip saja.." balas Rino 399 dengan senyum canggung sambil memegang pundaknya Cross.
Tentu Cross yang merasakan ini seketika terdiam dan mulai mengingat masa lalunya ketika masih didunia asalnya yang terasa familiar itu.
'C.. Code ini terasa familiar..'
'Kenapa..'
"Hei, semuanya !! aku membawa sesuatu untuk kalian semua !!"
Terlihat kalau orang yang berteriak itu tidak lain adalah Saya 399 yang bersama dengan Ohta 399.
Terlihat kalau mereka berdua memakai pakaian layaknya bangsawan dalam cerita dongeng.
Saya 399 yang melihat keberadaan Cross seketika terkejut, namun ia segera tersenyum dan mulai berbicara pada Cross dengan lembut.
"Halo, teman.. apa semuanya baik baik saja ? apa kau mau pie juga ?" tanya Saya 399 yang menawarkan pie strawberry pada Cross.
Disisi lain Cross yang mendengar ini hanya menatap Saya dan yang lainnya yang berada didepannya.
Seketika pandangannya yang ia lihat saat ini sedang menatap teman temannya yang berada didunia lama yang sedang tersenyum kearahnya.
Cross yang melihat ini tentu mulai sedikit mengeluarkan air matanya, namun tiba tiba ia mulai mengedipkan mata dan mulai memasang wajah serius.
CRAAATTT !!
Terlihat sebuah tulang lancip mulai menyerang Saya 399 Yang seketika melukai mata kanannya hingga pie strawberry yang ia pegang terjatuh.
Tentu hal ini membuat mereka semua terkejut melihat aksi Cross yang menyerang Saya 399, Rino 399 yang melihat ini pun tentu ikut terkejut bersama yang lainnya.
"APA YANG KAU LAKUKAN !!" teriak Rino 399 dengan penuh marah pada Cross.
Disisi lain Cross yang mendengar ini mulai tersenyum menyeringai sembari menatap Rino 399 dengan mata penuh niat membunuh kearahnya.
"Aku harus melanjutkan pekerjaanku.. adik.."
__ADS_1
***
Kembali dimana Tanaka 399, Ritsu 399, dan yang lainnya berada saat ini, Ritsu 399 yang mendengar ini mulai berlari mencari Rino 399 berada.
"Ritsu !! jangan pergi kesana !!" teriak Ohta 399 yang bertambah khawatir ketika melihat Ritsu 399 pergi menyusul Rino 399.
"Aku akan menyusul mereka" ujar Tanaka 399 dengan wajah khawatirnya dan mulai menyusul Ritsu 399 meninggalkan Tanaka dengan Tanaka 349 disana.
"Cepat, aku tahu cara mengalahkan Cross" ujar Tanaka dengan serius.
Tentu Tanaka 349 yang mendengar ini hanya menganggukkan kepalanya dan ikut berteleportasi sesuai yang ditunjukkan oleh Tanaka padanya.
Disisi lain Ritsu 399 terlihat sedang berlari sembari melihat daerah sekitarnya terlihat beberapa pepohonan yang ada dipinggir jalan roboh dengan beberapa gedung yang rusak disana.
Tentu Ritsu 399 mulai berhenti ditengah jalan sembari mencari cari keberadaan Rino 399 berada saat ini.
BOOMMM !!
Mendengar suara ledakan segera Ritsu 399 menyusul kearah suara keras tersebut.
***
"Cepat pergi dari sini !!"
Terlihat kalau penampilan Rino 399 terlihat berantakan sekali, noda dan beberapa luka ia alami ketika sedang mengurus Cross sembari mengevakuasikan para penduduk yang selamat.
Dikejauhan terlihat Nightmare yang sedang tersenyum melihat begitu banyak hal negatif yang penduduk dunia ini miliki masuk kedalam dirinya.
Sedangkan didepan Rino 399 terlihat Cross sedang berdiri menghadap kearah reruntuhan bangunan yang ia buat sembari membelakangi Rino 399.
"Ohh.. tidak, kau tidak akan bisa pergi semudah itu.."
"Dunia ini membutuhkan kepanikan dan kebencian dari kalian semua.."
Secara tiba tiba sebuah tengkorak naga mulai bersiap untuk menembak kearah posisinya Rino 399 berada.
Namun yang diarahkan tengkorak naga itu bukanlah Rino 399 melainkan bangunan yang ada diatasnya hingga terjatuh, melihat ini tentu Rino 399 mencoba untuk melindungi beberapa orang yang ada dibelakangnya.
WHOOMM !!
Sebuah laser berwarna biru dan merah mulai menghancurkan beberapa puing puing banguanan yang jatuh kearah mereka.
Selepas ledakan itu terlihat Tanaka dan Tanaka 349 sudah berada didepan Rino 399 dengan tatapan terkejut miliknya.
"Siapa kalian ?" tanya Rino 399 dengan bingung.
"Ceritanya panjang Ri- maksudku kawan, tetap mendekat bersama kami" balas Tanaka yang hampir keceplosan mengekspos identitas Rino 399 didepannya.
"Kau.. LAGI ?" ujar Cross yang benar benar kesal dengan keberadaannya Tanaka hingga ia menatapnya dsngan tatapan dingin miliknya.
"Tu.. Tunggu !! kenapa kau melakukan ini !?"
Tentu Cross yang mendengar ini mulai menengok kearah suara tersebut dan mulai melihat apa yang ada didepannya.
Terlihat Link yang memasang wajah serius dengan Ritsu 399 dan Tanaka 399 berada disampingnya.
"Apakah seseorang melakukan sesuatu yang buruk padamu ?" tanya Tanaka 399 dengan khawatir.
Namun beberapa kilat yang Cross lihat saat ini mulai menunjukan Tanaka 399 sebagai dirinya dengan sebuah Glitch berbentuk X yang menutupi wajahnya.
Sedangkan Ritsu 399 pun juga sama walau warna rambutnya berwarna coklat dengan wajah datar dan beberapa Glitch disana.
Cross yang melihat ini mulai memasang raut wajah sedih, Link yang melihat ini mulai berbicara padanya.
"...Aku tahu, Cross.."
"AU ini.. Timeline akrab ini.. mengingatkanmu akan sesuatu, bukan ?"
"Aku akan gagal lagi jika aku menghentikanmu, tapi.."
"Kamu berpikir apakah ini adil.. "
"Sama seperti yang 'DIA' lakukan pada dunia mu ?"
Tentu Tanaka yang mendengar pembicaraan ini mulai menatap Link dengan penasaran, dengan siapa 'DIA' yang dimaksud dan apa yang ia lakukan pada dunianya Cross.
__ADS_1
"Kau mengacaukan garis waktu, memodifikasi rute dengan paksaan hanya untuk sebuah hiburan.."
"... Aku tidak akan membiarkan itu terjadi lagi.."
Terlihat kalau Link saat ini benar benar memasang raut wajah serius ketika berbicara dengan Cross.
Cross yang mendengar ini awalnya terdiam sebelum kemudian ia tersenyum dan mulai membalas perkataannya Link.
"Siapa yang memberitahukanmu soal itu.."
"Kau tidak tahu apa apa tentangku, Link.."
"Hadiahku adalah dengan mengambil sebagian dari berbagai tempat ke duniaku.."
"Sebuah rumah sempurna yang kau tolak untuk memberikannya padaku kembali.."
Terlihat kalau Cross mulai mengangkat tangannya kearah Link dengan senyum menyeringai miliknya.
"Kau juga takut padaku ketika berbicara tentang *****"
"Aku tidak peduli jika ia masih ada.."
Tanaka yang mendengar ini tentu kebingungan karena ketika mendengar nama orang yang disebutkan oleh Link ia seolah tidak dapat mendengarnya, begitu juga yang lainnya.
Seketika Cross mulai mengeratkan tangannya sambil melanjutkan perkataannya itu pada Link dengan nada marah.
"Dia tidak akan ada didunia baruku.."
"Ritsu berpikir kalau ia lebih pintar dariku.."
"Tapi aku akan menjadi satu satunya orang yang mengontrol tubuh ini selamanya"
"Dengan atau tidak dengan Tekad nya, aku akan mengambil apa yang aku mau.."
"Itulah satu satunya tujuanku.."
Tentu mereka semua yang mendengar ini hanya terdiam dengan pembicaraan yang Link dan Cross lakukan satu sama lain.
Disisi lain Tanaka yang mendengar ini mulai memasang raut wajah serius ketika ia mendengar 'Dia' dari mulut Cross.
'Apakah orang yang dimaksudkan olehnya itu adalah orang yang sama seperti yang aku lihat waktu itu ?'
'Namun entah mengapa pembicaraan ini semakin berat hingga membuat Link memasang wajah serius kali ini' batin Tanaka sambil melihat Link yang kemudian mulai berbicara kembali dengan Cross.
'Bahkan orang itupun masih berdiam disana sedari tadi..' batin Tanaka yang kemudian melirik Nightmare yang sedang tersenyum menyeringai mendengar perdebatan ini.
"Ini bukan soal itu, Cross.."
"X Event ini tidak akan bertahan selamanya.. ini hanya sebuah permainan.."
Tepat setelah Link mengatakan itu Tanaka seketika membelakkan kedua matanya dan mulai menyadari apa yang ia maksud dan lihat saat ini.
'Permainan.. itu dia !! Underverse !!' batin Tanaka yang mulai menyadari kalau ia terlibat alur cerita yang ia kenal saat ini.
"Itu tidak berguna bila kau mengubah rute cerita lain.."
"Tidak ada harapan untuk duniamu yang lama, aku minta maaf.."
Jelas Link dengan menyesal sembari mempertahankan ekpresi seriusnya saat ini, Cross sendiri yang mendengar ini hanya memadang wajah datar kearah Link.
"Bukankah itu berarti.. kalau kau tidak ounya rumah ?" tanya Tanaka 399 yang mencoba untuk membantu.
"A.. Aku punya ide.."
"Sekarang kita berada dipermukaan.. tapi jangan khawatir !"
"Ini belum terlambat untuk memiliki rumah baru dan teman baru"
Jelas Tanaka 399 yang mencoba mendekati Cross sembari memberikan saran padanya.
Setelah dirasa Tanaka 399 cukup untuk menjaga jarak antara dirinya dengan Cross ia segera mengangkat tangan kanannya untuk mengajak Cross bersalaman dengannya.
Cross yang melihat ini awalnya terdiam, namun ia tiba tiba tersenyum dan mulai mengatakan sesuatu pada Tanaka 399.
"Aku membenci kalian semua.."
__ADS_1