TUNGGU LAH KU DAN JAGA HATIMU

TUNGGU LAH KU DAN JAGA HATIMU
Salah Paham


__ADS_3

 


Agus masih asyik ngobrol dengan orang orang HMI. Hani yang pulang begitu saja,tidak diketahui oleh Agus karena sudah panas dengan percakapan kawan ngobrolnya.


 


" Gus, Hani tadi sudah pulang duluan dijemput laki laki yang bawa ninja merah" kata Monas sambil mendekati sekelompok orang orang yang lagi asyik diskusi maupun obrolan seru.


" oh ya? eh aku sampai lupa kalau bawa Hani" sahut Agus sambil mengambil ponsel di saku celana kanannya.


Kawan kawan Agus masih lanjut dengan obtolannya sedang Agus masih dengan posisi duduk bergerombol dengan mereka. Sambil mengetikkan sesuatu di ponselnya Agus menulis untuk Hani di chat WA nya.


22.30. Agus.


Sudah sampai Rumah Han? Maaf tadi keasyikan ngobrol jadi lupa diri Han.


....


...


...


Tidak ada balasan dari Hani. Mungkin sudah tidur atau lagi perjalanan pulang? pikir Agus dalam hati.


Ada rasa penyesalan sesaat,karena Hani pulang tanpanya apalagi dijemput Rohani.



Yah, siapa lagi yang naik Ninja merah kalau bukan Rohani. Pikir Agus saat itu. Tapi paling tidak,hatinya sedikit lega karena Hani sudah pulang ke kostnya. Malam sudah semakin larut dan Agus pun tadi keasyikan ngobrol sampai lupa, kalau dia harus mengantar Hani pulang ke kost.

__ADS_1


" Sudah, jangan kwatir Gus. Hani pasti sudah sampai di kost nya" kata Monas tiba tiba ,seolah tahu apa yang dipikirkan Agus.


"Atau kamu, cemburu yah kalau Hani dijemput dan diantar cowok lain tentunya lebih keren darimu Gus...hehehe" sambung Monas sambil tertawa dan diikuti kawan kawan ngobrol yang masih duduk didekat Agus.


" hemm, iya juga yah, kurasa aku kalah star Nic kawan kawan" sahut Agus dengan asal tapi itu tidak lain adalah ungkapan sesungguhnya dari hati yang paling dalam.


" Jangan kwatir, jodoh tidak akan kemana" timpal Ayup sambil menepuk bahu Agus.


. Akhirnya kawan kawan Agus jadi tertawa semua dengan ekspresi Agus yang memang benar benar mengkwatirkan Hani.



... Malam semakin larut, Agus masih asyik dalam percakapan intelektual dengan anak anak HMI. Sesekali menyeruput kopi hitam yang dibuat Anang dari kopi yang dibeli Monas.


Mereka masih di Gedung serbaguna HMI. Anak anak Kohati sudah masuk diruang wanita. Obrolan nya sudah berbeda,jadi kawan kawan membentuk kelompok kelompok sendiri untuk berbincang dan tukar pikiran.



" Gus, memangnya kamu suka sama Hani? " tanya Monas tiba tiba. Agus pun jadi gelagepan.


" eh..gimana yah Bg, aku dengan Hani tuh sering jalan bersama. ada kenyamanan dan nyambung kalau diajak jalan maupun ngobrol. kata Agus menjelaskan sambil kembali melihat layar diponselnya.


Tidak ada notifikasi chat pribadi dari Hani. Jam sudah mulai menunjukkan pukul 02.30. dan biasanya Hani sudah terjaga untuk.sholat malam.


" gak ada chat dari Hani yah? " tanya Monas menyelidik sambil tersenyum .


" Iyah, biasanya Hani jam segini sudah bangun" jelas Agus.


Monas malah semakin cekikikan memandang ekspresi Agus yang gelisah.

__ADS_1


" Hem, mungkin aku belum pernah merasakan kegelisahan sepertimu Gus,jadi aku melihatnya jadi konyol saja Gus" kata Monas sambil cekikikan.


" Iyah bg, mungkin Abang belum ketemu orang yang bisa mencuri perhatian Abang" sahut Agus akhirnya.


" rasanya seperti kanal kanak yah bg, mungkin ini yang dinamakan rasa suka dengan lawan jenis" sambung Agus.


Monas malah cengar cengir melihat Agus.


" Awas Lo bg, besok besok kalau kulihat Abang mulai galau dengan cewek aku orang yang pertama yang akan mengumumkan disidang pleno hehehe" kataku sedikit mengancam.


Monas malah semakin terbahak dengan kelakuan Agus.


" oke, silahkan. ..tapi siapa yah yang bisa menarik perhatianku ? " tanya Monas akhirnya.


" Abang lah yang tahu selera Abang, mau gadis seperti apa?" jawab Agus.


" Aku sic, suka tipe Hani Gus..cuma aku saat ini belum ada perhatian untuk itu...hehe" kata Monas asal.


" Awas lho bg, beneran suka sama Hani,tapi kalau suatu hari Abang suka sama Hani,mungkin aku akan mundur bg" sambung Agus pasrah.


" hahahaha...owalah Gus Gus, serius amat" kata Monas akhirnya sambil bangkit dari tempat duduknya.


" oh Iyah, no Wa Hani yang mana? " tanya Monas akhirnya.


" di grup ada bg, yang belakangnya ..1492" jawab Agus sambil bangkit dari duduknya dan berjalan ke belakang untuk mengambil air wudlu untuk sholat malam.


" oke, aku coba yah' Gus.kalau gayung bersambut, kamu harus mundur yah dari Hani" kata Monas menggoda.


" iya bg, kalau Hani suka Abang, aku angkat tangan lah bg hehehe"

__ADS_1


Akhirnya mereka tertawa lepas dengan obrolan yang tak berisi itu tetapi hati kecil Agus tetap galau dan dalam kekwaturan, kalau memang benar itu terjadi saingan Agus tambah lagi. Tetapi jodoh tidak akan kemana bukan?


__ADS_2