TUNGGU LAH KU DAN JAGA HATIMU

TUNGGU LAH KU DAN JAGA HATIMU
Bg Monas


__ADS_3

Pagi sudah kembali hadir, hari sudah berganti. Hani akan menghadapi semua sendiri,tanpa Rohani yang slalu menemani. Mungkin saja perlu satu Minggu,atau dua Minggu untuk pulih kondisi Rohani.


Sesuai rencana dengan Arjuna,besok hari Jumat ke rumah Rohani di Pati.


Hari ini, dari pagi sampai sore sudah ia jalani. Matakuliah pagi sampai sore,telah Hani hadiri. Kini tinggal sedikit rileks,menikmati tempat tidurnya yang empuk. Nanti malam baru mengerjakan tugas tugas yang belum terselesaikan.


Sore ini,setelah sholat ashar,Hani memilih tidur. Menghilangkan kelelahannya dengan rutinitas hari ini. Kegaduhan diluar kamar kost nya tidak ia hiraukan. Teman teman kost nya,kalau sore seperti ini,agendanya memasak untuk makan malam. Tiap-tiap penghuni kamar masak dengan menu masing masing. Setelah semua masak,mereka saling berbagi dengan menu yang mereka buat. Jadi aneka makanan yang dimakan jadi banyak.


Cukup lama Hani terbuai dalam tidur sorenya,kurang lebih satu jam an. Mbk Atik tetangga kamarnya mengetuk pintu kamarnya dengan pelan.


" Assalammualaikum Hani....tok..tok...tok"


"Assalammualaikum...tok...tok..tok!"


" Dek Hani....,dek ada kawan adek diluar."


"Assalammualaikum! dek ada yang nyariin Ade diluar!"


" Huammmm.....Iya mbk. bentar!" Hani terbangun dan melangkahkan kakinya untuk membuka pintu kamarnya.


" Iya mbk Atik!"


" Ada yang nyariin adek, tuh diluar teras!"


" Siapa mbk?"


" Cowok, bawa motor Vixion!"


" Oh...!" kata Hani sambil kucek kucek matanya.


" Mbk Atik, saya bisa minta tolong gak?" kata Hani.


" Apa dek?"


" Itu...itu...bilang sama cowok yang nyariin saya, kalau saya gak ada di kost."

__ADS_1


" Haduh...!"


"Kali ini saja mbk, pliss!!!"


" Mbk harus bilang apa?"


" Hem,ada kegiatan di kampus juga bisa mbk."


" Tolong lahhh mbk!!"


"Tolong mbk !!!!" sahut Hani sambil memohon mohon mbk Atik yang dihadapannya.


" Iya...iya...iya.!"


"Oh iya mbk,usahakan dia pulang saja yah mbk!"


" Iyaaaaa!" jawab mbk Atik dengan nada tinggi.


Mbk Atik keluar ke arah pintu keluar menuju teras. Disana mbk Atik menjumpai cowok yang mencari Hani yang sudah duduk menunggunya di kursi kayu yang panjang sambil memainkan ponselnya.


" Ohh!" sahut cowok itu yang tidak lain adalah Bg Monas.


" Saya kira tadi Hani ada didalam!" sambung Mbk Atik berusaha menyakinkan Bg Monas.


" Iya mbk gak papa, biar saya tunggu di sini saja mbk,paling sebentar lagi Hani pulang."


"Oh gitu yah...mas, tapi sebentar lagi magrib lho mas."


" Iya mbk,nanti saya bisa ke mushola Deket sini saja,mana tahu sebelum magrib Hani sudah datang." kata Bg Monas semangat


" Tapi..tapi..tapi.."


"Tidak papa mbk,saya tunggu disini!"


" Ya sudahlah kalau begitu, saya tinggal masuk dulu ya mas!"

__ADS_1


"Iya mbk!"


Mbk Atik masuk kedalam,melangkahkan kakinya kembali menuju kamar Hani.


" Dek, ...!"kata Mbk Atik setelah menemui Hani di kamarnya yang pintunya tidak ditutup.


" Iya mbk, sudah bilang saya gak ada kan mbk?"


" Sudah!"


" Syukurlah!" kata Hani akhirnya, dan mbk Atik yang melihat ekspresi Hani yang senang jadi penuh tanda tanya.


" Huu! tapi orangnya masih duduk diluar dek."


sahut Mbk Atik yang bikin mata Hani membelalak


"lho, kenapa mbk?"


" Iya,katanya mau menunggumu sampai datang."


" Haduh!" kata Hani sambil menepuk jidatnya sendiri


" Lagian dek, kalau ada masalah bagus diselesaikan saja dek,jangan menghindar seperti ini!"


" Hem...tapi masalahnya, kita sebenarnya tidak ada masalah juga mbk!"


" Lalu ngapain menghindar begini, ini namanya tidak menyelesaikan masalah juga,tapi bikin masalah dek!"


" Ya sudah, adek pikir pikir lagi saja!"


"Iyalah mbk, saya mandi dulu saja mbk."


"Mandilah biar segar tuh kepala!"


Hani akhirnya memilih mandi,setelah mengambil handuk dan peralatan mandinya.

__ADS_1


__ADS_2