
Sejak kejadian itu,Hani membatasi diri dengan Agus. Hubungan Rohani dan Agus pun masih canggung. Mereka masih sama sama diam dan tak bertegur sapa.
Waktu kejadian itu,Sofiana memang lagi pulang ke Semarang dan kuliah terakhir itu dia tidak hadir. Sofiana mendengar kabar dari kawan kawan sekelasnya bahwasanya Agus dan Rohani baku hantam.
Sofiana menanyakan perihal itu ke Hani,tetapi Hani tidak banyak bicara. Hal itulah yang menjadikan Sofiana mencari informasi dari kawan kawannya yang lain.
" Jadi, Agus memukul Rohani duluan yah?" tanya Sofiana kepada Rosita.
" Iya, Rohani cemburu berat sama Agus karena melihat mereka habis jalan bareng dari Masjid."
" waktu,mereka berantem Hani pingsan."
" Terus?....mereka dilerai oleh Arjuna dan yang lainnya. Untung mereka masih belum pada pulang jadi tahu kejadiannya."
Rosita menjelaskan.
" Hani yang pingsan?"
" Masih bisa ditangani cepat oleh mereka, kalau Hani gak pingsan,mungkin mereka gak berhenti saling tonjok."
" Ya ampun,..masa gara gara cemburu saja?"
" Masalah tidak sesederhana itu Sof,..Agus kenyataannya memang menyukai Hani."
" Apa???" Sofiana terkejut.
" Lalu???"
" Iya, Agus mengakui hal itu saat mereka adu mulut, Agus berpikir Rohani lah yang merebut posisi nya dengan Hani."
Sofiana duduk terdiam dikursinya. Kawan kawannya sudah mulai satu persatu memasuki ruangan. Hani masuk bersama Rohani. Selang beberapa menit Agus beserta rombongannya masuk keruangan dengan membawa tas ranselnya.
Sofiana mendekati Agus dan duduk disebelah Agus yang kursinya belum terisi oleh yang lain.
" Gus..."
" Yahh.. ada apa Sof?"
" Kamu..kamu...selama ini menyukai Hani yah?"
" Kalau iya kenapa?"
__ADS_1
Jawaban Agus cukup untuk membuat sakit jantung Sofiana. Sofiana diam dan kembali ketempat duduknya. Sekilas melihat kawan dekatnya yaitu Hani. Hani melempar senyum untuk Sofiana tetapi Sofiana acuh dan diam.
Rasanya kecewa itu tidak bisa diungkapkan dengan kata kata.
Menurut Sofiana, Hani terlalu serakah merebut hati Beberapa cowok dan salah satunya adalah Agus.
Hani mengambil ponselnya, ada pesan masuk di WA nya. Pesan itu dari Agus.
09.00. Agus.
"Nanti sore jam 16.00 ke lokasi Kelurahan NgiJo. jumpai kepala desa dan sekdes untuk kelancaran acara hari jumat- Minggu LK1."
09.00 Hani.
'Iya, Tapi boleh gak aku ngajak Sofiana?"
09.01 Agus
"Apa hubungan Sofiana dengan acara organisasi kita ini Han?"
09.01 Hani
"Aku gak mau ribut ribut lagi kayak kemarin lusa."
'Yang ngajak ribut tuh bukan aku Han. tuh cowok deketmu.."
09.03 Hani
"Dia sekarang pacarku Gus,..."
09.03. Agus
"Terserah,.."
...
...
...
Agus memanggil Sofiana dengan pelan pelan. Kelas sudah terisi oleh mahasiswa mahasiswa yang ikut matakuliah Linguistik tetapi dosen yang ditunggu belum memasuki ruangan. Sofiana mendekat dan kembali duduk didekat Agus, lagi lagi kursi disebelah Agus belum terisi oleh mahasiswa.
__ADS_1
" Iya GUs,ada apa?"
" Nanti sore ada acara tidak?"
" Gak ada Gus."
" Nanti kawani kami ke lokasi LK yah, soalnya besok Jumat sudah mulai kegiatan disana."
"Bisa...bisa."
" Trimakasih ya Sof."
" Iya Gus, aku juga ikut senang membantumu."
Agus kembali mengetikkan sesuatu di Wa Hani.
09.05 Agus
"Aku sudah bilang ke Sofiana untuk ikut ke lokasi nanti sore. Kamu jangan lupa ya Han."
09.06 Hani
"Iya."
09.06 Agus
"Seharusnya Kamu tidak perlu takut sama cowok yang ada di dekatmu.
Ada aku yang bisa dan mau melindungimu.."
09.06. Hani
"Tidak Gus, Rohani adalah Pacarku, dialah yang harus melindungiku..."
09.06 Agus
"Terserah...
Yang penting aku masih tetap menyayangimu...sampai kapanpun."
09.07 Hani
__ADS_1
.".............??????"