
Waktu akan terus berlalu. Roda kehidupan terus berjalan seperti jarum jam yang selalu berputar.
Jangan pernah takut untuk memulai karena kelemahan kita akan selalu mendapat kasihNya. KasihNya yang tak terbatas dalam waktu dan masa. Jangan pernah berhenti untuk melangkah karena langkah kita akan selalu diiringi oleh semua doa - doa yang baik dari orang yang kita kasihi.
Semenjak perjumpaan itu,Hani dan Monas menjalani aktivitas masing - masing. LDR di pilih mereka untuk membuktikan keseriusan dan kesetiaan perasaan mereka. Rasa kasih sayang mereka walau diungkap dalam sebuah kata - kata melalui chat maupun telepon, itu sudah melegakan hati masing-masing.
Tiga bulan sudah berlalu,dan pertemuan itu tidak pernah terjadi lagi. Kini rencana Hani akan mengunjungi Monas di ibu kota itu. Mumpung ada liburan semesteran satu minggu,cukup untuk bersantai dan menikmati suasana ibu kota.
" Kita naik mobil saja Fa!" ajak Hani.
" Kamu mau mengajak aku? kamu gila! aku kan gak ada libur di kantorku. Memangnya aku seorang guru yang punya waktu liburan seperti anak sekolah?" kata Arifah melotot.
" Hehehe,katanya kamu kangen juga dengan Ridwan?" sahut Hani menggoda.
" Aku ke Jakarta mau ngapain? gak jelas!"
" Main - main saja kita, ke Monas,Taman Mini,Ancol atau kemana aja." rengek Hani.
" Liburku cuma Sabtu minggu Han."
" Ya sudah! kita tiga hari saja ke Jakarta nya." sahut Hani.
" Naik mobil? o..gah!"
" Bagaimana kalau naik kereta saja lebih seru!"
" Bolehlah!"
" Jumat malam kita berangkat yah!" sahut Arifah.
" Hem, kalau Kamis gimana? kamu ijin sehari gitu Fa."
" Memang kantor,punya nenek gue?"
" Iyalah,bukannya nenek mereka juga nenek moyang kita?"
" Hahahaha sialan kamu!"
" Kamu hubungi lah abangmu itu!"
" Kayaknya gak perlu deh,kita bikin surprise saja."
" Surprise... surprise aja,entar kita malah yang jantungan gimana?"
" Aku boleh ngasih tahu Ridwan gak?"
" Enggaklah, ini namanya bukan surprise!"
__ADS_1
" Ya sudahlah, besok kita berangkat ya!"
" Baiklah,demi kamu Han,bonus ku kepotong."
" Yaelah, entar aku bayari ke Jakarta ini._
" Hehehe tidak..tidak...aku bercanda kok Han."
" Pesen dulu tiket kereta nya!"
" Hem, bisnis atau eksekutif?"
" Yang masih ada saja terserah!"
" Bisnis saja yah! hemat dikit hehe."
" Tidak apa,sama - sama tidur juga nanti kalau sudah di kereta hehe."
" Ada ini bisnis,kita ambil dua bangku yah!
" Oke!"
" Sore jam lima lebih lima menit Han dari stasiun Solo."
" Iya gpp!"
" Ah gak perlu,males bawa banyak bawaan."
" Hani, aku balik dulu yah,besok jam empat kita ketemu di stasiun yah!"
" Oke!" kata Hani singkat.
Rencana perjalanan ke Jakarta kali ini tidak sekadar menjumpai Monas,melainkan ke tempat wisata di Jakarta.
" Sedang apa yah Abang, telepon ah." kata Hani bermonolog lalu mengambil ponselnya.
" Assalammualaikum!"
" Waalaikum salam, ada apa dek?"
" Abang lagi ngapain?"
"Ini lagi ngumpulin bahan untuk materi besok pagi."
" Oh, besok lusa ada acara tidak?"
" Besok lusa hari Jumat yah? hemm ada ini."
__ADS_1
" Oh, jam berapa jadwalnya?"
" Pagi jam 09.00 sampai 15.00."
" Wow padat yah!"
" Kenapa dek?"
" Tidak ada,nanyak saja,ya sudahlah,takut ganggu Abang kerja, assalammualaikum!"
" Eh dek!"
Hani menutup panggilan itu,tidak lama kemudian panggilan masuk kembali berbunyi.
" Iya Halo!"
" Halo! kok ditutup sic,sayang!" kata Monas.
" Abang kan lagi kerja!"
" Kerja apaan, ini bisa di sambi kok."
" Nanti tidak fokus jadinya."
"Abang mau ke Solo dek,tapi belum sempat, jadwalnya masih padat gini."
" Iya, adek tahu!"
" Satu Minggu ke depan, adek libur bg."
" Wah enaknya bisa liburan!"
"Iya!"
" Adek!"
" Iya!"
" Abang kangen!"
" Iya sama!"
" I Miss you."
" Hem!"
" Gak dijawab?" sahut Monas.
__ADS_1
" Iya, I Miss you to!"