
" Kau sakit Han?" tanya Amanda yang Duduk di depan Hani
Rabu ini,Hani memilih kursi pojok paling belakang tetapi sebelah kiri. Biasanya dia memilih kursi paling belakang disebelah kanan. Apa perbedaannya diposisi kiri dan kanan? Tanya saja sama Hani. Kalau sebelah kiri,mata dosen kalau menerangkan kurang mendapat jangkauan,sedangkan sebelah kanan lebih terjangkau dilihat. Itu menurutku yah..hehehe.
" Semalam hujan deras tidak kunjung reda."
" Kau hujan hujanan?"
" Aku diteras luar,ada bg Monas datang ke kost dan terjebak hujan."
" Ohh, lalu? ngapain kalian berdua- dua an sampai larut?"
"Gak ada, ngobrol saja dan menyelesaikan masalah."
" lalu?"
" Lalu apanya?" sahut Hani akhirnya.
" Hubungan kalian berdua?"
" Gak tahu? kau kan tahu,aku masih dengan Rohani."
" Hem, mungkin inilah yang dinamakan ' teman tapi mesra' ya." sambung Hani sambil menepuk jidatnya sendiri
" Sialan!, aji mumpung kau Han!"
" Gimana lagi,menghindar pun aku gak bisa,lagi pula kau kan tahu,dari dulu aku menyimpan rasa dengan Bg Monas."
__ADS_1
" Iya iya iya."
" Waktu Rohani nembak akupun, dia juga memaksa harus diterima walaupun Rohani tahu, aku baik dengannya karena kita kawan baik."
" Mana tahu hari ini kawan,besok jadi kekasih lalu kita jadian dan aku terima begitu saja. Setelah itu,Rohani semakin perhatian dan sayang padaku. Hal itulah yang menjadikan aku,semakin terbiasa dengan Rohani."
" Ketika lagi panas panas nya hubungan itu, Bg Monas hadir dan memberi warna sendiri." cerita Hani panjang lebar.
Amanda yang menjadi pendengar setia,manggut manggut kepalanya.
" Lalu dengan Agus gimana?"
" Agus? kau tahu sendiri,dia tidak mau menegurku sampai sekarang ini, Dari kegiatan organisasi Islam komisariat LK I kemarin sampai sekarang."
" Kau tahu, waktu malam itu dia menghinaku dengan kalimat kalimat yang membuat sakit,sepertinya aku tidak akan percaya,kalau Agus bisa mengatakan hal itu padaku."
"Dulu kami sering bersama." kata Hani sambil mengusap keringat di wajahnya dengan tisu.
" Tahu!"
" Dia gak cemburu Han?"
" Cemburu pun,dia juga tidak bisa melarang aku untuk pacaran dengan Rohani, karena sebelum dia hadir,kami sudah pacaran."
" Tapi bg Monas lah yang mengambil ciuman pertamaku...hehehe." sambung Hani lagi
" Sama Rohani? belum pernah?"tanya Amanda kepada Hani. Hani menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
" Hari Jumat,ikut ke Pati yah!"
" iya...beres!"
" Besok sore acara pembukaan LK II."
" Lalu?"
" Besok,sudah pasti jumpa dengan Bg Monas lagi."
" Terus?"
" Aku takut semakin mencintainya."
" yaelah,biarlah waktu berjalan saja Han, yang penting kau bisa membatasi dirimu sendiri."
" Iya,lebih tepatnya jaga diri,jaga hati,jaga perasaanmu."
" Besok juga pasti ketemu Agus lagi."
" Tiap hari juga ketemu Agus."
" Iya, tapi dia akan melihat aku di Pepet terus sama Abang itu."
" Ya biarin sajalah! kenapa juga dia menjauhimu."
" Iya juga yah."
__ADS_1
Tiba- tiba dosen masuk dan percakapan yang pelan pelan itu akhirnya terhenti. Matakuliah itupun segera dimulai. Mahasiswa- mahasiswa mengikutinya dengan fokus dan antusias. Beberapa sudah aktif bertanya tentang sesuatu sesuai referensi yang dibacanya.
Di kelas ini yang tergolong aktif bertanya adalah Agus,selain itu Amanda pun juga tidak kalah aktifnya untuk bertanya tentang hal hal yang berkaitan dengan materi. Hani? Hani sekarang tidak cukup nyali untuk bertanya,dia memilih diam,mendengarkan,dan mencari penyelesaian sendiri melalui buku- buku atau internet.