
Bis masih melaju dengan kecepatan rata rata. Penghuni bis sibuk dengan aktivitasnya masing masing. Apalagi dengan Hani masih sibuk dengan Ponselnya. Perjalanan ke Boyolali dari Semarang kurang lebih satu setengah jam.
Hani masih Chatingan dengan Bg Monas. obrolannya sudah makin meluas. Sofiana hanya sesekali mengintip Hani karena Hani cengar cengir kayak orang gila.
Bis akhirnya berhenti. Kini telah sampai ke tempat yang dituju. Semua penghuni dalam bis keluar dengan barang barang bawaannya. Ketua rombongan mengabsen lagi anggotanya.
Mas Anton mengarahkan anggotanya ke sebuah rumah yang lumayan luas. Disana mereka semua beristirahat terlebih dahulu dan sedikit arahan arahan keberangkatan naik gunung malam nanti.
Jalur pendakian Merbabu via Selo saat ini menjadi jalur yang relatif lebih ramai dari jalur yang lainnya. Mas Anton memilih kan jalur ini dari kota Boyolali.
Pemandangan yang indah dengan sabana yang menghampar membuat perjalanan menjadi lebih menyenangkan. Ditambah lagi,jalur ini dekat gunung Merapi dan bisa terlihat lebih jelas.
Awal pendakian,pendaki akan disambut gapura Selamat Datang dari Taman Nasional Gunung Merbabu. Memasuki pintu hutan suasana jalanan kiri kanan dipenuhi pohon Pinus dan lamtoro. Kalau disiang hari akan terasa sejuk dan jalanan masih cukup landai hingga 15 menit perjalanan.
Setelah berjalan 1-1,5 jam sampailah di pos 1. Pos 1 masih berada di rimbunan pepohonan.
Kenapa kawan kawan memilih jalur di Selo karena Medan tidak terlalu berat. Namun demikian potensi bahaya yang harus diperhatikan pendaki adalah udara dingin,kabut yang tebal,hutan yang lebat namun homogen sehingga tidak mendukung untuk sarana bertahan hidup atau survival. Selain itu ketiadaan sumber mata air juga sehingga di basecame nantinya harus membawa bekal makanan dan minuman yang cukup untuk mendaki malam hari nanti.
Gunung Merbabu dengan ketinggian hampir 10.630 kaki itu bisa dinikmati ketika kita dipuncak apalagi waktu matahari baru terbit.
__ADS_1
Mas Anton membagi beberapa kelompok peserta pendaki yang ikut. Pemberangkatan akan dimulai pukul sebelas malam. Dengan tujuan peserta yang ikutan banyak pendaki pemula yang belum pernah dan belum paham untuk mendaki sehingga kemungkinan banyak istirahat dan lama beristirahat di Sabana. Mungkin saja, Mas Anton. memutuskan sampai di Sabana untuk semua pendaki yang baru sekali ini naik gunung Merbabu.
Hani dan Sofiana sedang duduk santai di balai - balai bambu di base camp. Rohani melangkah mendaki keduanya.
" Sofi, dicari Agus tuh." kata Rohani Asal.
" Mana? " tanya Sofiana sambil mencari cari Badan Agus.
" Hani! Capek gak?" tanya Rohani menggoda.
" Hahahaha." Sofiana tertawa terbahak.
" Jajanan nya dimakan Han."
" Iya Nic,...jam berapa nanti mulai mendakinya OHan?" Tanya Hani.
" Tadi gak denger instruksi Mas Anton panjang lebar itu yah?"
" Jam.23.00 Hani sayang." sambung Rohani menggoda.
__ADS_1
"Ais! Aku dibuat nya obat nyamuk." Sahut Sofiana sambil bangkit dari tempatnya duduk dan mencari Agus .
Hani masih sibuk dengan ponselnya. Jaringannya kurang bagus. Tapi harus membalas chat masuk dari Bg Monas.
19.30. Bg Monas
"Sudah Magriban n Isyak belum tadi?
wah mau mendaki jadi lupa sholat yah...."
21.05 Hani
"Astagfirullah...iya bg,ini mau dijamak dulu...masih boleh kan? hihi."
" OHan, sudah sholat magrib dan isya belum?" tanya Hani pelan.
"Sudah tadi!" jawab Rohani.
" Kok gak ngajak ngajak sic." kata Hani marah.
"Ayo aku anterin ambil wudlu nya yah."
__ADS_1