TUNGGU LAH KU DAN JAGA HATIMU

TUNGGU LAH KU DAN JAGA HATIMU
Di suapin Abang


__ADS_3

Azan maqrib pun berkumandang. Hani segera membatalkan puasanya dengan air mineral. Ada pembagian Snack yang diberikan untuk peserta dan tamu undangan yang mengikuti acara pembukaan LK II.


Tampak sepasang mata memperhatikan gerak- gerik Hani ditempat duduknya. Dia adalah Bg Monas yang duduk di depan kursi pojok paling kanan. Sedangkan Hani duduk di deretan pojok kiri barisan nomer dua.


Setelah upacara pembukaan LK itu,beberapa panitia mencari posisi enak masing- masing kecuali yang bertugas mengisi materi di sesi pertama.


Hani meninggalkan aula itu ke ruangan wanita setelah mengambil air wudlu untuk maqriban di ruang itu. Setelah selesai sholat,Hani keluar ruangan dan menuju tempat parkiran.


Bg Monas,mendekati Hani di tempat parkiran itu.


" Kemana dek?" tanya Bg Monas kepada Hani.


" Balik dulu bg!"


" Kok buru- buru pulang?"


" Bukankah Hani tidak ada tugas bg?"


" Kok gitu?"


" Adalah!!"


" Tugasnya apa bg?"


" Tugasnya dampingi Abang,biar Abang semangat."


" Hadeuhh!!!"


" Kok malah hadeuh!"


" Hari ini Abang ada jadwal ngisi materi nggak?"


" Hari ini kosong,cuma Abang harus memonitor kegiatan LK ini."


" Oh kirain gak ada."


" Kalau gak ada?"

__ADS_1


" Kalau gak ada,ada tugas untuk Abang Nic."


" Apa tuh?" tanya Bg Monas penasaran.


" Menjaga hati ini dari rasa sepi."


" Hahahahahaha, adek bisa aja!"sahut Bg Monas sambil menoel hidung Hani.


" Adek balik dulu yah!"


" Ais! Benar- benar tega banget ninggalin Abang Nic?"


" Bukan gitu bg, besok pagi masih ada kuliah dua SKS dan habis itu lanjut berangkat ke Pati" kata Hani menjelaskan.


" Masih sore juga dek."


" Ini jam tujuh bg,masak dibilang sore."


" Iya dong, entar biar Abang anter ke atas dec."


" Nganter nya gimana? adek bawa motor sendiri kok"


" Itu Abang dicari kak Nawang!" kata Hani mengalihkan pembicaraan


" Adek cemburu ya?"


" Hah? ah sudahlah adek langsung ya Bg?"


" Nantilah!" kata Bg Monas sambil mencabut kunci motor Scoopy Hani.


" Yah, jahat banget Abang!, entar adek kemalaman lho, jalanan semakin sepi kalau ke atas."


" Entar Abang anterin!"


" Hadeuh! ya sudah, adek nyari makan dulu bg!"


" Itu banyak makanan dek! alasan apa lagi?"

__ADS_1


Hani akhirnya turun dari motornya,dan duduk santai di serambi masjid dekat Aula.


Bg Monas duduk disebelah Hani.


" Abang ambilkan nasi bungkusnya yah? Abang juga mulai lapar."


" Eh gak usah, nanti saja bg?


Bg Monas pergi keruangan panitia dan mengambil dua bungkus nasi dan air mineral.


" Ini! yuk dimakan!" kata Bg Monas sambil menyodorkan satu bungkusan nasi itu ke Hani


Bg Monas membuka bungkusan nasi itu,lalu memakannya.


" Mau Abang suapin?"


" Eh enggak!" kata Hani tetapi Bg Monas sudah mendekatkan sesuap nasi itu ke mulut Hani dengan tangannya. Hani akhirnya membuka mulutnya menerima suapan dari tangan Bg Monas.


" Enak kan?, tangan Abang ini ada rasa rendangnya."


" Hehehehe, ada rasa sambelnya tidak?"


" Ada dong, semua ada disini"


" Ini, makan lagi!" sambung Bg Monas sambil menyuapi lagi kemulut Hani.


"Selain Abang,ada yang menyuapi adek gak?"


" Hahhh???"


" Ada tidak?"


" Gak ada, hanya Abang!"


" Alhamdulillah!, berarti Abang selalu menjadi yang pertama"


Hani menatap wajah Bg Monas. Dia sendiri membenarkan semua yang dikatakan Bg Monas. Memang kenyataannya,Bg Monas yang menjadi pertama mengambil ciuman itu dan menyuapinya dengan tangan seperti itu.

__ADS_1


" Iya, termasuk mengambil ciuman pertama itu!" sambung Hani sambil menatap wajah Bg Monas. Bg Monas tersenyum,sepertinya dia puas menjadi pemenangnya.


__ADS_2