
Minggu pagi, Lisik,Lestari,Ami dan Arifah sudah mandi dan bersiap untuk pulang. Hani sibuk membuatkan teh panas untuk sahabat- sahabatnya itu sedangkan Bg Monas masih tidur di kursi panjang ruang tengah.
Pagi itu,Mas nya Hani sudah berpakaian rapi. Kelihatannya Mas Hani akan pergi kencan dengan ceweknya. Ina pun demikian sudah siap pergi dengan temannya yang sudah menunggu di teras.
" Han kami pulang dulu yah!" kata Lisik. Lestari dan Ami pun ikut berpamitan karena mereka bertiga ikut nebeng di mobil Lisik.
" Akupun pamit ya Han, ada arisan keluarga di rumah." sahut Arifah sambil mencium pipi kanan kiri Hani.
" Yah, kita gak jadi jalan jalan ke Janti Yogyakarta?" sahut Hani.
" Siapa yang traktir? makan- makan ke Janti?" tanya Ami.
" Hehehe...patungan dong!" sahut Lestari.
" Lain kali saja lah Han!" sambung Lisik.
" Entar biar aku yang traktir." sambung Lisik lagi.
" Tapi kapan dong?" tanya Ami.
" Kapan- kapan!" jawab Arifah.
" Lagian aku hari ini gak bisa, kalian saja nanti sore ke rumahku!" sambung Arifah.
" Gak mau!"
" Dirumahku saja!" sahut Lisik.
" Ah lain kali saja lah, kita kumpul- kumpul lagi." kata Hani akhirnya.
" Ya sudah, kami pulang dulu Han!"
" Bg Monas, kami pulang dulu yah!"
" Heeem!" sahut Bg Monas yang masih malas bangun.
__ADS_1
" Oke,hati- hati di jalan yah!"sahut Hani
Sahabat- sahabat Hani semua pulang, kini tinggal Hani dirumah itu dengan Bg Monas yang masih bermalas-malasan di kursi panjang.
" Abang! minum teh manis hangat dulu."
"Iya, masih ngantuk dek."
" Mau keliling Kota Solo gak?"
" Kemana dek?"
" Kemana aja! biar Abang tahu Indahnya kota Solo."
" Adek balik ke Semarang ya kapan?"
" Maunya Senin pagi saja,kuliah pagi jam 09.00. jam 05.30 berangkat dari sini."
" Oh.. subuh saja berangkat dari sini,entar naik motor dengan Abang."
" Adek mau naik bis bg!"
" Hemm, gimana yah?"
" Yah sudahlah!!" sambung Hani.
" Gitu dong!" sahut Bg Monas senang.
" Mandi dulu gih!" kata Hani sambil menarik selimut Bg Monas.
" Bentar dek, siangan dikit!" kata Bg Monas sambil duduk dan mengambil teh manis yang sudah tidak panas lagi.
" Mau sarapan apa bg?"
" Nanti saja,tidak biasa makan pagi."
__ADS_1
" Oh! ya sudah Hani masak dulu!"
" Eh nanti saja masaknya, santai saja dulu dek!" sahut Bg Monas sambil menarik tangan Hani sampai terduduk lagi di kursi.
" Kok sepi dek, Mas sama Adek kemana?"
" Keluar semua."
" Ohh."
" Hem...boleh tanya gak?"
" Tanya apa?"
" Abang ada perasaan gak dengan Sita?"
" Hahahahahaha...masih dipikirin ya dek?"
" Hem enggak juga sic,cuma waktu itu memang kedekatan Abang dengan Sita,seperti orang lagi dimabuk asmara."
" Hehehehe.. abang sic menganggap Sita temen biasa saja, tapi entah kalau Sita menyukai Abang yah...hehehe."
" Hadeuh GR banget, tapi sepertinya memang Sita menyukai Abang deh."
" Ya Alhamdulillah!"
" Hah???" sahut Hani melotot ke.wajah Monas.
" Hehehe cemburu Nic ye?" sahut Bg Monas sambil menarik pipi chubby Hani.
" Enggak lucu!"
" Abang mandi boleh?"
" Iya, adek ambilin handuk dulu yah"
__ADS_1
" Siap!"
Matahari semakin gagah menampakkan kilaunya.Sinarnya mulai menyengat ke pori- pori kulit. Manusia sudah mulai beraktivitas di hari Minggu ini. Ada yang masih mencuci pakaian,ada yang siap berlibur,ada yang masih sibuk memasak dan ada pula yang masih santai bermalas -malasan karena hari Minggu hari yang santai dengan rutinitas kerja dan sekolah yang menjenuhkan.