
Waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 wib. Kami satu persatu meninggalkan ruangan kelas untuk kembali ke tempat kost masing masing. Ada yang berjalan kaki ada juga yang menuju tempat parkiran untuk mengambil kendaraan yang dipakainya. Siang itu,tampak semua dalam situasi yang kurang bergairah. .hehe karena dari pagi full dengan matakuliah tanpa jeda.
Rohani tampak semangat mengejar aku yang sedang berjalan kearah rumah kostku.
" Hai!" sapa Rohani.
" Hai juga Roh!" jawab Hani yang membuat mata Rohani melotot.
" Astagfirullah,aku dipanggil RoH!" sahutnya lagi dengan mulut manyun.
Aku yang melihat itu seketika tersenyum.
" Hehehe..kalau ku panggil Hani, seperti memanggil namaku sendiri Roh." jawab Hani.
"Ya gak papa Han, memang nama kita ada kesamaan ...hemm jodoh kali ya." katanya asal.
" Hehehe...OHani, ada angin apa berbicara padaku." kataku akhirnya
" Nah,sepertinya panggilan OHani memang sangat cocok untukku.jadi tampak mesra hihi. Tidak apa - apa, Hani habis magrib aku ke kostmu yah." sambungnya lagi.
Lalu Rohani berlari kecil mengejar Arjuna yang yang menunggunya dibawah pohon akasia dengan motor metic nya.
" Eh, oyong nic anak, belum di 'iyakan main tinggal saja."
" Bukannya nanti sore, aku di jemput Agus, mau buka bersama." gumam Hani.
Hani berpikir dan bermonolog sendiri. Sambil mencari solusi agar Rohani tidak datang ke kostnya malam ini.
Diambilnya Hape di dalam tasnya dan mencari no Rohani di grup WA kelas nya.
__ADS_1
13.15 Hani.
"OHani, nanti malam aku gak ada di kost.
ke kost nya besok malam saja yah."
.....
.....
....
....
Tidak ada balasan dari chat yang ditulis Hani. Mungkin Rohani lagi makan siang atau sholat dhuhur. Akhirnya Hani sampai juga di kost tempat dia tinggal.
Hani,lalu bergegas mengambil air wudlu dan menjalankan sholat dhuhur nya. Kehidupan merantau dan jauh dari keluarganya membuat spiritual Hani mulai terasah. Dengan lebih tekun ibadah wajib maupun yang sunah. Tidak hanya Hani, kawan kawannya yang lain tampak lebih agamis dengan keadaan ini.
Kampus ini sangat cocok untuk menciptakan seorang Guru yang Ideal yang bisa menjadi panutan anak didiknya.
Selesai sholat, Hani merebahkan badannya di balai tempat tidurnya sambil memegang HP ditangan. Belum ada balasan dari Rohani dan chat yang ia kirimpun belum dibacanya.
14.01 Hani
"Gus....."
.......
.......
"Belum ada balasan dari Agus,mungkin saja tidur siang." gumam Hani
__ADS_1
Tidak lama ada notivikasi chat WA masuk.
14.30 Agus.
"Habis tidur siang Han. Kamu gak tidur siang?"
14.31 Hani.
"Ini mau tidur siang."
14.32 Agus.
"Ya sudah istirahat dulu Han, jangan lupa boneka beruangnya dipeluk...hehehe."
14.33 Hani.
"Iya..ini lagi meluk boneka beruang."
...
...
...
...
Setelah itu tidak ada balasan dan chat chat yang masuk. Hanya Grup grup Wa dari SMP, SMA kawan Hani yang ber tang Ting tang Ting ramai masuk.
Akhirnya Hani pun tertidur pulas siang itu. Cuaca siang hari ini sangat panas,debu debu didepan rumah kost tampak berterbangan ,daun daun pohon jati satu persatu jatuh berguguran. Pohon rambutan dan mangga mulai menampakkan bunga bunga,sebagai tanda tidak akan lama lagi akan musim buah buahan.
Lingkungan kampus yang asri dengan banyak buah buahan tumbuh subur didalamnya.
__ADS_1