
Sudah satu Minggu dari kejadian memalukan itu. Kaki Hani sudah lebih baik. Dan sudah dua Minggu pula,Hani dan Bg Monas tidak saling bertemu,padahal lokasi KKN Bg Monas ada di daerah Kendal yang tidak jauh dengan kota Semarang. Desa yang cukup adem dan nyaman untuk menjadi lokasi KKN. KKN ini bisa memakan waktu satu bulan sampai dua bulan sesuai program kegiatan yang akan dibuat oleh mahasiswa- mahasiswa KKN yang bekerjasama dengan pengurus- pengurus desa setempat.
Hari ini adalah malam Sabtu,ada agenda rapat di kantor organisasi islam cabang. Hani sudah bersiap untuk pergi ke sana. Dengan Scoopy nya, Hani mengendarai motornya dengan perlahan. Setelah beberapa menit motor itu ia terparkir karena telah tiba di kantor cabang.
" Assalammualaikum!" sapa Hani sambil menjabat kawan- kawan pengurus yang sudah terlebih dahulu tiba disana.
Mata Hani mencari - cari sosok yang ia harapkan bisa ia jumpai disini. Tetapi belum ia dapati sosok itu, akhirnya Hani bergabung dengan cewek- cewek. Mereka berkumpul sambil bercerita walaupun hanya sekadar basa basi.
Mata Hani sebentar menengok ke gerbang masuk kantor,karena pintu ruangan cewek di biarkan terbuka untuk memudahkan akses keluar masuk yang lainnya. Tiba- tiba sosok yang dinanti Hani itupun muncul dari arah gerbang masuk dengan Vixion sebagai ciri khas motor yang dikendarainya. Hani tersenyum dengan kehadiran sosok itu tetapi ketika melihat cewek di boncengan itu,Hati Hani langsung menciut. Hani menundukkan kepalanya berusaha tidak melihatnya. Suara riuh kawan- kawan dekat Monas sudah mulai menggoda dan bersiul. Pasalnya sudah beberapa Minggu pula Bg Monas tidak kunjung datang ke kantor,kini datang membawa cewek. Spontan saja menjadi bahan kejahilan anak- anak cabang itu.
Hani mencuri pandang di pintu masuk ruangan wanita. Menatap sosok Bg Monas itu, sehat tidak kurang suatu apa,bahkan agak sedikit gemuk.Tiba- tiba mata Hani tertangkap dan bertemu pandang dengan Bg Monas. Hani langsung menunduk pura- pura tidak melihat dan memperhatikannya.
Akhirnya semua berkumpul di aula dan semua duduk dengan rapi di tempat duduknya masing- masing. Acara rapat dimulai sampai beberapa jam lamanya. Cewek yang dibawa Bg Monas duduk disamping Hani, namanya Tiara. Menurut ceritanya dia adalah kawan KKN nya yang memang sengaja diajak Bg Monas ke acara rapat ini sekalian belanja sesuatu yang diperlukan di tempat KKN. Tiara, kawan satu kampus dengan Bg Monas tetapi berbeda fakultas.
" Hani, menurut Hani,Bg Monas itu gimana?" kata Tiara pelan karena sesi tanya jawab masih berjalan seru.
"Hah??" kata Hani kaget.
" Eh...mbk Tiara, saya tidak begitu akrab dengan Abang itu!" sahut Hani akhirnya.
__ADS_1
" Ohhh, tapi menurut Hani,Bg Monas baik tidak?" tanya Tiara mendesak.
" Bg Monas? Emm baik ...tentu dia baik kok mbk , Anggota organisasi islam tidak ada yang gak baik mbk." jawab Hani asal.
" Ohh!!' sahut Riana sambil memandang sosok Bg Monas dan Hani mencuri pandang akan gerak gerik Tiara kepada Bg Monas.
Akhirnya rapat itu ditutup dengan simpulan- simpulan dan kesepakatan yang sudah disepakati bersama. Rapat yang membahas kegiatan- kegiatan dan program masing- masing bidang apakah sudah terealisasi sebelum LPJ akan diselenggarakan.
Hani meninggalkan ruangan aula itu setelah berpamitan dengan Tiara.
" Mbk Tiara, kayaknya saya harus buru- buru pulang, takut kemalaman dijalan." kata Hani beralasan.
" Iya mbk, saya duluan gak papa kan mbk,itu masih ada Mbk Fatimah dan yang lainnya mbk." sahut Hani sambil menjabat tangan Tiara dan melangkah keluar menuju parkiran.
Langit tampak cerah,dengan bintang- bintang bertaburan disana. Cahayanya tampak menyilaukan dan menjadi damai mata yang melihatnya. Keagungan Tuhan,ciptaan Tuhan yang tidak bisa tertandingi. Maha Karyanya tiada mampu meniruNya.
Scopy itu berjalan pelan,melewati lampu- lampu jalan yang berderet rapi dipinggir jalan. Jalanan sepi, tapi masih ada sorot lampu motor mengikuti Kendaraan Hani. Siapakah dia? Hani berusaha menambah kecepatan motornya agar lekas sampai di tempat kosnya. Sampai akhirnya Hani berhenti di belokan yang letaknya tidak jauh dari tempat kost nya. Hani ingin melihat,siapa dibelakangnya. Agus???
Motor Agus pun kini ikut berhenti menepi.
__ADS_1
Mendekati Hani yang masih nangkring diatas scopy.
" Hani,???"
" Agus!!!"
" Aku hanya memastikan siapa yang dibelakang ku." sahut Hani pelan.
" Oh..!!" sahut Agus singkat.
" Aku ...aku balik dulu." kata Hani langsung menghidupkan scopy nya.
" Hani!!! "
" Iya!" sahut Hani.
" Maaf untuk semua yang aku lakukan?"
" hah, gak papa Gus! aku memang pantas mendapat perlakuan itu semua." sahut Hani pelan
__ADS_1
" Oh iya, terimakasih untuk malam ini." sambung Hani sambil menjalankan Scoopy nya.