YASMIN! I LOVE YOU

YASMIN! I LOVE YOU
Bab. 100


__ADS_3

Gio terbangun dari tidurnya karena merasa aneh tempat tidur sebelahnya kosong. Gio pun terduduk di lihatnya seluruh isi kamar, dan ternyata bukan kamarnya. Kemudian ia mengingat kalau dirinya berada di hotel.


"Astaghfirullah.. Yasmin! kenapa gue sampai lupa ngasih kabar padanya? Sayang maafin mas, karena masalah kebakaran dan banyaknya yang harus diurus, mas sampai melupakanmu." monolog Gio sembari mengusap kasar wajahnya dengan kedua tangannya.


Gio mengambil ponselnya, untuk menghubungi istrinya. Saat membuka ponselnya, ia melihat banyak sekali panggilan tak terjawab dari istrinya dan juga mamanya. Dengan perasaan yang tidak tenang Gio menelpon nomor ponsel istrinya. Sekali, dua kali, sampai yang kelima kali baru dia angkat. Gio yakin pasti istrinya sangat marah.


"Assalamu'alaikum.." terdengar suara lembut di sebarang telpon.


"Waalaikumsalam.. sayang, mas minta maaf baru bisa ngabari kamu."


"(...)"


"Kok gak boleh pulang.. jangan gitu dong sayang, ia mas salah. Maafin mas ya... soalnya mas kalau udah menyangkut masalah pekerjaan selalu begitu. Mas pasti lupa dengan semuanya. Apalagi ini sedikit menyita waktu, karena Perusahaan mas di London terbakar, sayang.. Mas ganti dengan sambungan video ya sayang? mas mau lihat wajah kamu."


"(...)"


"kok gak mau..


"(...)"


"apa? hukuman untuk mas karena lupa kasih kabar ke kamu..! please sayang.. mas udah kangen banget lihat wajah kamu."


"(...)"


Mas belum tahu sayang kapan mas pulangnya.. entar mas kabari kamu lagi."


"(...)"


"Iya sayang, banyak yang harus mas urus dan selesaikan. kamu maafin mas kan?"


"(...)"

__ADS_1


"iya sayang, mas akan usahakan pulang cepat. Mas juga kangen banget sama kamu. Ya Uda kamu jangan capek-capek ya..? Love you sayang.."


Setelah selesai bicara pada istrinya Gio langsung masuk kedalam kamar mandi, karena dari pulang dari Perusahaan nya ia langsung tertidur masih dengan menggunakan pakaian kerja nya.


*


"Gimana?" tanya seorang wanita yang lagi duduk didepan seorang laki-laki.


"Lelaki itu sedang pergi ke London, bos. Karena ada masalah Perusahaan nya disana." jawab lelaki itu sembari meminum kopi nya.


"Kalau istrinya?!" tanyanya lagi.


"istrinya, sepertinya hari ini tidak kebutik bos. Soalnya dia belum ada keluar dari rumahnya." jawab lelaki itu lagi.


"Bagus, terus awasi wanita itu! Dan ya, tolong kamu cari tahu kapan dia kembali dari London." perintahnya.


"Baik bos. Kalau gitu saya pergi sekarang." pamit lelaki itu.


"Lihat saja Yasmin kalau aku tidak bisa memisahkan mu dari Gio aku akan menyingkirkan mu!" monolog Salsa sembari tersenyum licik. Ya, wanita yang berada di Cafe bersama dengan lelaki yang ia bayar untuk mengintai Yasmin dan Gio adalah Salsa.


*


*


Di kediaman Reza. Seseorang sedang berbicara pada Reza melalui sambungan telepon. Orang tersebut memberitahukan kalau Perusahan milik Gio di London terbakar. Dan pelakunya adalah Perusahaan kompetitor lain yang tidak terima di kalahkan oleh Perusahaan milik Gio. Membuat Reza yang mendengar kabar tersebut terkejut.


"Ada apa pah? kok wajah papa serius gitu?! emangnya siapa yang menelpon papa?" tanya Mita pada suaminya karena setelah menerima telpon dari seseorang wajah suaminya terlihat serius dan menahan emosi.


"Sepertinya kita tunda dulu keluar kotanya, mah." ucap Reza.


"kenapa Pah?" tanya Mita.

__ADS_1


"Ini papa baru dapat kabar dari Leo, katanya Perusahaan Gio yang di London terbakar." jawab Reza.


"Innalillahi.. Papa ini benaran? terus Gio, masih di sini apa udah di London?" Tanya Mita lagi.


"Iya mah. Gio sama Leo udah di London dan mereka berangkat malam itu juga." jawab Reza lagi. "Jadi mulai besok papa akan pergi ke kantor lagi untuk sementara menggantikan Gio, sampai Gio kembali dari sana." tambah Reza lagi.


"Yasmin. Pah kayaknya mama harus ke rumah Yasmin buat nemenin dia. Mama yakin kalau Gio udah dapat masalah begini pasti dia akan lupa dengan orang di sekitarnya. Papa tahu Gio selalu seperti itu. Mama mau menghubungi Gio dulu." Mita langsung menghubungi Gio, tapi sampai beberapa kali tidak di angkat-angkat.


"Gimana ma?" tanyanya


Gak di angkat Gio, pah." jawab Mita.


"Mungkin dia masih sibuk. Ya Uda kita langsung ke rumah Yasmin saja mah." ucap Reza.


Reza dan Mita pun langsung pergi kerumah menantunya.


"Assalamu'alaikum.. " ucap Mita dan Reza bersamaan.


"Waalaikumsalam.. " jawab Art Yasmin. "eh nyonya sama tuan. Silahkan masuk nyonya, tuan." ucap Art mempersilahkan mereka masuk.


"Bi Yasmin ada?" tanya Mita.


"Ada nyonya, tapi dari tadi non Yasmin gak keluar kamar nyonya." jawab Art.


"Apa menantu saya tidak kebutik hari ini?"


"Kayaknya gak nyonya."jawab Bibi lagi.


"Oh ya uda saya langsung kekamar Yasmin aja. Pah mama ke kamar Yasmin dulu ya?" ucap Mita pada suaminya.


" iya mah." balas Reza yang langsung duduk santai di ruang tv sembari membaca buku yang di letak di bawa meja.

__ADS_1


Sedangkan Mama Mita langsung berjalan menuju kamar menantunya di lantai dua.


__ADS_2