YASMIN! I LOVE YOU

YASMIN! I LOVE YOU
Bab 80


__ADS_3

"Mas sarapannya?" Ucap Yasmin sembari meletakkan Nasi goreng di hadapan suaminya, Gio.


"Terimakasih, sayang.."


Setelah tiga hari berada di Hotel, kini mereka sudah menempati rumah baru mereka. Dan selama tiga hari itu, Gio tidak mengijinkan Yasmin keluar dari kamar. Gio juga tidak memperbolehkan Yasmin beranjak dari ranjang dan tanpa henti Gio terus menerjang Yasmin. Hingga membuat tubuh istrinya remuk redam dan ia pun sampai sulit berjalan.


"Sayang, kamu ikut ke kantor kan?" tanya Gio.


"Apa gak apa-apa aku ikut mas kekantor?" tanyanya balik.


"Ya enggak lah. Emangnya siapa yang ngelarang kamu, hmm? Justru mas maunya kamu terus ikut mas kekantor." jawab Gio yang menatap istrinya tanpa berkedip. Kemudian Gio menarik istrinya duduk di pangkuannya. "Kamu cantik banget sih sayang, padahal wajah kamu polos tidak pakai makeup dan cuman memakai kaos kebesaran gini, tapi uda bisa buat si dia bangkit loh. Gimana kalau memakai pakaian seksi, coba?" Gio semakin memeluk erat pinggang istrinya.



"Mas, jangan mulai deh. Badan aku masih pegal loh mas.." kesal Yasmin. Suaminya ini tak ada hentinya menerjangnya. "Kan mas, harus kekantor.. Mas Uda tiga hari gak masuk loh!" ucap Yasmin lagi.


"Ya uda, tapi mas mau kamu ikut mas kekantor. Kalau gak mau, mas gak jadi ke kantornya." rengek Gio yang masih memangku Yasmin.


"Manja banget sih kamu mas.." kekeh Yasmin geli melihat tingkah manja suaminya.

__ADS_1


"Kamu kan tahu sendiri, sayang. Gimana manjanya aku, apalagi kalau sama Mama." balas Gio sembari menciumi punggung tangan, Yasmin.


"Entar kalau mas ada meeting di luar gimana? kan aku bosan mas harus nunggu kamu di kantor?" tanya Yasmin.


"Kan ada Sarah, kamu bisa ngobrol dulu dengan Sarah sampai mas balik dari meeting." jawab Gio. "Oh iya, ya mas. Sarah kan sekarang Uda jadi sekretaris kamu. Ya uda, aku ganti baju dulu ya mas?" Yasmin pun beranjak dari pangkuan Gio. Lalu berjalan menuju kamarnya. Ya, sekarang Gio menjadikan Sarah sahabat dari Yasmin menjadi sekretaris nya untuk menggantikan Yasmin. Karena Gio sendiri tidak mengijinkan Yasmin untuk bekerja. Kalau soal keinginan Yasmin yang mau merenopasi Panti Asuhan di Surabaya, saat ini sudah di lakukan. Dan semua Gio yang membiayai.


Seperti ini penampilan Gio kekantor. Pastinya langsung banyak karyawan yang terpesona dengan ketampanan Gio.



"Mas, ayo kita berangkat?" ajak Yasmin yang baru keluar dari kamarnya.


"Uda mas.." Gio langsung beranjak dari sofa lalu keluar rumah mereka sembari merangkul pundak istrinya.


"Mas sore kita ke rumah ayah ya?" Kini mereka sudah berada di dalam mobil yang di kendarai oleh Gio sendiri.


"mau ngapain, sayang?" tanya Gio.


"Gak ada mas.. aku kangen aja sama ayah." Jawab Yasmin sembari tersenyum menatap Gio.

__ADS_1


"Oke. Entar pulang kita singgah dulu kerumah Ayah." ucap Gio sembari mengelus kepala istrinya dengan sayang.



Ini dia penampilan Yasmin yang selalu sederhana, tidak pernah di permasalahkan oleh Gio, malahan Gio melarang istrinya menggunakan pakaian ****. Yasmin ikut Gio ke kantor, dengan hanya menggunakan Kaos berwarna putih dan celana jeans hitam tak lupa flat shoes berwarna putih yang ia gunakan cocok dengan kedua kaki indahnya.



Dua puluh menit mereka pun tiba di Gedung Perusahaan ADIJAYA GRUP. Sampai di parkiran gedung, Gio dan Yasmin keluar dari mobil.


"Ayo, sayang." ajak Gio. Ia lalu mendekat ke istrinya sembari mengulurkan tangannya. Yasmin pun menyambut tangan Gio. Kemudian mereka berjalan masuk dalam kantor dengan Gio menggenggam tangan Yasmin.


Di Lobby, banyak karyawan yang senang melihat Gio dan Yasmin, tak lupa mereka menyapa bos dan istrinya itu. Karyawan dari Gio sendiri tidak menyangka, kalau bosnya itu menikahi Yasmin mantan sekretaris nya. Padahal mereka tidak pernah mendengar ataupun tahu kedekatan mereka, bahkan Yasmin sempat mengundurkan diri sebagai sekretaris Gio. Yang lebih membuat mereka tidak menyangka lagi adalah ternyata Yasmin anak dari seorang Dokter Jantung yang terkenal yaitu Indra Prasetyo. Mereka pikir, Yasmin seperti mereka anak perantauan yang bekerja di Ibukota. Dan ada juga yang iri dan menatap tak suka pada Yasmin. Karena menurut mereka, penampilan Yasmin yang sederhana tidak cocok dengan Pengusaha sukses seperti Gio, bos mereka.


"Sayang, kamu ruangan mas duluan ya? mas mau keruangan Leo sebentar." ucap Gio semabri mencium kening dan bibir istrinya singkat.


"Mas ih! ini kantor entar di lihat orang gimana?" protes Yasmin.


"Biarin aja, kamu kan Uda jadi istri mas. Pasti mereka bakalan ngerti." balas Gio yang langsung berjalan masuk ke ruangan asisten nya.

__ADS_1


__ADS_2