YASMIN! I LOVE YOU

YASMIN! I LOVE YOU
Bab 113


__ADS_3

"Ada apa bos?" tanya Leo.


Setelah dari rumah mertuanya Gio memutuskan kekantor untuk bertemu Leo.


"Le tolong Lo cek semua bandara dan cari tau apakah ada nama Yasmin pergi keluar negeri atau keluar kota tiga hari yang lalu dan tolong orang kita untuk ke Surabaya tepatnya ke panti asuhan dimana waktu itu Yasmin tinggal. Cari tahu disana ada atau tidak Yasmin di panti itu." perintah Gio.


"Tunggu dulu bos, ini sebenarnya ada apa?" tanya Leo bingung.


"Yasmin Le.. Yasmin dia pergi dan gue gak tahu dia pergi kemana." ucap Gio sedih.


"Ya ampun.. kok bisa bos..?"


"Ini semua salah gue yang sudah menyakiti hatinya dan menyalahkan nya atas jatuhnya mama dari tangga." ucap Gio yang kembali dadanya merasa sesak kala mengingat sikapnya pada sang istri. "Le, coba tanya ke Sarah apa kah Yasmin ada menghubunginya. Siapa tahu saja Yasmin cerita ke Sarah dia pergi kemana."tambah Gio lagi menyuruh Leo untuk bertanya tentang Yasmin pada Sarah.


"Oke, akan aku tanya padanya." balas Leo.


"Oh iya Le.. apa saat Lo ngecek CCTV di rumah gue, apa beneran rekamannya tidak ada?" tanya Gio. Karena menurut nya sangat aneh. Pada saat Leo selesai dari kediaman bosnya. Leo mengatakan kalau rekamannya sudah tidak ada pada saat Mita jatuh dari tangga.


Mendengar itu, Leo menghela nafasnya. Sebenarnya bukan di hapus, tapi Reza lah yang melarang Leo untuk menunjukkan rekamannya. Soal Salsa, Reza juga melarang Leo untuk tidak memberitahukan tentang Salsa. Yang ternyata selama ini Salsa sengaja menyewa mata-mata untuk memata-matain Gio dan juga Yasmin. Kenapa Reza bisa tau kalau Gio menyuruh Leo, untuk mengecek CCTV dirumah putranya? itu karena Art dari Gio sendiri yang memberitahukan kepada Reza kalau Asisten dari Gio datang kerumah untuk mengecek CCTV. Mendengar itu, Reza langsung menyuruh Leo untuk menemuinya dan menceritakan apa yang Gio perintahkan. Reza sengaja melakukan itu, biar putranya tahu sendiri kejadiannya dari keterangan sang istri.


"Maaf bos, rekaman itu sudah tidak ada." jawab Leo


"Tapi kok bisa? siapa yang melakukan itu?!" tanya Gio tak mengerti. Mendadak kepalanya terasa pusing. Dan kemana ia akan mencari istrinya. Ia sudah sangat takut, kalau istri nya beneran akan meninggalkan nya.


"Oh iya bos. Soal Yasmin, kenapa bos tidak tanya Dokter Indra atau Bima? siapa tahu saja mereka mengetahui dimana Yasmin sekarang." Saran Leo.


"Ya ampun, kenapa gue bisa lupa tanya kepada Bima? Sial! Lo benar Le, pasti Bima tahu kemana Yasmin." ujar Gio. "Leo jangan lupa apa yang gue perintahkan tadi. Dan ya, satu lagi Le. Lo cari Salsa di apartemen nya dan sekap dia di tempat biasa. Karena gue mau memberikan dia sedikit pelajaran sebelum gue masukin dia ke penjara." Ucap Gio mengingatkan sembari beranjak dari kursinya.

__ADS_1


"Baik bos." jawab Leo. "Bos mau kemana?!" tanya Leo.


"Gua mau menjumpai Bima dulu di rumah sakitnya." jawab Gio yang langsung keluar dari ruangan nya.


"Mau apa ko kesini?" tanya Bima sinis.


Saat ini Gio sudah berada di ruangan Bima setelah perawat mengantarkan nya keruangan Bima.


"Gue mau tanya Yasmin. Lo tahukan Yasmin dimana?" Gio tanya balik.


"Ck! Lo kan suaminya. Kenapa tanya sama gue?!" jawabnya sembari tersenyum tipis.


"Please Bim kasih tahu gue, dimana Yasmin sekarang." ucap Gio lagi.


"Mau apa lagi Lo nyariin adik gue, hah? bukannya Lo udah tidak lagi peduli dengan nya." Bima berjalan mendekat ke Gio.


"Gue gak tahu!" balas Bima ketus.


"Gak mungkin Lo gak tahu Bim. Gue mohon kasih tahu gue."


"Buat apa lagi Lo nanyain adik gue, hah?! Seharusnya gue gak menyetujui Lo sama adik gue, kalau pada akhirnya adik gue Lo sakiti kayak gini. Lo tahu Gio, setiap hari Yasmin menangis merindukan Lo. Tapi apa Lo ada tanya tentang kabar adik gue sekali saja! enggak kan?! Terus ngapain Lo mencari dia sekarang?!" kesalnya. "Lo besarkan saja ego lo itu! Lo sama saja gak ada bedanya dengan mantan Lo yang sudah hampir menyelakai adik gue. Lebih baik Lo pisah aja sama adik gue dan balik aja lagi dengan mantan Lo itu!" Ucap Bima penuh dengan emosi. Mendengar kata pisah dari mulut Bima, Gio menatap tajam Bima.


"Apa Lo bilang pisah?!" Gio langsung menarik kerah baju Bima. "Gue sangat mencintai Yasmin dan sampai kapan pun gue gak akan pisah, apalagi bercerai dengannya!" Ucap Gio yang mulai emosi juga.


Bugh


Satu pukulan mendarat di wajah Gio, yang dilakukan oleh Bima. "Cinta? cinta Lo bilang?! Kalau Lo memang cinta sama adik gue, Lo gak akan nyakiti hatinya walaupun dia melakukan kesalahan. Tapi apa yang Lo lakuin?! bukan nya bertanya terlebih dahulu, dengan kejadian yang sebenarnya Lo malah menyalahkan nya dan mengusirnya." Ucap Bima dengan emosi. Sedangankan Gio menyentuh pipinya yang terasa sangat sakit akibat pukulan dari Bima. "Lo tahu, udah dari kemarin gue ingin menghajar Lo, tapi Yasmin selalu melarangnya. Dan sekarang waktu yang tepat untuk membuat Lo babak belur. Karena tangan gue rasanya udah gatal ingin memukul Lo!"

__ADS_1


Bugh


"Ini karena lo udah menyakiti hatinya."


Bugh


"Ini karena Lo Uda buat adik gue menangis terus."


Bugh


"ini karena Lo Uda menyia-nyiakan nya selama sebulan ini."


Bugh


"Dan ini dari gue, untuk lelaki berengsek seperti Lo!"


Sedangkan Gio yang di pukul oleh Bima tidak ada membalas, karena ini pantas ia dapatkan karena sudah menyakiti hati istrinya.


"Gue tidak masalah kalau Lo terus memukuli gue, karena memang gue yang salah. Tapi setelah ini gue mohon beritahu gue di mana keberadaan Yasmin sekarang.


"Lo pikir, gue mau memberitahukan dimana adik gue sekarang?! tidak akan!! sorry bro gak segampang itu. Gue tahu adik gue pasti akan cepat luluh kalau Lo meminta maaf padanya. Kalau Lo memang cinta sama dia, Lo cari sendiri sampai ketemu!"


Bugh


"Itu pukulan terakhir dari gue. Kalau sampai Lo nyakiti hatinya lagi, gue akan melakukan hal lebih dari ini!" ucap Bima puas, karena sudah buat wajah tampan Gio bonyok. Biarkan saja entar adik nya marah kalau melihat wajah suaminya banyak luka lebamnya, yang penting dia puasa memberikan Gio pelajaran. "Lebih baik Lo pergi! Karena sampai Lo memohon sekalipun gue gak akan memberitahukan keberadaan adik gue." Bima pun menarik Gio keluar dari ruangannya dan langsung menutup pintunya serta menguncinya agar Gio tidak masuk lagi.


"Bima please kasih tahu di mana Yasmin..!!" teriak Gio dari luar ruangan Bima sembari menggedor pintunya. "Sial!!" umpatnya karena Bima tidak mau juga memberitahukan keberadaan Yasmin padanya.

__ADS_1


Gio pun akhirnya memilih pergi dari rumah sakit milik Ayah mertuanya. Gio melajukan mobilnya menuju rumah sakit dimana mamanya di rawat. Ia akan bertanya pada papanya, siap tahu saja papanya mengetahui Yasmin ada dimana.


__ADS_2