YASMIN! I LOVE YOU

YASMIN! I LOVE YOU
Bab 90


__ADS_3

Setelah berbincang-bincang dengan rekan bisnisnya, Gio mengajak Yasmin untuk duduk di salah satu meja yang kosong. Ia gak mau istrinya kelelahan karena terlalu lama berdiri.


"Sayang, kamu duduk disini dulu ya? mas mau ambilkan kamu minum." ucap Gio sembari mengecup kening istrinya lalu berjalan menuju meja dimana letak minuman dan makanan berdada.


"Iya mas.." jawab Yasmin.


Saat hampir sampai di tempat minuman, tanpa sengaja Gio menaberak seseorang.


"Aw!" pekik seorang wanita.


"Eh. Maaf mbak, maaf." ucap Gio pada wanita yang ia tabrak.


"kalau jalan tuh lihat-lihat do_-" wanita itu menghentikan ucapannya, setelah melihat siapa orang yang baru saja menabraknya. "Gio." lirih wanita itu. Mendengar namanya di sebut Gio langsung melihat wajah wanita itu.


"Salsa!" Gio terkejut siapa wanita yang ia tabrak barusan. Sementara Salsa langsung tersenyum pada Gio. "Maaf." ucap Gio lagi. Tapi dengan menunjukkan wajah datarnya di depan Salsa.


"Gio kamu ap_-"


"Permisi!" Potong Gio langsung sebelum Salsa melanjutkan omongan nya. Kemudian Gio mengambil satu gelas minuman untuknya dan satu botol air mineral untuk Yasmin. Setelah itu Gio pergi melewati Salsa gitu aja.

__ADS_1


"Apa kamu masih marah dengan ku, Gio? Sampai kau tidak mau menatap wajah ku. Padahal sudah berbulan-bulan kita tidak bertemu." lirih Salsa yang terus menatap punggung, Gio.


Kemudian Salsa mengejar Gio, ia harus bicara padanya. Mata Salsa melihat keseluruh meja dan ruangan pesta. Salsa langsung tersenyum setelah menemukan dimana Gio duduk, tapi seketika senyum itu memudar kala melihat wanita yang duduk di samping Gio.


"Siapa wanita yang duduk dengannya?" tanya Salsa.


Salsa terus memperhatikan wanita itu, ia seperti pernah melihat wanita yang duduk di samping Gio.


"Tunggu dulu, bukannya itu Sekretaris Gio, kan?" Salsa masih memperhatikan Yasmin.


'Yasmin, ya namanya Yasmin. Kenapa mereka mesra sekali?' Tanyanya dalam hati.


"Oh jadi kalian memiliki hubungan, rupanya." geram Salsa sembari mengepal kedua tangannya. Karena Salsa memang tidak mengetahui kalau Gio sudah menikah dengan Yasmin. Setelah Gio memutuskan hubungan nya dengan Salsa, Salsa ikut kekasihnya tinggal di luar negri beberapa bulan untuk mengurus bisnisnya disana. Jadi ia tidak mengetahui kalau Gio sudah menikah.


"Sayang, kamu disini?" tanya Dio yang sedari tadi mencari Salsa.


"Hah. Eh iya sayang." Jawab Salsa, terkejut Dio sudah berada di sampingnya.


"Kok lama banget, bukannya kamu tadi ke toilet?"

__ADS_1


"Iya, dari toilet aku mau ambil minum, tadi." jawabnya sembari menunjukkan senyum palsunya kepada Dio.


Ya, selama ini Salsa hanya memanfaatkan Dio saja demi uang dan bisa hidup mewah. Tapi kalau cinta, Salsa masih mencintai seorang Gio. Andai waktu itu dia tidak melakukan kesalahan, bercinta dengan Dio di apartemen yang di belikan Gio untuknya dan itu langsung di pergoki oleh Gio sendiri. Mungkin kalau itu tidak terjadi hubungannya dengan Gio masih berlanjut.


"Ya uda, ayo sayang. Kita cari kamar di hotel ini sekalian. Aku sudah gak tahan lagi nih." ajak Dio untuk pergi memesan kamar di Hotel tempat acara berlangsung. Dengan sangat terpaksa Salsa pun mengikuti Dio. Salsa sebenarnya sudah sangat lelah dengan Dio yang harus mengikuti hawa nafsunya yang tak pernah ada habisnya. Kalau bukan untuk bisa hidup mewah, Salsa sudah meninggalkan Dio.


"Mas aku ke toilet dulu ya!" ucap Yasmin pada Gio.


"Biar mas anter ya sayang?"


"Gak usah mas, kamu tunggu sebentar disini."


"Tapi, sa_-"


"mas.., aku gak lama kok." potong Yasmin langsung.


"Hati-hati, sayang." Yasmin pun menganggukkan kepalanya.


Sampainya di dalam toilet, Yasmin di kejutkan dengan wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dengan menatapnya sinis.

__ADS_1


"Ta-tante."


__ADS_2