
Sebulan sudah Gio dan Yasmin honeymoon. Dan kini mereka sudah tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Dari bandara mereka langsung menuju rumah orang tua dari Gio. Karena Yasmin tiba-tiba saja kangen dengan mama Mita. Dan mereka tidak memberitahu kan kalau mereka sudah sampai di Indonesia.
"Loh kalian sudah di Jakarta, kok gak ngabari kalau pulang hari ini?" Ucap Mita yang terkejut melihat anak dan menantunya sudah ada di rumahnya.
"Sengaja mah.." jawab Gio.
"sengaja bikin surprise nih ceritanya?"
"hahaha.. tuh mama tau." jawab Gio sembari menarik koper mereka masuk kedalam lalu membawanya masuk kedalam kamarnya.
"Sayang, kamu istrahat dulu gih. Pasti capek kan? habis perjalan jauh. Lagian ini sudah malam, besok baru kita ngobrol-ngobrol. Mama pengen dengar cerita kamu selama honeymoon di luar negri." ucap Mita pada menantunya yang terlihat sangat lelah.
"Iya mah, kalau gitu Yasmin masuk ke kamar dulu mah.."
"Iya, sayang.." Yasmin pun langsung menyusul suaminya yang sudah terlebih dahulu masuk kedalam kamar.
Di dalam kamar Yasmin tak melihat keberadaan sang suami. Yasmin pun memutuskan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Saat asik mengguyur tubuhnya di shower, Yasmin di kejutkan dengan sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya.
__ADS_1
"Kenapa gak ngajak mas kalau mau mandi, hmm?" bisik Gio di telinga Yasmin.
"mas tadi kemana kok aku gak lihat mas ada di kamar?" tanya Yasmin sembari menikmati sentuhan lembut tangan Gio yang mengoleskan sabun ke tubuhnya.
"Mas ada, sayang. Tadi lagi di ruang pakaian." jawabnya dengan berbisik ketelinga Yasmin. Membuat Yasmin merinding seketika.
Kemudian Gio membalikkan tubuh istrinya, dan langsung mencium bibir istrinya lembut. "Sayang, jangan lama-lama mandinya, ini Uda malam entar kamu sakit." ucap Gio yang langsung mengambil kimono handuk milik Yasmin lalu memakaikannya. Kemudian menggendong istrinya keluar dari kamar mandi dan membawanya ke walk in closet. Selain memakai kan pakaian ke istrinya dan dirinya. Gio membawa Yasmin ke ranjang lalu merebahkan tubuh mereka ke ranjang. Tak berapa lama mereka tertidur karena memang sudah sangat kelelahan.
Pagi harinya Yasmin terbangun karena merasakan perutnya terasa di aduk-aduk. Membuat Yasmin langsung berlari ke kamar mandi lalu memuntahkan semua isi didalam perutnya di wastafel. Sedangkan Gio, terkejut saat adanya pergerakan di ranjang. Membuat membuka matanya, tapi saat di lihat ranjang sebelah kanan nya tidak menemukan Yasmin. Gio berpikir kalau istri nya berada di toilet.
Beberapa menit menunggu, istrinya tak kunjung keluar dari kamar mandi. Gio pun terduduk sembari mengucek-ngucek matanya. Kemudian Gio turun dari ranjang lalu berjalan menuju kamar mandi.
Karena tak mendapat jawaban dari sang istri, Gio membuka pintu kamar mandi tidak di kunci. Gio pun masuk kedalam dan ia melihat Yasmin tengah mencuci mulutnya di Wastafel.
"Sayang kamu kenapa?" tanya Gio yang sudah berdiri di samping istrinya. " Kok wajah kamu pucat?" ucap Gio kuatir yang melihat wajah istrinya pucat.
"kepala aku pusing mas dan perut aku juga ngerasa tidak enak, aku sedikit mual juga." jawab Yasmin dengan nada lesu.
__ADS_1
"Kita ke Dokter aja ya, sayang?" Ucap Gio kuatir. Kemudian Gio membawa Yasmin keluar dari kamar mandi lalu mendudukkan istrinya ke ranjang.
"Gak usah mas. Mungkin ini masuk angin aja karena perjalan jauh kemaren. Entar juga sembuh kalau di kasih minyak angin." balasnya.
"Ya uda kalau gitu, kamu istrahat aja dulu. Mas buat kamu teh ya, sayang?" Yasmin hanya menganggukkan kepalanya saja karena ia sudah sangat lemas.
Saat Gio akan mencium bibir Yasmin, Yasmin merasa mual. Dan Yasmin kembali ke kamar mandi. Gio yang panik langsung menyusul istrinya.
"Sayang, sepertinya kamu harus ke Dokter." ucap Gio yang sudah sangat kuatir. Gio yang tidak tega dengan istrinya langsung memeluk Yasmin, tapi saat Gio memeluknya, ia kembali mual. Yasmin langsung melepaskan pelukan dari suaminya.
"Sayang kamu mual lagi?"
"Mas mending kamu mandi deh. Aku mual kalau kamu peluk dan cium aku" ucap Yasmin sembari menjauh dari suaminya dengan menutup mulutnya.
Yasmin bingung dengan dirinya, kenapa ia bisa mual dipeluk oleh suaminya.
Sedangkan Gio menghirup aroma tubuhnya, tapi ia tidak ada mencium yang aneh pada tubuhnya bahkan masih harum sisa parfum yang ia pakai malam tadi sehabis mandi.
__ADS_1
"Tapi mas masih harum, sayang?"
"Gak tahu mas.. aku mual kalau dekat sama kamu." ujar Yasmin yang langsung meninggalkan Gio di kamar mandi.