YASMIN! I LOVE YOU

YASMIN! I LOVE YOU
Bab 114


__ADS_3

"Wajah kamu kenapa, nak?" tanya Mita yang melihat wajah putranya penuh luka. Saat ini Gio sudah berada di rumah sakit dimana mamanya di rawat.


"Tidak apa-apa mah, tadi hanya ada sedikit masalah." jawab Gio


"Terus Yasmin nya mana? kok gak ada..?" tanya Mita lagi karena tak melihat Yasmin datang bersama putranya. Gio bingung harus ngomong apa ke mamanya.


Kemudian Gio berjalan mendekat ke sang papa yang lagi duduk di sofa.


"Kenapa dengan wajah mu?!" tanya Reza.


"Papa pasti tahu kan Yasmin ada dimana?" Gio bukannya menjawab pertanyaan dari Papanya. Ia malah mengajukan pertanyaan ke papanya.


"Yasmin? bukannya Yasmin ada di rumah mertuamu?!" tanya Reza.


"Iya pah. Tapi Yasmin sudah tidak ada lagi disana dan dia sudah pergi."jawab Gio.


"Pergi? pergi kemana?" Reza kembali bertanya


"Pah please kasih tahu Gio dimana Yasmin. Gio tahu pasti papa tahu dimana perginya istri Gio." tuduhnya.


"Apa maksud kamu? kamu pikir papa mengetahui perginya Yasmin, gitu?!"

__ADS_1


"Iya! pasti papa tahu kan?"


"Kamu nuduh papa, Gio? papa saja tidak tahu dimana pergi nya Yasmin. Dan papa baru tahu ini, karena kamu yang bilang. Bukannya papa selalu mengingatkan kamu, untuk menjumpai istri kamu jangan sampai nantinya kamu menyesal. Dan sekarang, lihatlah! istri kamu pergikan?!" tutur Reza.


"Apa! Yasmin pergi? pergi kemana?" tanya Mita menyambung, karena sedari tadi menyimak pembicaraan suami dan putranya.


"Gio tidak tahu ma.. kata pembantu ayah Indra, Yasmin lagi pergi ke suatu tempat untuk menenangkan pikirannya." jawab Gio dengan wajah sendu menatap mamanya.


"Ya, iya lah dia pergi! karena suaminya sudah menyakitinya dan tidak perduli lagi padanya." sambung Reza.


"Gio, mama tidak mau tahu kamu cari Yasmin sampai ketemu. Mama mau menantu mama kembali!" pinta Mita. "Dan ya! Jangan nemui mama kalau kamu belum menemukan menantu mama! Kemarena kamu melarang Yasmin untuk menemui Mama, kan? Sekarang kamu yang mama larang menemui Mama sebelum kamu bisa membawa Yasmin pulang." ancam Mita pada Gio.


"Tidak ada tapi-tapian. Sekarang lebih baik kamu pergi dari ruangan mama!" usir Mita langsung.


"Please mah jangan seperti ini. Gio tahu kalau Gio salah. Dan Gio janji akan mencari Yasmin sampai ketemu."Mohon Gio pada mamanya.


"pergi lah! Dan jangan datang menemui Mama kalau tidak bersama Yasmin.!" usir Mita lagi.


Dengan sangat terpaksa Gio pun keluar dari ruangan mamanya. Sakit, itulah yang ia rasakan. Mamanya mengusirnya. Apakah ini yang di rasakan oleh istrinya saat ia mengusir sang istri dari rumah sakit waktu itu.. Gio menghela nafasnya merasakan sesak di dadanya. Hingga air matanya mengalir gitu aja.


"Sayang maafin mas. Mas pernah berjanji akan selalu membahagiakan kamu, tapi nyatanya mas menyakiti hati kamu. Kamu dimana, sayang?" Gio terus berjalan di lorong rumah sakit menuju parkiran.

__ADS_1


"Sayang mas harus cari kamu kemana?" lirih Gio. Ia merasa tubuh nya sudah sangat lelah.


Drrt drrt drrt


Ponsel Gio bergetar di saku celananya. Gio pun mengambil ponselnya di lihat nama Leo tertera di poselnya.


"Iya Le.. gimana?" tanya Gio


"Maaf bos, saya sudah mengecek semua bandara, tapi tidak ada nama Yasmin disana. Dengan keberangkatan tiga hari yang lalu." ucap Leo dari seberang telpon.


"Kamu yakin udah ngecek dengan benar?"


"Udah bos dan memang tidak ada nama Yasmin. Dan satu lagi bos, orang kita sudah menyekap Salsa di tempat biasa."


"Baiklah. Soal Salsa, malam gue kesana. Jaga terus dia jangan sampai lepas." perintah Gio.


"Baik bos."


Gio pun mengakhiri sambungan teleponnya.


"Kemana lagi dia akan mencari Yasmin, apa perlu dia menyewa detektif handal untuk mencari istrinya..

__ADS_1


__ADS_2