YASMIN! I LOVE YOU

YASMIN! I LOVE YOU
Bab 63


__ADS_3

Sudah hampir dua bulan Gio mencari keberadaan Yasmin dan masih Balum juga menemukannya. Yasmin hilang begitu saja, hilang bak ditelan bumi. Gio sudah mengerahkan semua anak buahnya untuk mencari Yasmin. Bahakan Gio juga menyewa detektif, namun sayangnya masih nihil.


Hal ini sangat-sangat membuat Gio frustasi. Apalagi kerinduannya terhadap Yasmin atau Aranya semakin memuncak. Gio bingung harus mencari Yasmin kemana lagi. Tapi ini menurutnya juga aneh, anehnya Yasmin pergi tidak meninggalkan jejaknya sedikit pun. Di bandara,di stasiun maupun terminal bus, tidak ada yang pernah melihat Yasmin. Seperti ada seseorang yang membantu kepergiannya dan sengaja di tutupi.


"Bi, mama ada di rumah?"Tanya Gio yang saat ini sudah berada di rumah mamanya.


"Nyonya gak ada di rumah tuan." jawab Bibi.


"Emangnya mama kemana bi?"


"Katanya nyonya tadi, pergi arisan tuan. Kalau tuan besar sendiri, pergi main ke rumah temannya di depan." jawab Bibi lagi.


"Ya uda bi, makasih bibi bisa pergi." ucap Gio.


Kemudian Gio menyandarkan kepalanya pada sofa di ruang tengah, sambil memijat kepalanya yang terasa pusing. Hari ini Gio pulang kerumah orang tuanya, karena ada yang harus ia tanyakan pada mamanya.


Tak berapa lama, Mita masuk kedalam rumahnya. Mita yang baru saja pulang dari arisan bersama tamannya. Tak lupa juga tadi ia singgah ke makam Nilam untuk selalu mendoakannya. Sampai nya di ruang tengah, Mita di kejutkan dengan Gio yang lagi tiduran di sofa.

__ADS_1


"Loh sayang, kamu ke rumah?" tanya Mama Mita yang langsung menghampiri Gio di sofa, dan mama Mita pun duduk di sofa lain tepat depan Gio.


"iya mam." jawabnya. "Oh iya mam, ada yang mau Gio tanyakan ke mama." ucapnya.


"Mau tanya soal apa?" tanya mama Mita.


"mama beneran gak tahu Yasmin dimana?" tanya Gio sembari menatap Mita lekat, membuat Mita kesal di tatap seperti itu dengan anaknya.


Sebenarnya Gio sedikit curiga dengan mamanya, pasti mamanya tahu Yasmin dimana atau memang mamanya yang menyembunyikan kepergian Yasmin. Makanya orang suruhannya dan Detektif tidak menemukan Yasmin.


"Gak mungkin, pasti mama tahu, kan?" tanya Gio lagi masih belum percaya.


"Ya ampun Gio.. mama benaran tidak tahu dimana Yasmin!"


"Mama please, kasih tahu Gio dimana Yasmin saat ini. Mama tidak mungkin tidak mengetahuinya." rengek Gio pada mamanya.


"Mama beneran tidak tahu, sayang.." Mita langsung berdiri hendak pergi meninggalkan Gio.

__ADS_1


"Gio yakin pasti mama kan yang membantu Yasmin pergi dari kota ini!" ucap Gio dan itu membuat Mita menghentikan langkahnya, lalu Mita pun berbalik arah menatap Gio.


"Kamu nuduh mama, sayang..!" Mita menatap tajam Gio. "Kenapa kamu bisa begitu yakin kalau mama mengetahui keberadaan Yasmin dan membantu ke pergiannya?!" tanya mama Mita balik.


"Mah, Gio Uda dua bulan mencari keberadaan Yasmin. Bahkan Orang-orang Gio dan Detektif juga mencarinya, tapi sampai sekarang tidak bisa menemukannya. Kami sudah mengecek CCTV di seluruh bandara, stasiun bahkan terminal bus, tapi tidak ada wajah Yasmin disana. Kecuali memang ada yang membantu Yasmin pergi dan kalau ia, Gio tahu pasti bukan orang yang sembarangan yang membantunya." jelas Gio yang sudah mulai kesal pada mamanya. "Lagian Mama juga tenang-tenang saja. Padahal mama juga menginginkan Yasmin menjadi anak menantu mama kan.." tambah Gio lagi.


Mama Mita pun menghela nafasnya pelan, mendengar anaknya mencurigai dirinya atas kepergian Yasmin.


"Terus, mama harus gimana Gio..? mama harus nangis-nangis gitu! kalau Yasmin pergi dari Jakarta?" Gio masih terus menatap mamanya dengan lekat.


"Mama juga sedih, kalau ternyata Yasmin lebih milih pergi. Kalau mama tahu Yasmin bakalan pergi dari kota ini, mama duluan yang akan menghalanginya. Lagian kamu juga sudah mencarinya, kan? mama hanya bisa mendoakan kamu, agar cepat menemukan Yasmin. Karena mama hanya mau, Yasmin yang menjadi menantu mama." Mama Mita pun langsung membalikkan tubuhnya, lalu melanjutkan langkahnya menuju kamarnya sembari senyum menyeringai. Mita tidak mau berlama-lama dengan Gio, bisa-bisa ia akan keceplosan bilang keberadaan, Yasmin.


Sebenarnya ia juga tidak tega melihat putranya, sampai sefrustasi itu mencari Yasmin. Tapi Mita ingin melihat sejauh mana Gio menginginkan Yasmin dan sekalian Mita mau memberikan pelajaran ke lelaki itu karena sudah membohongi nya tentang hubungan dengan Yasmin.


Gio sendiri terus menatap mamanya pergi meninggalkan dirinya di ruangan tengah. Ia yakin pasti mamanya yang membantu Yasmin.


"Oke. Kalau mama tidak mau memberitahukan Gio juga dimana Yasmin sekarang. Tapi.. Gio pastikan akan menemukan Yasmin secepatnya." Gumamnya dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2