YASMIN! I LOVE YOU

YASMIN! I LOVE YOU
Bab 106


__ADS_3

Setelah menunggu selama 15 menit akhirnya ambulans sampai di kediaman Gio. Bergegas mereka mengangkat tubuh mama Mita masuk ke dalam ambulan dan langsung membawanya ke rumah sakit.


Gio dan juga Yasmin ikut berada di dalam ambulans menemui Mama Mita. Sedangkan Salsa sudah pergi dari rumah Gio. Ia akan memikirkan kembali untuk bisa mendekati Gio.


Didalam ambulan Gio sama sekali tidak ada menatap Yasmin, istrinya. Gio terus saja menatap wajah mamanya yang terdapat beberapa luka di wajahnya. Hatinya sakit, sesak melihat mamanya sampai mengalami ini. Yasmin sendiri hanya diam membisu sembari menatap mamanya, sesekali ia juga menatap suaminya. Yasmin yakin, hati suaminya hancur melihat sang mama seperti ini.


"pak bisa cepat gak!!" teriak Gio dari dalam ambulans. Yasmin sendiri belum berani berbicara pada suaminya.


Sampainya di rumah sakit, Mita langsung di bawah ke ruangan IGD.


"Maaf tuan anda tidak boleh masuk!" ucap Perawat yang akan menutup pintu ruangan IGD.


"Tapi sus."


"Tuan bisa menunggu di luar." perawat tersebut pun langsung menutup pintu ruangan IGD tanpa memperdulikan Gio yang meminta untuk tetap masuk.


Gio terus saja mondar-mandir di depan ruangan IGD. Gio takut, takut terjadi yang tidak ia inginkan kepada mamanya. Karena sudah hampir satu jam tapi Dokter belum juga keluar dari ruangan IGD.

__ADS_1


Sementara Yasmin yang lagi duduk di kursi tunggu, langsung beranjak dan mendekati suaminya. Yasmin bisa melihat begitu hancur dan frustasi nya sang suami dengan apa yang terjadi pada mamanya. Membuat Yasmin semakin merasa bersalah. Kalau saja mama mertuanya tidak menyelamatkan nya, mungkin ini tidak akan terjadi. Lagi-lagi karena dirinya, orang yang ia sayangi sampai terluka.


"Ma-mas." panggil Yasmin sembari menyentuh pundak suaminya. Gio yang lagi berjalan mondar-mandir, langsung berhenti. Kemudian Gio menoleh ke arah Yasmin. Gio menatap Yasmin tajam dengan mata yang memerah. Ia seperti menahan amarahnya. "Maaf, mas.." ucap Yasmin. Hanya itu yang bisa ia ucapkan pada suaminya. Mendengar istrinya meminta maaf Gio memejamkan matanya. Ia merasakan hatinya sakit dan sesak.


Sebanarnya Gio sangat merindukan istrinya dan ingin sekali memeluknya. Karena rasa marah, kesal dan kecewanya kepada sang istri. Membuatnya tak bisa melakukan itu.


"Mas, kam_-"


"Lebih baik kamu pulang, Yasmin!" potong Gio. Tanpa mau menatap istrinya. "Dan jangan datang kesini, sampai mama di nyatakan baik-baik saja!" ucap Gio datar.


"Ta-tapi mas, aku ingin tahu keadaan mama juga." ucap Yasmin.


"Mas tolong, aku juga ingin menunggu mama.." mohon Yasmin yang tidak mau pergi.


"Pergilah!!!" bentak Gio. Membuat Yasmin terkejut.


Reza yang baru saja sampai di ruangan IGD pun ikut terkejut.

__ADS_1


"Gio!!" bentak Reza yang baru saja datang. "Apa-apaan kamu bentak istri kamu!" ucap Reza yang marah pada putranya yang sudah membentak Yasmin.


Gio dan Yasmin menoleh kearah Reza bersamaan.


"Papa sudah datang?" Reza menatap tajam Gio.


"Papa tanya kenapa kamu bentak Yasmin, hah?!"


Gio tidak menjawab pertanyaan dari papanya, Gio hanya menundukkan kepalanya. Ia tidak tahu kenapa ia semarah ini pada istrinya.


"Apa kamu menyalahkan istri kamu, karena mama jatuh dari tangga?!" tanya Reza. "Papa tahu kamu sedih, begitu juga dengan papa, Gio..! papa juga sedih nak.. Saat kamu telpon papa tadi, mama masuk rumah sakit karena jatuh dari tangga. Tapi bukan berarti kamu bersikap seperti itu pada istri kamu!" tambah Reza lagi. "Kamu bisa menanyakan kejadian yang sebenarnya, kan?!" ucap Reza sembari menyentuh bahu Gio.


"Yasmin sendiri yang mengatakan pah, kalau mama jatuh dari tangga karena dia!" jawab Gio sembari menetap Yasmin dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


Melihat mamanya tergeletak di lantai dengan bersimbah darah, tadi. Membuat Gio saat ini benar-benar tidak bisa berpikir jernih. Begitulah Gio kalau sudah terjadi sesuatu pada mamanya. Karena ia sangat menyayangi mamanya.


"Ma-mas, sebenarnya bu_-"

__ADS_1


"Aku bilang, pergi lah!" potong Gio langsung dengan nada tinggi.


Plak


__ADS_2