You'Re My Everything

You'Re My Everything
Malam Pertama


__ADS_3

Mike membawa Lusi untuk bergabung dengan keluarganya. Nenek Mesya langsung memeluk cucu menantunya itu dengan tersenyum bahagia. Sedangkan Mike dipeluk dengan kakek Geral.


"Nenek dan kakek sangat bahagia hari ini. Kami masih diberikan Tuhan kesempatan untuk melihat pernikahan kalian" ucap Mesya sambil mengelus pipi Lusi dengan lembut.


"Nenek" gumam Lusi yang langsung memeluk Mesya.


"Sayang apa kamu tidak ingin memeluk Daddy?" ucap Renaldo dengan pura-pura cemberut.


Lusi langsung melepaskan pelukannya dari Mesya dan langsung memeluk Richard dengan tersenyum, dia sangat geli melihat tingkah Richard yang pura-pura ngambek.


"Hahaha. Daddy tidak cocok ngambek." ucap Lusi dalam pelukan Richard.


"Hahaha" Richard dan yang lainnya langsung pada ketawa.


Mereka seperti sudah melupakan kejadian tadi. Kini semuanya menikmati acara itu dengan penuh kebahagiaan. Sesekali dari mereka memberikan godaan kepada pengantin baru itu.


"Baiklah son, apa rencana mu selanjutnya? Apa kalian langsung pergi bulan madu?" tanya Renaldo pada Mike.


"Ia, dad. Kami sudah sepakat kalau besok kami akan langsung pergi honeymoon" ucap Mike yang kini memeluk pinggang Lusi dari samping.


"Wah, sepertinya kak Mike tidak sabar akan memberikan cucu pada papa" ucap Miranda menggoda mereka.


Lusi dan Mike senyum-senyum saja, karena digoda Miranda.


"Hahaha. Baiklah. Kalian pergilah honeymoon dengan sepuasnya. Papa akan memberikan kalian berdua libur satu bulan. Tapi ingat saat kalian pulang, cucu ku sudah ada" ucap Renaldo.


"Hahaha. Baiklah, aku akan pegang kata-kata papa. Tenang saja kami akan membawa cucu untuk papa!" ucap Mike dengan bahagia karena mendapatkan liburan selama satu bulan.


Dengan satu bulan itu dia bisa menikmati kebersamaannya dengan istrinya. Sedangkan Lusi jadi sangat malu kepada semuanya, karena Mike menanggapi ucapan papa mertuanya dihadapan semua orang.


"Dad, apa Daddy langsung kembali?" tanya Miranda pada Richard yang berdiri di sampingnya.


"Em...Daddy belum tau sayang" jawab Richard sambil menaikkan kedua bahunya.


"Ya, sudah Daddy tidak usah pulang dulu. Tunggu sampai aku melahirkan saja" ucap Miranda dengan manja sambil merangkul tangan Richard.


"Baiklah. Lagian Daddy ingin sekali melihat cucu Daddy lahir" ucap Richard.


Tentu saja mendengar itu Miranda langsung bahagia dan memeluk Richard. Mereka tidak melupakan mengabadikan momen itu dengan berfoto-foto.

__ADS_1


***


Kini Lusi berada didalam kamar yang dikhususkan untuk mereka. Tempat tidur mereka sudah pada dihiasi dengan taburan bunga mawar yang dibentuk hati. Sedangkan Mike masih dibawah karena mengantarkan keluarganya lebih dulu ke bawah.


"Kak, ingat jaga kakak ipar ku itu" ucap Miranda.


"Ia, bawel. Tenang saja kakak ipar mu tidak akan baik-baik saja" jawab Mike sambil mencubit pipi Miranda.


"Bro, selamat menikmati malam indahnya. Awas jangan kasar" ucap Felix dengan mengedipkan matanya.


"Hahaha." Mike langsung ketawa mendengar ucapan Felix, dia sangat mengerti dengan apa yang dikatakan Felix.


"Ish.. Mas, kamu bicara apaan sih! Sudah ayo pulang" ucap Miranda dengan geleng-geleng kepala karena ucapan suaminya pada kakaknya.


Setelah keluarganya pulang, Mike langsung kembali ke kamar mereka. Saat Mike membukakan pintu kamar, dia melihat Lusi duduk di hadapan kaca lagi berusaha untuk membuka hiasan di kepalanya.


"Sini biar aku bantu sayang" ucap Mike yang kini sudah mengambil alih membuka hiasan di kepala Lusi.


Lusi langsung tersenyum sambil memandang wajah Mike dari kaca yang didepannya.


"Baiklah, sekarang selesai! Apa ada lagi yang bisa ku bantu sayang?" tanya Mike dengan tersenyum.


"Em.... Ada kak. Tapi..." Lusi tidak langsung melanjutkan ucapannya karena dia merasa malu untuk mengatakannya.


"Kenapa diam sayang? Apa yang bisa aku bantu?" tanya Mike lagi.


"Em.. Tolong buka kancing bajuku yang dibelakang. Aku sangat kesusahan untuk membukanya" ucap Lusi dengan malu.


"Baiklah" jawab Mike yang sangat mengerti kalau saat ini istrinya sangat malu padanya.


Lusi langsung memutarkan tubuhnya menghadap Mike setelah Mike berhasil membuka kancing bajunya. Lusi menahan bajunya untuk tidak langsung melorot.


"A... aku mandi dulu. Makasih kak" ucap Lusi dengan gugup, setelah mengatakan itu Lusi langsung berlari ke kamar mandi.


Lusi sangat malu pada Mike, meskipun Mike kini sudah jadi suaminya. Mike yang melihat tingkah Lusi langsung geleng-geleng kepala dengan tersenyum. Dia sangat gemas kalau Lusi masih malu-malu padanya.


Lusi menghabiskan waktunya untuk membersihkan tubuhnya setengah jam, karena dia berendam lebih dulu untuk merilekskan tubuhnya.


Lusi yang sudah merasa tubuhnya segar, Lusi merutuki tubuhnya karena lupa membawa pakaian gantinya. Akhirnya Lusi memilih memakai bathrobednya saja sementara.

__ADS_1


Mike yang duduk di tepi tempat tidur sambil memainkan gawainya langsung menghentikannya disaat mendengar suara pintu kamar mandi terbuka.


"Kamu sudah selesai sayang?" tanya Mike sambil bangkit berdiri.


"Ia, kak. Kakak mandilah. Aku sudah menyiapkan air hangat untuk kakak" ucap Lusi sambil mengeringkan rambutnya pakai handuknya.


Mike langsung menarik Lusi kedalam pelukannya saat Lusi berjalan disampingnya. Mike dapat mencium aroma rambut Lusi.


"Terimakasih sayang" bisik Mike ditelinga Lusi.


"Untuk apa kak?" tanya Lusi dengan bingung.


"Karena kamu mau menjadi istri ku. Aku sangat beruntung mendapatkan mu. Aku tidak menyangka kalau kamu akan menerima diriku" ucap Mike.


Lusi langsung memutarkan tubuhnya dan kini mereka saling berhadapan. Lusi langsung memeluk pinggang Mike.


"Seharusnya aku yang berterimakasih kepada kakak. Kakak memiliki diriku untuk menjadi istri mu. Padahal aku hanyalah gadis yatim piatu dan miskin" ucap Lusi dengan tersenyum manis.


Kini mata mereka saling bertemu, dari mata mereka terpancar kebahagiaan. Mike mencium kening Lusi dengan penuh kasih sayang, sedangkan Lusi memejamkan matanya disaat Mike mengecup keningnya.


***


Mike keluar dari dalam kamar mandi dengan pakaian santainya. Saat dia keluar dia melihat istrinya sudah berada dibalik selimut dengan memejamkan matanya.


Mike sangat mengerti kalau saat ini istrinya itu pasti sangat lelah. Karena tidak ingin mengganggu istirahat istrinya, Mike pelan-pelan naik keatas tempat tidurnya.


Mike langsung menarik Lusi kedalam pelukannya dengan hati-hati, supaya Lusi tidak terbangun. Ternyata usahanya sia-sia, Lusi pelan-pelan membuka matanya karena dia merasa terusik dengan tidurnya.


"Em... Kak Mike" gumam Lusi saat menyadari kalau Mike lah yang menggangu tidurnya.


"Tidurlah sayang. Maaf aku sudah mengganggu tidur mu" ucap Mike dengan pelan sambil mengelus rambut Lusi, supaya Lusi kembali memejamkan matanya.


Karena Lusi sangat lelah, akhirnya Lusi kembali memejamkan matanya. Lusi memeluk suaminya dengan setengah sadar.


Tentu saja hal itu membuat Mike bahagia. Meskipun dimalam pertama mereka, mereka tidak melakukan hal yang biasanya dilakukan pengantin baru. Mike tetap bahagia, karena mulai malam ini dia bisa memeluk Lusi saat tidur, bukan memeluk bantal guling lagi.


****


***Maaf ya saya semalam saya tidak bisa up.🙏

__ADS_1


Saya ingin mengucapkan terimakasih karena masih setia dan memberi dukungan kepada karya saya🙏***


__ADS_2