
Awalnya Lusi ingin menjerit tapi tidak terjadi karena melihat keindahan dihadapannya. Luis tidak menyangka kalau tubuh suaminya sangat sempurna. Lusi terus memperhatikan tubuh Mike yang sixpack, Lusi jadi menghayal saat dia tangannya menjelajahi tubuh suaminya yang sixpack itu. Dia tidak menyadari kalau saat ini Mike sudah berada di belakangnya dan masuk ke dalam bathtub bersama dirinya.
Mike menyadari kalau saat ini istrinya lagi terpesona dengan tubuhnya. Dengan sigap Mike memeluk Lusi dari belakang. Karena sentuhan ditubuhnya membuat Lusi sadar.
"A..apa yang sedang kamu lakukan kak?" tanya Lusi dengan gugup sambil memberontak untuk Mike melepaskan pelukannya.
Lusi merasakan sesuatu yang berbeda saat kulit mereka saling bersentuhan tanpa ada halangan.
"Tentu saja mandi sayang. Aku ingin kita akan mandi bersama mulai saat ini. Dan ini pemanasan untuk kita sebelum kita melakukan malam pertama kita" bisik Mike ditelinga Lusi.
Entah kenapa kini Lusi merasakan seperti ada aliran listrik yang mengalir dalam tubuhnya. Dia sangat ingin memberontak karena sentuhan Mike yang telah menjalar ke seluruh tubuhnya. Karena bukan hanya tangan Mike saja yang bekerja, tapi bibir Mike juga.
Pikirannya sangat berbeda dengan tubuhnya saat ini, Tubuhnya seperti sangat menikmati apa yang dilakukan Mike padanya.
Lusi sangat menyadari kalau dia tidak boleh egois, karena Mike sudah berhak atas tubuhnya mulai sekarang. Dan apa lagi yang mereka lakukan saat ini bukanlah dosa, karena mereka telah sah menjadi suami istri.
Setelah menikmati keindahan tubuh istrinya Mike, membantu istrinya untuk mandi. Karena dia melihat wajah Lusi yang sangat lelah dan kedinginan karena perbuatannya.
***
Setelah membantu Lusi mandi, Mike menggendong Lusi dengan style bridal. Lusi sebenarnya sudah menolak, karena dia sangat malu pada Mike mengingat bagaimana dirinya sangat menikmati apa yang mereka lakukan tadi. Karena Mike yang sangat keras kepala, membuat dirinya hanya diam dan pasrah saja.
Mike mendudukkan Lusi ke atas tempat tidur mereka.
Ting..Ting..
"Kamu tetap disini. Aku akan melihat dulu siapa yang datang. Sepertinya makanan kita sudah datang" ucap Mike sambil mengelus pipi Lusi dengan lembut.
Tanpa menunggu jawaban dari Lusi, Mike langsung pergi untuk melihat siapa yang datang.
Hanya tempo dua menit Mike kembali datang membawa makanan yang dia pesan pada pihak hotel. Mike tidak mengijinkan pelayan hotel tersebut masuk kedalam karena dia tidak pelayan itu melihat istrinya.
"Sayang kita makan dulu ya" ucap Mike sambil mendorong troli makanan mereka ke samping tempat tidur dimana Lusi duduk menunggu dirinya.
__ADS_1
"CK...Apa sekarang kakak sudah ganti profesi" ucap Lusi dengan menahan ketawanya.
Melihat Mike mendorong troli makanan mereka membuat Lusi ingin sekali ketawa. Karena ini pertama kalinya dia melihat Mike seperti itu.
"Tidak masalah, sayang kalau hari ini aku akan ganti profesi. Aku ingin hari ini aku akan siap memberikan pelayanan yang terbaik untuk istriku tercinta" ucap Mike sambil membuka makanan mereka.
Mendengar ucapan Mike membuat hati Lusi menghangat.
"Tapi kak, seharusnya aku lah yang melayani kakak. Bukan kakak yang melayani ku!" ucap Lusi menatap Mike dengan serius.
Karena setahu dia seorang istrilah yang harus melayani suaminya. Bukan seorang suami yang melayani istrinya. Mendengar ucapan Lusi, Mike langsung menghentikan kegiatannya dan duduk di samping Istrinya. Mike langsung memegang kedua pundak Lusi sambil menatap Lusi dengan penuh kelembutan.
"Aku tahu itu, tapi aku sangat senang melayani istriku. Kalau kamu ingin melayani ku, kamu bisa melakukannya disana" ucap Mike dengan tersenyum penuh arti sambil menunjuk kearah tempat tidur mereka dengan matanya.
Lusi yang sangat paham apa yang dimaksud Mike, langsung menunduk kepalanya. Karena dia sangat malu pada Mike, dan tiba-tiba saja dia teringat dengan apa yang mereka lalui di kamar mandi.
Mike yang melihat istrinya saat ini malu padanya, membuat dirinya semangat menggoda istrinya.
Cup...
Cup...
Mike kembali lagi mencium kembali Lusi, tapi kali ini tidak singkat. Lusi yang masih terkejut membuat dirinya lupa untuk bernafas. Sehingga membuat dirinya kehabisan oksigen. Dengan cepat Lusi memukul lengan Mike.
Mendapatkan serangan dari istrinya, membuat Mike langsung melepaskan istrinya dengan ketawa bahagia. Karena dia tahu kalau istrinya pasti kehabisan oksigen karena ulahnya.
"Ish... Kak Mike buat aku kehabisan oksigen" ucap Lusi dengan kesal sambil memanyunkan bibirnya.
"Hahaha. Sayang itu kamu sendiri yang salah. Kalau kamu tidak lupa bernafas, kamu tidak akan kehabisan oksigen" ucap Mike dengan menertawai istrinya yang telah menyalahkan dirinya.
"Tapi kamu suka kan" ucap Mike dengan mengedipkan matanya.
"Astaga! Kakak kok jadi mesum sih, sekarang"
__ADS_1
"Hahaha. Tidak ada yang salah kalau mesum sama istri sendiri sayang" ucap Mike dengan terkekeh.
Karena kesal dengan tingkah mesumnya Suaminya, Lusi memilih makan saja. Melihat istrinya ngambek, membuat Mike berhenti ketawa. Dia langsung melanjutkan kegiatannya tadi yang sempat berhenti, melayani istrinya. Mike menyediakan makanan yang ingin dimakan istrinya.
***
Selesai makan, Lusi ingin mengambil bajunya yang masih berada dalam koper. Saat dia mencari baju yang akan dipakainya, dia tampak terkejut melihat isinya.
"Astaga... Kak Mike" teriak Lusi memanggil Mike yang berada di luar balkon kamar mereka.
Mike yang mendengar teriakkan Lusi, membuat dia langsung laru masuk kedalam.
"Sayang, kamu kenapa?" tanya Mike dengan cemas.
"Kak, lihat baju apa ini? Kenapa semuanya begini sih isi bajunya?" ucap Lusi dengan kesal sambil menunjukkan baju yang sangat tipis itu pada Mike.
Mike yang melihat itu langsung tersenyum bahagia. Mike sangat tahu itu ulah Miranda dan Dina. Karena mereka yang membantu menyusun baju Lusi. Dalam hati Mike dia ingin sekali berterima kasih pada adiknya dan Dina.
"Aku tidak tahu sayang" ucap Mike dengan tersenyum.
"Ish.. Kalau begini aku pakai baju apa? Masa, aku pakai baju ini!" ucap Lusi dengan kesal.
"Hahaha. Tidak apa-apa dong sayang. Lagian hanya kita berdua saja yang ada didalam. Apa kamu yakin hanya memakai baju mandi kamu saja satu malam ini?"
"Tapi, kak. Aku sangat tidak nyaman kalau pakai yang beginian!"
"Sudah dong sayang, untuk malam ini saja. Besok kita akan cari baju santai yang bisa kamu gunakan untuk kamu tidur" bujuk Mike.
Dengan terpaksa Lusi memakai baju yang kurang bahan itu. Dia juga tidak memakai baju jubah mandinya karena agak sedikit lembab baginya.
Saat dia menggantikan pakainya, dia dapat melihat jelas pakaian dalamnya dibalik bajunya.
"Ini sama aja aku tidak pakai baju kali. Tapi, ya sudahlah dari pada aku baju jubah mandi ku yang basah itu" gumam Lusi sambil menatap dirinya dari cermin.
__ADS_1
****