
Sesampainya di dalam pesawat, Mike langsung menarik Lusi masuk kedalam kamar pria untuk mereka. Dia tidak ingin ada satu orang pun melihat dia bermesraan dengan istrinya.
"Kakak mau tidur?" tanya Lusi saat mereka masuk kedalam dan melihat ada tempat tidur yang cukup luas.
Jleb...
Mike langsung memeluk Lusi dari belakang dan mencium kepala Lusi dari belakang. Lusi sangat terkejut dan detak jantungnya berdegup kencang.
"Aku ingin kita berduaan saja sayang selama dalam perjalanan" bisik Mike ditelinga Lusi hingga membuat Lusi jadi gugup dan kini wajahnya memerah seperti kepiting rebus.
Mike menarik Lusi supaya ikut bersamanya rebahan. Di atas tempat tidur, Mike terus memeluk Lusi dengan erat. Kini wajah mereka saling berhadapan dengan jarak satu inci. Sehingga mereka berdua bisa merasakan nafas pasangan mereka masing-masing.
"Kak, kita mau kemana?" tanya Lusi untuk menghilangkan kegugupannya karena Mike dari tadi terus menatap wajahnya sambil mengelus pipinya.
"Aku ingin membawa mu ketempat yang yang sangat indah" ucap Mike dengan tersenyum manis, pandangannya tidak pernah sekalipun lepas menatap wajah cantik istrinya.
Tanpa aba-aba Mike langsung menyambar bibir ranum istrinya. Mendapatkan serangan dadakan dari Mike membuat Lusi membulatkan kedua matanya Lusi tetap diam saja, dan menutup mulutnya. Lusi membiarkan apa yang dilakukan Mike pada bibirnya. Karena dia tidak apa yang harus dilakukannya.
Mike yang merasa Lusi tetap diam saja, tidak membuka mulutnya, Mike menggigit kecil bibir bawah Lusi, sehingga membuat Lusi membuka mulutnya karena kesaktian.
Mike langsung mengambil kesempatan untuk masuk lebih dalam lagi. Lusi sangat kaget karena Kini Mike menciumnya semakin dalam, Lusi menutup matanya untuk dapat menikmatinya. Lama-kelamaan Lusi mulai mengikuti permainan suaminya.
Tidak ada satupun dari antara mereka yang berhenti, karena mereka masih terus ingin menikmatinya.
Lusi yang mulai merasakan pasokan oksigennya mulai habis dan apalagi tangan Mike sudah sangat nakal masuk kedalam bajunya terus mengelus perutnya, membuat Lusi sadar tentang keberadaan mereka sekarang. Lusi langsung memukul lengan Mike untuk menghentikannya, dia tidak ingin Mike melakukannya semakin jauh. Mike langsung melepaskan ciumannya karena dia sangat paham kalau saat ini istrinya pasti kehabisan oksigen.
"Kak, kamu mau buat aku mati?" tanya Lusi dengan kesal pad Mike yang membuat dia susah bernafas.
"Hehehe. Maaf sayang, habisnya kamu sangat manis" ucap Mike tanpa bersalah.
"Ish.. Memangnya aku permen!" ucap Lusi yang masih kesal.
__ADS_1
Mike merasa gemas melihat Lusi yang cemberut karena dirinya. Mike mengelus pipinya Lusi dengan lembut sambil menatap Lusi dengan penuh gairah. Mike merasa saat ini tubuhnya penuh gairah, tapi dia masih sadar kalau dia tidak boleh melakukannya di sini. Dia ingin melakukannya ditempat yang yang tidak akan mereka lupakan seumur hidup mereka.
"Maaf ya sayang" ucap Mike dengan tulus.
Lusi yang melihat ketulusan Mike meminta maaf padanya, membuat Lusi sangat bahagia. Lusi langsung mengangguk kepalanya dengan tersenyum.
"Ya, sudah temani aku tidur." ucap Mike sambil menarik Lusi kedalam pelukannya.
Mereka yang berada dalam pelukan Mike merasakan kenyamanan. Tapi dia sangat penasaran akan kemana Mike membawanya pergi.
"Kak, kita mau kemana? Kenapa kita harus pakai pesawat pribadi?" tanya Lusi dengan penasaran.
"Kamu akan tahu nanti. Aku memilih naik pesawat pribadi supaya kita bisa menikmati kebersamaan kita saja" Ucap Mike sambil memejamkan matanya.
Tidak butuh waktu yang lama akhirnya kedua insan itu tertidur, karena memang mereka masih sangat ngantuk. Rasa lelah mereka semalam masih terasa sampai sekarang.
***
Dia memilih membuka usaha sendiri karena dia tidak ingin bergabung dengan perusahaan papanya. Papanya memiliki usaha di bidang Perternakan dan bisnis perhiasan, pekerjaan yang tidak dia mengerti sama sekali.
Bian yang baru pulang dari Singapura memilih langsung pulang ke rumah pribadinya. Dia ingin melampiaskan nafsunya kepada wanita yang kini dia sembunyikan di rumah pribadinya. Apalagi dia saat mendengar kalau Lusi dan Mike sudah resmi menikah dan kini telah pergi bulan madu.
"Dimana wanita itu?" tanya Bian pada salah satu anak buahnya yang ditugaskan untuk menjaga Cinta, saat dia masuk kedalam rumahnya.
"Ada dikamarnya, bos!"
"Apa dia melakukan hal yang aneh-aneh?"
"Tidak bos. Dia hanya menghabiskan waktunya untuk merawat tanaman buang yang dibelakang"
"Baiklah. Kalian boleh keluar. Viky, jangan ada kasih orang masuk kedalam, kecuali saya panggil" ucap Bian pada asisten kepercayaannya.
__ADS_1
"Baik, tuan"
Vicky dan dua orang bodyguard Bian langsung menunduk kepalanya kepada Bian sebelum mereka pergi.
Melihat anak buahnya pergi, Bian langsung pergi naik keatas menuju kamar Cinta. Entah kenapa dia sangat merindukan Cinta sejak dia pergi ke Singapura.
Saat dia masuk kedalam kamar dia sangat terkejut melihat Cinta yang hanya menggunakan handuk untuk menutupi tubuhnya,. sedang mencari pakaian di dalam lemari.
Bian merasa saat ini hawa panas tubuhnya naik karena didepan matanya Cinta melepaskan handuknya, sehingga Bian melihat tubuh Cinta yang polos. Dengan tidak sabaran Bian langsung cepat membuka bajunya yang masih menempel di tubuhnya dan langsung mengangkat Cinta ke atas tempat tidur.
Cinta sangat terkejut karena Bian berada dalam kamarnya, apalagi dia melihat tubuh Bian sangat polos.
Akhirnya pagi itu terjadi adegan panas mereka berdua. Cinta sebenarnya ingin menolak tapi apalah daya tidak memiliki kekuatan untuk melawan Bian.
Cinta hanya bisa pasrah apa yang dilakukan Bian padanya. Meskipun dia meneteskan air matanya, Cinta sangat yakin kalau Bian tidak akan pernah peduli.
***
Kini dikediaman keluarga Samuel, Samuel bersama istrinya Venesia sedang mengobrol bersama Monika dan Sisil.
"Kak, apa kamu tidak bisa membantu keponakan mu?" tanya Monika pada kakaknya Samuel.
"Tidak, Mon. Aku tidak ingin melakukan kesalahan yang sama kedua kalinya. Kakak mohon tolong kamu berubah dengan niat kamu itu." ucap Samuel pada Monika dengan wajah sendu.
"Kenapa sih kakak seperti ini. Kakak berubah sekarang. Apa karena wanita ini yang menghasut kakak?" ucap Monika dengan emosi sambil menunjuk Venesia.
"Jaga bicara kamu Monika. Dia kakak ipar kamu" Teriak Samuel dengan emosi.
Benar apa yang dikatakan Monika, semenjak Samuel dan Venesia pindah ke Inggris. Venesia perlahan-lahan mulai membuat Samuel berubah jadi suami yang baik. Apalagi saat itu Venesia akan bunuh diri bersama putranya kalau Samuel tidak berubah. Karena cintanya yang sangat besar pada Istrinya dan putranya, Samuel mengubah sifatnya.
****
__ADS_1