
Lusi langsung memeluk suaminya dengan erat, dia tahu kalau saat ini suaminya diam karena dirinya berpelukan dengan Roni.
"Maaf, mas. Ku mohon jangan diam begini, rasanya tidak enak. Aku tahu kamu marah sama aku karena tadi kan?" ucap Lusi dengan sendu, yang kini matanya sudah berkaca-kaca.
Mike tetap saja diam, padahal Lusi sudah meminta maaf padanya. Lusi tidak langsung menyerah, karena dia tidak sanggup suaminya mendiaminya terus.
"Mas, ku mohon padamu maaf kan aku. Pelukan kami tadi hanya pelukan sebagai sahabat saja, tidak lebih." ucap Lusi.
Mike langsung menarik Lusi untuk dapat menatap sang istri dengan tajam, karena mendengar ucapan Lusi.
"Bagaimana jika posisi ku padamu? Kalau kamu melihat aku dan mantan pacar ku berpelukan, lalu aku mengatakan kalau kami berpelukan hanya sekedar sahabat saja bagaimana? Aku suami kamu, tapi kamu berpelukan dengannya didepan mataku, Lus! Apa tindakan kamu itu benar?" ucap Mike dengan emosi.
Air matanya yang dari tadi ditahannya supaya tidak keluar, kini sudah tidak bisa terbendung lagi. Dia menangis karena dia merasa sedih, ini pertama kalinya suaminya marah begitu besar padanya. Lusi tahu kalau dia salah karena mengijinkan Roni memeluk dirinya tanpa minta ijin pada suaminya, padahal suaminya ada didekatnya. Lusi merasa sangat kecewa pada suaminya, karena dia sudah minta maaf dan menyadari kesalahannya. Tapi Mike tetap saja marah padanya.
Hiks hiks hiks...
"Aku tahu aku salah, maka karena itu aku meminta maaf padamu. Baiklah jika kamu masih marah, a..ku akan pulang sendiri" ucap Lusi dengan suara tercekat karena menangis.
Mike yang melihat istrinya menangis langsung merasakan dadanya seperti ditekan. Dia tidak sanggup melihat Lusi menangis seperti itu. Dia merutuki dirinya yang tidak bisa mengontrol emosinya dan merasa bersalah karena membentak istrinya padahal istrinya sudah meminta maaf padanya.
Saat tangan Lusi sudah siap membuka handle pintu mobil, Mike langsung menarik Lusi kedalam pelukannya. Lusi memberontak untuk dilepaskan dari pelukan suaminya. Tapi Mike tetap memeluk Lusi yang semakin erat. Dia tidak mau istrinya pergi tanpa dirinya.
"Maaf, sayang. Maafkan aku sudah membuat kamu menangis, seharusnya aku tidak seperti itu karena kamu sudah meminta maaf" bisik Mike ditelinga Lusi sambil mengelus rambut Lusi dengan lembut.
Mendengar Mike meminta maaf padanya, membuat Lusi langsung berhenti memberontak untuk dilepaskan. Tapi tangisannya semakin kuat, sehingga membuat Mike semakin sedih. Mike terus membisikkan kata-kata maaf pada istrinya. Untung saja mereka tidak membawa supir pribadi mereka, kalau tidak pasti keributan mereka ditonton oleh supir mereka.
Setelah Lusi merasa tenang, barulah Mike melepaskan pelukannya. Dia langsung menghapus air mata istrinya dengan menggunakan jari-jemarinya. Setelah itu Mike kedua tangannya diletakkan di pipi Lusi. Mike langsung mendongakkan wajahnya Lusi supaya mata mereka saling bertemu.
Mike merasa sangat menyesal telah membuat wanita yang dicintainya menangis, padahal dia sudah berjanji tidak akan pernah membuat Lusi menangis. Dengan penuh perasaan Mike mengecup mata istrinya yang tampak sangat bengkak karena habis menangis sambil mengucapkan kata maaf. Mendapatkan perlakuan manis dari Mike membuat Lusi jadi malu. Lusi langsung memeluk suaminya dengan erat untuk menutupi rasa malunya.
"Maaf kan aku juga, mas. Aku janji tidak akan melakukannya lagi" ucap Lusi dengan lembut.
Mike hanya mengangguk kepalanya saja sambil tersenyum bahagia. Setelah puas berpelukan, barulah mereka keluar dari parkiran restoran itu.
***
__ADS_1
Kini Lusi dan keluarganya yang lain sudah bersiap-siap buat kejutan pada Mike. Party kecil-kecilan untuk merayakan ulang tahun Mike. Hanya keluarga dan sahabat saja yang hadir.
Lusi pura-pura tidak mengetahui kalau suaminya hari ini ulang tahun. Mike juga tidak ingat kalau hari ini adalah hari ulangtahunnya. Lusi meminta tolong kepada papa Mertuanya untuk membuat Mike pulang jam 7 malam. Renaldo pun langsung menyanggupinya.
Dengan dibantu Miranda, Dina dan para pembantunya akhirnya jam lima sore masakan dan mendekor taman belakang rumahnya selesai. Lusi juga sudah menyiapkan kado yang sangat spesial untuk suaminya.
***
Mike merasa sangat lelah karena papanya memberikan pekerjaan yang sangat banyak padanya, apalagi papanya selalu mencari kesalahannya dan memarahi dirinya. Hingga membuat dirinya jadi hilang moodnya bekerja, ingin sekali dia pulang untuk memeluk suaminya. Karena setiap dia memeluk Lusi dia merasa rasa lelahnya hilang dalam sekejap.
Saat melihat jam menunjukkan pukul setengah tujuh, Mike memutuskan untuk pulang. Untungnya pekerjaan yang diberikan papanya sudah selesai.
Mike dengan semangat pulang ke rumah karena sudah sangat merindukan istrinya. Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam, akhirnya dia sampai di rumah.
Saat masuk kedalam rumah, dia melihat rumahnya tampak sepi. Mike langsung bertanya kepada pembantu yang baru saja lewat tentang keberadaan istrinya sekarang.
"Nyonya ada di taman belakang, tuan!" jawab pembantunya dengan sopan.
"Baiklah. Terimakasih ya Bi"
Mike langsung meletakkan tasnya di atas meja makan. Mike melangkah kan kakinya menuju taman belakang.
Bahagia ku bersamamu
Senang bila dekat denganmu
Kamu mahluk yang aku tuju
Yang lainnya aku tidak mau
Genggam erat tangan ku sayang
Dan jangan pernah kau lepaskan
Karena aku butuh bimbingan
__ADS_1
Cinta ku jangan kau lewatkan
Bahagia aku bila bersamamu
Tenang hatiku dalam pelukanmu
Tetap denganku hingga kau menua
Hingga memutih rambutmu
Senang hatiku hidup bersamamu
Belahan jiwa jagalah diriku
karena denganmu damai lah hatiku
menualah bersamaku.
Mike berjalan mendekati istrinya yang masih terus bernyanyi, dia tidak menyangka istrinya sangat pintar bernyanyi dan suara yang merdu.
Setelah menyelesaikan lagunya, Lusi menatap suaminya dengan tersenyum manis.
"Happy birthday sayang..." ucap Lusi sambil memeluk suaminya dengan erat.
Kemudian terdengar dari belakang Mike, orang-orang bernyanyi happy birthday sambil membawa kue yang sangat indah. Mike langsung melihat kearah belakangnya dan betapa terkejutnya Mike melihat seluruh keluarganya dan sahabatnya juga ada disana. Mike langsung melihat kearah istrinya yang masih belum ngerti kalau hari ini adalah ultahnya. Lusi langsung bergabung kearah keluarganya dan para sahabatnya.
"Surprise..." teriak mereka semua.
"Happy birthday..." ucap mereka serentak lagi.
Lusi langsung berlari memeluk Mike yang masih tampak diam saja.
"Mas, apa kamu belum sadar? Hari ini ulang tahun kamu." ucap Lusi dengan gemas karena suaminya masih belum sadar juga.
Setelah beberapa menit, Mike mengingat bulan dan tanggal hari ini. Barulah Mike sadar kalau hari ini memang ulang tahunnya. Mike merasa terharu dengan kejutan dari keluarga dan sahabatnya. Apalagi tadi istrinya bernyanyi dengan indah, dan lagunya merupakan isi hati istrinya.
__ADS_1
Acara party kecil-kecilan itu pun dimulai dengan penuh kebahagiaan. Terutama Mike, Mike menyuruh Baim untuk mengabadikan momen istimewanya saat ini. Karena dia ingin menyimpannya nanti, kalau sudah tua dia bisa memutarkan nya lagi bersama istrinya.
******