
Meskipun masih belum keluar dari zona kemiskinan Hasan sudah mampu menyewa rumah yang lebih bagus untuk istrinya dan kedua orangtuanya.
Hasan memutuskan tinggal terpisah dari kedua orang tuanya. Tapi tidak terlalu jauh. Mereka hanya dipisahkan jalan kampung saja.
Malam hari setelah memadu kasih dengan Siska sampai ranjang nyaris roboh, adalah waktu dimana otak Hasan bagaimana jaringan 5G.
Dia menghitung pengeluaran keluarga barunya dan keluarga seberang rumah dengan teliti.
"Biaya rumah, listrik, air, dan makan, untuk ayah dan ibu sekitar 3 - 4 juta sudah cukup. Lalu untuk keluarga baruku ditambah anak dalam kandungan Siska kemungkinan 6 - 7 juta sudah cukup. Aku menghitungnya berdasarkan uang yang aku dapatkan dari youtube, penghasilan ini bisa berubah sewaktu waktu yang membuat kondisi keuanganku jadi tidak pasti. Selain itu masih ada gaji 1,2 juta dari BPOM."
"Aku harus bekerja keras untuk bertahan hidup. Tidak masalah, karena sekarang mimpiku untuk menikah sudah terwujud. Tinggal mempertahankannya. Aku harus mencari ide bisnis baru."
***
Keesokan harinya, Hasan dan Siska masuk kerja bersama-sama.
"Selamat datang pengantin baru, jangan sampai status mempengaruhi kinerja kalian ya." Kata pak bos yang datang lebih dulu dari Hasan dan Siska.
"Baik bos," jawab Hasan bersamaan dengan istrinya.
Karena Hajeera sedang sakit teman Siska yang bernama Mina pun menjadi kameramen pengganti. Dia pernah bekerja di studio foto jadi agak pemilihan saat menentukan angle kamera.
Dikira ada tamu penting datang, Hasan terkejut mendapati rombongan mobil tentara di depan gedung BPOM.
Seorang pria berjas rapi keluar dari mobil paling depan. Dengan postur tegak dan mata yang seolah menatap tajam, pria itu berjalan mendekati penjaga pintu. Dia dan rombongannya sudah mendapatkan izin satpam untuk masuk.
"Permisi, saya Gusti Abraham dari Badan Pengawas Militer Nasional (BPMN)
"Kami mencari detektif bau?"
Satpam menunjuk ke Hasan. Perasaannya buruk akan kedatangan orang-orang ini.
"Ikut kami, ada panggilan negara yang mungkin bisa anda penuhi." Kata pria itu yang tidak berkedip sekalipun saat berbicara dengan Hasan.
__ADS_1
"Saya tidak paham maksud anda pak. Panggilan negara apa? Saya bukan anggota militer. Selain itu saya baru saja menikah jadi saya tidak tertarik bergabung ke militer." Ungkap Hasan dengan tegas.
Hasan menatap intens pria itu.
"Pak Hasan, sepertinya bapak salah paham. Kami tidak meminta bapak menjadi tentara. Tapi kami ingin merekrut bapak menjadi tim forensik kami. Kami sudah lihat keahlian bapak dalam mengenali racun. Bapak akan sangat cocok bekerja di balik tirai atau lebih tepatnya di kantor BPMN."
"Jadi saya tidak pergi ke medan perang langsung? Berapa gaji per bulannya?" Hasan mulai tertarik dengan pekerjaan itu.
"Kalau berdasarkan posisi yang saya tawarkan bapak akan mendapatkan gaji 20 juta per bulan, itu pun masih bisa naik lagi."
Hasan berpikir dengan kepala dingin di hadapan banyak orang yang menunggu keputusannya di balik mobil. Akhirnya Hasan memilih untuk tidak menerima pekerjaan itu.
"Katakan alasannya?" Tanya pak Abraham dengan wajah sekaku batu.
"Saya tidak memiliki keberanian untuk bergabung maupun berafiliasi dengan militer. Saya hanya ingin hidup dengan tenang." Hasan bermonolog. "Saya bukan pemberani seperti anda sekalian." Tambahnya.
Abraham menurunkan pandangannya lalu berbalik.
"Baiklah kalau anda tidak tertarik dengan bidang pekerjaan ini. Kalau begitu kami akan pergi dahulu."
Abraham berbohong kalau nomor yang tertulis disitu adalah nomornya.
Abraham pun masuk ke mobil. Mobil Abraham pun meninggalkan halaman kantor BPOM diikuti deretan mobil sedan hitam lainnya.
Kala itu Hasan tidak mengetahui kalau pertemuannya dengan pasukan Abraham merupakan awal dari perjalanan panjang mencari farfum LP Trauma Apple.
Semenjak hari itu juga Hasan rutin membuat konten youtube dan mulai memperbanyak jadwal syuting nya. Dari yang awalnya hanya padat di hari sabtu sekarang juga melebar ke hari minggu.
Bahkan dalam satu bulan Hasan hanya mendapatkan 2 hari libur tanpa kerja, selebihnya dia habiskan untuk turun ke lapangan, syuting konten youtube, dan belajar dengan Dokter Brian.
Siska yang takut Hasan kelelahan bekerja meminta Hasan mengurangi jadwal nya. Hasan pun mengabulkan permintaan istrinya dengan tidak menerima pekerjaan apapun saat hari minggu.
"Bos menaruh kepercayaan penuh padaku. Beliau mengizinkanku mengatur sendiri jadwal yang aku punya dan bertanggung jawab atas pilihan itu." Tulis Hasan di obrolan dia dan istrinya.
__ADS_1
Semuanya tampak baik-baik saja sampai...
"Aku ingin berhenti menjadi penulis script mu. Ini surat pengunduran diriku."
Sampai suatu hari Hajeera memutuskan untuk berhenti Berpartner dengan Hasan.
Hajeera mengutarakan alasannya. "Aku sudah lelah bekerja lembur setiap hari. Waktu istirahat ku sangat sedikit dan aku merasa semakin jauh dari keluarga. Awalnya channel youtube ini dibuat untuk memperkenalkan detektif bau ke masyarakat agar citra baik perusahaan terbangun, tapi semakin lama penonton channel ini semakin banyak, semuanya menaruh kepercayaan penuh pada detektif bau yang hebat dan setiap minggu tantangan demi tantangan datang silih berganti. Menurutku kau sudah mampu mengurus channel ini sendiri, tuan gila kerja. Aku berhenti di titik ini, di 2 juta subcriber."
Hasan mengkritik keputusan Hajeera seolah dia tidak terima dengan keputusan bulat yang diambil Hajeera.
"Aku tidak mengerti denganmu. Padahal kita bisa mendapatkan banyak uang dari channel ini lebih dari yang bisa bos berikan. Kumohon pertimbangkan lagi keputusanmu untuk berhenti? Aku akan merekrut beberapa asisten baru untuk menggantikanmu, jadi kau tinggal menulis script saja, bagaimana?" Tawar Hasan dengan naluri lintah darat.
Namun tetap saja Hajeera yang sudah muak tetap berhenti membantu Hasan.
Hal ini Hajeera lakukan untuk mengajari Hasan betapa pentingnya waktu bersama keluarga setelah mendengar cerita Siska.
"Sudah jangan terlalu bersedih, channel kita sudah cukup besar, uang juga akan mengalir dengan deras. Saranku kamu kurangi jam syuting kamu, kamu juga kelelahan karenanya kan?" Siska datang untuk menegur suaminya dengan halus.
Namun bukannya mengurangi jam tayang dia malah semakin gencar me youtube hingga mengganggu pekerjaannya sebagai petugas BPOM.
Bos mereka yang geram dengan tingkah Hasan yang tidak bisa diatur mulai menyebutnya sebagai kacang lupa kulitnya.
***
4 bulan kemudian...
Channel Smell Detective telah tembus angka 5 juta subscriber berkat kerja keras dan ketekunan Hasan.
Hal ini pun disambut baik oleh teman teman kantornya. Mereka mengadakan pesta kecil kecilan di rumah Hasan. Hajeera juga turut hadir di pesta itu.
Kegiatan yang mereka lakukan di pesta itu tidak lain makan besar. Mereka memesan 30 porsi sate untuk dimakan oleh 20 orang.
Hasan melarang kawan kawannya membawa minuman mabuk ke rumahnya.
__ADS_1
***