A Unique Path Become CRAZY RICH

A Unique Path Become CRAZY RICH
59. Mendapatkan sang bayangan


__ADS_3

"Dengarkan, mulai saat ini Burn Shadow dan adiknya menjadi bagian dari kita."


"Siap pak!"


Kolonel Graham menjelaskan tugas Burn Shadow. Dia akan bekerja secara terpisah yaitu dari dalam kamar agen sebagai informan khusus yang menangani jaringan data rahasia yang tidak bisa diakses oleh pegawai biasa.


Sebagai bayaran atas akses yang lebih tinggi itu Burn Shadow harus bekerja selama 9 - 12 jam selama sehari.


Persetujuan tercapai dan data rahasia kembali ke tangan departemen. Akhirnya Hasan bisa pulang.


***


Burn Shadow menolak room tour karena dia sudah tahu seluk beluk bangunan itu. Adiknya yang ketus meminta Lim untuk langsung menunjukkan kamar mereka daripada basa basi membuang waktu.


Lim tetap sabar menghadapi mereka.


Burn Shadow dan adiknya diberikan kamar yang berbeda di samping kamar Lim.


"Kalian boleh membawa apapun kesini, disini harta berharga kalian terlindungi dari ancaman pencuri dan bencana alam tidak akan meruntuhkan tempat ini. Ngomong-ngomong karena sekarang kita satu agensi kalian boleh mengetahui nama asliku. Aku Cha Hae Lim dari Korea Utara."


"Aku tidak akan memberitahu nama asliku, tapi senang bertemu denganmu Lim." Burn Shadow berjabat tangan dengan Lim.


"Ini adikku, panggil saja dia Kyle, dia agak ketus ketika berbicara dengan orang selain kakaknya."


"Senang bertemu denganmu Lim, kau sangat cantik dengan gaya yang jarang orang lain gunakan." Lim memuji.


Namun pujian itu ditanggapi dengan berbeda oleh Kyle. "Asal kau tidak memanggilku rambut sawi seperti pria kasar itu, aku tidak akan mengganggumu."


Lim menunjukkan kamarnya ke Shadow dan Kyle. Kamarnya di rancang feminim oleh Lim sendiri. Penuh boneka dan meja make up.


Silverblade memantau mereka dari hp nya yang terhubung dengan kamera pengawas di kamar Lim.


"Kau masih memasang kamera di kamar agen perempuan?" Menurut Kolonel Graham itu kebiasaan yang tidak baik.


"Mau bagaimana lagi, kita harus mengawasi agen kita." Silverblade menyangkal dengan cara yang lucu.


"Hentikan itu Silverblade, kita punya banyak pekerjaan setelah menerima 2 agen baru."


Seharusnya DKK hanya memiliki 5 orang agen. Dengan masuknya Shadow dan adiknya Kyle jumlah agen menjadi 7.


Karena DKK Selatan sudah melanggar peraturan mereka harus menerima akibatnya. Burn Shadow dan adiknya Kyle harus memberikan data mereka ke pusat. Akibatnya DKK Selatan harus menghadapi gempuran agen freelance yang ingin bergabung juga.


Hasan kembali ke kantor saat kantor sudah penuh dengan pelamar.


"Permisi, ada apa kalian berkumpul di gedung ini?" Tanya Hasan ke salah satu pria berjas rapi yang membawa berkas.


"Kami sedang melamar pekerjaan. Melihat kau tidak tahu apa yang sedang terjadi sepertinya kau bukan agen disini."

__ADS_1


"Iya, aku memang bukan pegawai disini."


Pintu depan sesak ruah oleh pelamar. Hasan pun masuk lewat pintu samping tersembunyi di antara tempat sampah.


Hasan berhasil masuk dan bertemu Lim.


"Kenapa tiba-tiba ada banyak sekali pelamar?"


"Ini karena kita menerima agen baru. Secara teknis di setiap Departemen hanya boleh ada 5 agen sedangkan DKK kita ada 7. Informasi ini bocor keluar dan sampai ke telinga para agen Freelance. Agen yang tidak direkrut departemen manapun karena kemampuan mereka tidak memenuhi standar." Keterangan Lim memberi Hasan ide untuk membereskan masalah ini.


***


"Kolonel! Berapa banyak agen yang bisa kita miliki?" Tanya Hasan.


"Hanya 5 seharusnya, aku tidak berpikir untuk memecat salah satu diantara kalian."


"Aku punya ide untuk mengurus mereka semua. Kalau anda berkenan, biarkan saya mengurusnya." Hasan meminta izin dengan sopan, menundukkan kepala serendah dada.


"Beritahu aku dulu sebelum menjalankan rencanamu."


Hasan menjelaskan dengan ciri khasnya. Menggunakan event di novel HATS, tepatnya di volume 8 saat tokoh utama yang hendak mendaftar sebagai hunter dihalangi olehnya kandidat kandidat lainnya.


***


Setelah perundingan singkat Kolonel Graham memutuskan membuat sebuah tantangan bagi pelamar. Tantangannya hanya satu, mengalahkan agen ke 6 dan ke 7 DKK Selatan yang ahli menggunakan komputer.


Burn Shadow memakai topeng animal lucu yang Lim pajang di kamarnya.


Hasan membuat peraturan leveling. Maksudnya semua pelamar harus bisa mengalahkan Burn Shadow terlebih dahulu kalau ingin lanjut menantang Kyle. Dengan begitu orang-orang akan berpikir kalau Kyle lebih bertalenta dari kakaknya.


"Silakan masuk! 6 rekrutmen pertama."


Burn Shadow gugup seruangan dengan banyak pria.


"Jangan gugup, mereka tidak akan melakukan hal buruk selama ada aku disini." Kata Lim yang memakai topeng kelinci lucu.


Hasan mengganti pakaiannya karena tadi dia sempat menunjukkan wajahnya pada para pelamar.


Hasan dan Beyond Birthday bertugas menjaga antrean yang memanjang sampai pintu depan.


6 penantang pertama berhasil dikalahkan oleh Burn Shadow dalam tantangan Hacker. Kebanyakan pelamar gugur dalam tantangan itu. Burn Shadow sangat cepat dalam menulis coding, bahkan dalam 12 kali membuat sebuah coding dia hanya mengalami typo satu kali.


Hingga malam hari, akhirnya 82 pelamar pulang dengan kegagalan.


Burn Shadow yang kelelahan fisik dan pikiran di gendong oleh BB ke kamarnya.


"Akhirnya, apa sekarang aku boleh pulang? Sayang sekali besok sudah senin." Tanya Hasan ke Silverblade.

__ADS_1


"Pulanglah, waktu lemburmu ini akan dimasukkan ke dalam gajimu."


Satu jam lembur dihargai 500 k, jadi 4 jam lembur \= 2 juta rupiah..


"Tidak rugi resign dari BPOM."


Hasan pulang dengan sepeda motor barunya yang dia beli siang tadi.


Silverblade mendatangi kamar Kyle dan Shadow.


"Ada apa malam malam datang kesini?" tanya Kyle dengan nada ketus.


"Aku dengar kalian melubangi dinding kamar supaya bisa bersama. Kalian ini benar-benar... "


Silverblade masuk dan melihat dinding kamar Kyle yang berlubang.


"Kata kolonel Graham kami bebas meletakkan apapun di kamar asalkan tidak melanggar peraturan dan memberi kenyamanan. Jadi aku lubangi dinding supaya kami tetap bersama." 


Mendengar alasan Kyle Silverblade hanya bisa menghela nafas panjang.


Kyle memperhatikan Silverblade, pria itu memiliki luka yang aneh di leher sebelah kanannya.


"Luka apa itu di leher kanan? Kelihatan seperti bekas gigitan manusia."


"Oh ini... "


"Ini bekas gigitan mantanku. Terakhir kali kami bertemu kami bertengkar hebat dan dia memberiku luka ini. Seperti yang kau lihat, gigitannya sangat kuat sampai membekas di leherku sampai sekarang. Wanita itu seperti serigala."


Silverblade mengajak Kyle yang tidak bisa tidur berbincang santai. Silverblade mengaku sering menginap di kantor karena rumahnya jauh. Kyle memiliki alasan yang mirip. Dia tidak mau pulang karena rumahnya sangat jelek.


***


Keesokan harinya, saat Hasan datang ke kantor Burn Shadow menagih janjinya meminjamkan buku HATS.


Gadis itu meminta dengan senyum manis, dia mengenakan make up tidak terlalu tebal, dan kantung matanya sudah hilang. 


Burn Shadow yang suram bertransformasi menjadi gadis cantik setelah berhasil menemukan data Amy Giselline, mantan kolonel sebelumnya.


***


.................................................................................


Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.


Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁


.................................................................................

__ADS_1


__ADS_2