
Carol senang menunjukkan dua sisi berbeda dirinya pada Hasan, sementara Hasan menahan lapar di perutnya, dia tidak menerima traktir an makan Carol dan berakhir pulang dalam keadaan perut kosong.
"Bunyi apa tadi?" Carol celingak celinguk ke Hasan.
"Bukan apa-apa, hanya suara perutku. Saya tidak sabar ingin makan di rumah."
Carol baru sadar kalau dia dan Hasan sudah bermain di kantor selama 10 jam. Jam kerja Hasan sudah berakhir sejam yang lalu.
Menyadari ini Carol pun tertawa. Dia meminta diantarkan ke rumahnya yang cukup jauh belokannya.
"Terima kasih, kau sangat baik."
Carol menungging di jendela mobil Hasan.
"Tidak apa-apa nona, sudah tugas saya menjaga anda. Saya harap hari esok masih sedamai ini."
Carol mengguruti di dalam hatinya, setelah itu Hasan tancap gas ke rumah.
Terlihat di kaca spion Carol melambaikan tangannya pada Hasan.
"Wanita yang aneh, tapi manis." Gumam Hasan.
Saat sudah hampir sampai di rumah Hasan mendapat telepon dari Silverblade. Silverblade terdengar panik di telepon, dia meminta Hasan secepatnya pergi ke kantor.
Sedikit malas, Hasan pun menjalankan mobil dengan kecepatan normal.
Sesampainya Hasan di kantor dia sudah terlambat. Silverblade nampak babak belur dengan belasan bibir wanita di lehernya.
Beyond Birthday yang melihat sekilas kejadiannya menjelaskan kalau Silverblade tadi diserang oleh seorang wanita mesum.
Hasan memicingkan matanya melihat bekas lipstik wanita di kulit Silverblade.
"Siapa wanita itu?" Tanya Hasan dengan masih mencurigai Silverblade.
"Dia Mika Greywolf. Wanita bisnis dari Grace Company yang pernah kau temui di BPOM."
Mika Greywolf, wanita itu adalah utusan yang datang bersamaan dengan Silverblade. Kalau kalian ingat Silverblade sempat terganggu oleh kehadiran wanita itu.
"Wanita itu menciummu? Disini? Apa kau yakin? Mungkin saja kau salah lihat." Hasan mengulang ulang ucapannya sebagai bentuk ketidakpercayaan. Karena berdasarkan ingatannya Mika Greywolf itu adalah wanita yang dingin.
__ADS_1
Hasan hanya tahu sifatnya di depan umum. Silverblade pun menunjukkan rekaman dia dan Mika Greywolf ngobrol di ruang tamu.
Awalnya Mika datang untuk membahas soal kedekatan CEO Carol dengan agen DKK, Hall Fame. Mika tahu presiden perusahaan mereka kabur bersama agen hari ini.
Kekhawatiran Mika bukan tanpa alasan. Carol adalah wanita yang akan segera bertunangan, dan dia ditugaskan menjaga Carol dari sentuhan pria lain. Bahasa gampangnya overprotektif.
Yang tidak diketahui Mika adalah fakta bahwa Silverblade sedang mabuk. Dia tidak mendengarkan Mika dan malah menggodanya dengan brutal.
Sosok Silverblade yang sedang mabuk itu sangat menawan di mata Mika. Entah kenapa Mika malah memabukkan dirinya sendiri dengan minuman beralkohol.
Silverblade tidak sadar, Greywolf tidak sadar. Greywolf mengecup leher Silverblade tidak hanya sekali. Silverblade tersadar beberapa menit sebelum Greywolf sadar, saat itulah dia menelepon Beyond Birthday.
BB datang saat Greywolf sudah sadar. Sedangkan Hasan datang 12 menit setelah Greywolf pergi.
Hasan geram mengetahui kesia siaannya datang ke kantor, padahal ini malam minggu dan hampir senja.
"Maafkan aku kawan-kawan, aku tidak menyangka wanita menyeramkan itu akan datang di waktu santaiku." Silverblade menempelkan kedua telapak tangannya.
Terlalu banyak keanehan untuk diabaikan, Hasan bertanya apa hubungan Cakra Silverblade dengan Mika Greywolf. Secara sejak mereka bertemu di BPOM mereka saling kenal dan tampak memiliki hubungan yang kurang baik.
"Kalian serius mau mendengarnya? Ini cerita yang panjang yang akan menyita malam minggu kalian."
***
Di kolam renang rumah keluarga Greywolf yang mewah. Mika Greywolf sedang menenggelamkan dirinya di dasar kolam renang.
Mika tidak bisa menahan malu atas perbuatannya mencium Silverblade. Pastilah adegan itu terekam oleh cctv dan dilihat oleh semua pegawai.
"Tidak bisa...!!!!! Aku tidak bisa tenang...!!!!! Kenapa wajah mabuk pria itu terus terlintas di kepalaku..!!!?" Teriak Mika dalam hatinya.
Byuurr~!!!
Mika menghempaskan kepalanya ke air, merentangkan badannya ke atas pelampung dan menatap langit. Di tangan kanannya ada smartphone anti air, Mika Greywolf berencana menghubungi Silverblade untuk meminta maaf.
Pada akhirnya Mika tidak mengatakan apapun yang benar-benar didengar oleh Silverblade.
Disaat yang sama Silverblade sedang membagikan kisah asramanya dengan Mila Greywolf tempo dulu.
6 tahun yang lalu, di daratan rendah yang jauh dari asia, Silverblade bertemu dengan Mika Greywolf. Pertemuan pertama mereka jauh dari kata normal, namun justru ketidaknormalan itulah yang membuatnya spesial.
__ADS_1
Hanya dengan melihat wajah satu sama lain Silverblade dan Greywolf jatuh cinta pada pandangan pertama.
Cakra mengajak Mika ke rumahnya yang kala itu sangat kotor dan berantakan. Bersama mereka membersihkannya kemudian melakukan hubungan intim untuk melepas penat.
Mika sangat menyukai kepribadian Cakra yang tangguh dan dapat diandalkan ketika di medan perang tetapi ceroboh di barak yang terhitung sebagai tempat yang aman, seakan instingnya mati ketika tidak ada ancaman. Hal itu membuat Cakra seringkali bergantung pada Mika untuk mengajarinya melakukan hal hal yang menyenangkan seperti main catur, melukis, memasak dengan oven.
Sedangkan Cakra tidak menyukai sifat mika walaupun dalam hati dia jatuh cinta pada gadis itu. Cakra merasa dirinya adalah 'Sang Spiderman', sosok yang memiliki banyak musuh dan membuat orang terdekatnya berada dalam posisi bahaya. Karena itulah Cakra tidak ingin mendekati Mika walaupun dia telah tergila gila pada gadis itu.
2 tahun setelah mereka memulai hubungan cinta menyakitkan itu. Suatu hari terjadi pertempuran besar yang mengharuskan semua prajurit untuk pergi ke medan perang.
Cakra meminta Mika bersembunyi agar dirinya tidak perlu ikut ke medan perang, sebagai gantinya Cakra akan mengambil peran Mika sebagai penanam bom.
Namun Mika menolak karena dia tahu Cakra tidak bisa menanam bom. Selain itu Mika harus mengikuti pertempuran tersebut.
Cakra dan Mika saling dorong, hingga Cakra memukul Mika, Mika pun terjatuh dengan perasaan syok.
Cakra berpikir kalau itulah jalan terbaik, dia memukuli Mika hingga salah satu kakinya patah dan tidak bisa pergi ke medan perang.
Cakra bertempur dengan berani, bertahan hidup di tengah hujan peluru, dirinya berhasil memasang bom dan meledakkan markas musuh.
Berkat strategi pintar yang dibuat oleh Kolonel tidak ada satupun tentara yang gugur. Cakra pulang ke barak dengan bangga, namun alangkah terkejutnya Cakra saat mendapati Mika dalam keadaan telanjang dada di sudut ruangan.
Mika diperkosa oleh 6 tentara yang tidak ikut berperang. Mika tidak bisa melawan mereka karena keterbatasan gerak dan luka memar yang melemahkan ototnya.
Cakra masih mengingat dengan jelas cairan ****** di rambut Mika hari itu. Mika tertunduk lesu dengan pakaian atas yang terbuka dan tanpa kain yang menutupi bagian bawah.
Amarah Cakra memuncak saat Mika tidak menjawab pertanyaannya.
Cakra mengambil pisau dan mendatangi kamar gabungan para pengecut dengan darah mendidih.
***
.................................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
.................................................................................
__ADS_1