A Unique Path Become CRAZY RICH

A Unique Path Become CRAZY RICH
28. Penglihatan X-ray


__ADS_3

Merasa Hasan pergi terlalu lama pak Naryono pun berinisiatif untuk menyusulnya. Ditambah lagi tadi ada sambaran petir yang sangat keras.


Pak Naryono menghampiri ke bilik wc yang paling belakang, tempat dia kemudian bertemu dengan Hasan yang mendobrak pintu toilet dengan kasar.


Hasan nampak linglung. Dia meraba raba sekitarnya seolah mengalami kebutaan mendadak.


"Tolong! Siapapun tolong aku!!" Seru Hasan pada manusia yang hanya terlihat anatominya di depannya.


Meskipun di matanya itu hanya susunan organ bergerak Hasan tahu yang dilihatnya adalah manusia hidup.


Matanya mendapatkan perubahan luar biasa setelah tersengat petir sampai pingsan di wc tadi. Penglihatan x-ray sejauh 5 meter. Dan Hasan belum menyadarinya.


"Tolong aku, siapapun kau!" Hasan memegang kaki pak Naryono dengan panik.


"Ini aku, pak Naryono! Ada apa denganmu?!"


"Mata saya aneh banget pak! Saya bisa melihat aliran darah bapak yang hampir tersumbat!"


Pak Naryono yang tidak mengerti lantas membawa Hasan ke rumah sakit terdekat. Saat menyentuh baju Hasan terasa aliran listrik kecil di ujung jari, saat itulah pak Naryono tahu apa yang terjadi pada Hasan.


Hasan merasakan nyeri yang melumpuhkan di salah satu bagian tubuhnya saat terkena tetesan air, seolah ada colokan yang mengalami konslet setiap kali air menyentuh tubuhnya.


"Jadi dia kenapa dok?"


Pak Naryono bertanya pada dokter yang baru saja selesai memeriksa Hasan.


"Pasien nampaknya terkena sambaran listrik bertegangan tinggi di ruangan yang tertutup. Kesimpulan ini saya dapat setelah memeriksa luka bakar di ujung jari kaki korban, seolah listrik itu mengaliri ruangan bukan konslet dari colokan. Selain luka bakar itu tidak ada yang perlu di khawatirkan dari pak Hasan. Pasien mungkin akan merasakan sakit ketika berjalan karena luka bakar tingkat 1 yang dialami."


"Seberapa parah? Obat apa yang harus diminum? Dan berapa lama waktu pemulihannya?" Pak Naryono menimpali si dokter dengan beberapa pertanyaan.


Setelah mendapatkan jawabannya pak Naryono menghampiri Hasan yang terkulai lemas di ranjang rumah sakit.


"Mata ini... kemampuan x-ray...? Aku mendapat kemampuan x-ray setelah kesetrum sampai setengah mati? Auu! Rasanya sangat sakit. Rasanya tulangku yang remuk pasca kecelakaan berderak."


Karena badannya kesemutan saat berbaring Hasan pun memaksa bangun. Meski terhalang pintu Hasan bisa melihat 3 orang berdiri di baliknya.


Dokter terkejut saat Hasan keluar dari kamar dan berjalan dengan normal seolah tidak ada luka di kakinya. 


"Ayo kita pergi pak Naryono, dan pak bos."

__ADS_1


"Kamu tidak apa-apa? Kakimu bagaimana?" Tanya pak Naryono dengan rasa khawatir Hasan pingsan di tengah jalan.


"Ada sedikit luka bakar dan kesemutan, selebihnya tidak apa-apa. Dimana bagian administrasi?"


Dokter yang bingung akhirnya mengantar Hasan ke bagian administrasi untuk membayar biaya pengobatan.


Terlihat hujan sudah reda. 


Mata Hasan masih dalam mode x-ray, dia tidak tahu cara menonaktifkan kemampuan yang pernah ada. Hingga sebuah tamparan keras datang dari seseorang yang terburu-buru datang ke rumah sakit dan tidak sengaja melihat Hasan di depan bagian administrasi.


Tamparan itu mengembalikan penglihatan Hasan seperti semula.


"Sudah aku bilang jangan berkendala di cuaca buruk. Kau jadi tersambar petir kan!" 


Siska datang setelah ditelepon oleh pak Naryono.


"Sis, coba tampar lagi kaya tadi. Usahakan kekuatannya diperkecil sedikit."


"Kenapa kamu minta ditampar lagi?"


"Sudah lakukan saja."


Penglihatan x-ray Hasan kembali, itulah cara menyala matikan berkah barunya.


Hasan melihat perut istrinya dan menemukan janin yang belum terbentuk sepenuhnya di dalam perut Siska.


Hati Hasan menjadi hangat. Siapa yang menduga kecelakaan itu akan mendatangkan berkah kedua untuknya.


Si bos yang masih terngiang ucapan dokter menyuruh Hasan untuk tidak banyak bergerak. Malah dia meliburkan Hasan selama 3 hari.


"Kalau dalam 3 hari luka itu belum hilang, kamu bisa ambil cuti 4 hari lagi. Saya takut kamu mengalami kelumpuhan mendadak kalau terlalu banyak berjalan."


Hasan menuruti perintah bosnya. Hasan kagum pada pak bos yang mempedulikan kesejahteraan pegawai.


Akhirnya Hasan rehat selama satu minggu. Setiap hari Siska mengoles lukanya dengan salep penghilang luka.


Waktu seminggu dia gunakan untuk melatih kemampuan barunya. Lewat pelatihan itu Hasan jadi tahu beberapa hal mengenai x-ray nya ini.


"Pertama, mata x-ray ku bisa menembus objek apapun dalam jarak 5 meter. Kedua, aku bisa mengatur kekuatan x-ray ini."

__ADS_1


Contoh dari mengatur x-ray adalah Hasan bisa mengatur matanya untuk melihat menembus pakaian Siska untuk memandang tubuhnya atau menembus hingga ke balik kulit dan daging siska sampai organnya terlihat.


Kemampuan ini menyenangkan dan mengerikan di saat yang bersamaan. 


Hasan bisa melihat apa yang ada di balik kulitnya. Bisa melihat kejanggalan di tubuh manusia contohnya seperti tadi dia melihat ke dalam tubuh pak Naryono dan tahu dia akan mengalami penyumbatan darah.


"Cara menonaktifkan, tampar pipi kanan dengan keras. Cara menghidupkan, tampar pipi kiri dengan lembut. Cara mengatur kekuatan x-ray, tutup mata selama 14 detik untuk mengubah pengaturan x-ray dari rendah ke tinggi." Gumam Hasan.


Orang pertama yang dia beritahu adalah Siska.


"Jadi apa yang akan kamu lakukan dengan penglihatan itu? Maksudku, kalau kamu ikut tebak tebakan hadiah seperti super deal kamu pasti bisa membawa pulang hadiah utama." Tutur Siska.


"Sayang sekali tidak ada acara seperti itu disini. Aku berencana menyembunyikan kekuatan ini, karena orang-orang akan menjauhi kalau tahu aku bisa melihat pakaian dalam mereka. Jadi jangan beritahu siapapun ya?"


"Iya," Siska mengangguk.


Setelah seminggu rehat Hasan kembali masuk kerja bareng Siska.


Orang-orang sangat iri pada Hasan, pasalnya dia berulang kali selamat dari maut, dan penyembuhan penyakitnya sangat cepat.


Gosip yang aneh mulai bermunculan. Dimulai dari mulut Pink Man yang memang tidak menyukai Hasan. Dia menyebut Hasan seorang manusia super. 


Meskipun topiknya agak diluar nalar tapi kalau yang memulainya seorang Pink Man yang jago membuat sensasi akhirnya gosip Hasan seorang manusia super pun menyebar sampai ke luar kantor.


Muncullah podcast yang membahas tentang Hasan yang dirumorkan memiliki kekuatan gaib. 


Karena berita tentang detektif bau yang diduga memiliki kekuatan gaib semakin meluas, banyak acara tv yang mengundang Hasan sebagai bintang tamunya.


Hasan yang menerima begitu banyak tawaran pun tidak ingin menyia nyiakannya begitu saja. Setelah berunding dengan bos akhirnya Hasan diizinkan menghadiri acara tv sebanyak apapun asal si bos mendapatkan pembagian 10% dan pak Naryono 5% dari bayaran Hasan sekali tampil. 


Hasan pun menyetujuinya dan dia keluar dari kantor BPOM selama 2 bulan lamanya.


"Walaupun tidak di gaji selama 2 bulan, dan pak bos serta pak Naryono meminta komisi untuk mengamankan posisiku di BPOM, aku tetap bisa dapat uang dari youtube dan tampil di tv."


Hasan memakai pakaian rapi sebelum tampil di podcast Dedi Batzer. Siska juga menggunakan pakaian yang sama rapinya.


Hasan menutup pintu rumahnya dan memulai perjalanan dengan kalimat optimis.


"Mari kita melangkah menuju kekayaan."

__ADS_1


***


__ADS_2