A Unique Path Become CRAZY RICH

A Unique Path Become CRAZY RICH
92. Serangan balik Underwave '1'


__ADS_3

Paginya setelah perayaan imlek keluarga An didatangi oleh pasukan polisi. Sang kepala keluarga yang sekarat ditangkap polisi karena penyelundupan khamar ke luar negeri.


Penangkapan itu dilakukan agar polisi bisa menggeledah isi rumah pak An. Meskipun mendapat penolakan dari pihak keluarga yang meminta keadilan untuk An Pilgu polisi tetap melakukan tugasnya hingga barang bukti berupa video rekaman dan suara berhasil ditemukan. Rekaman yang berisi transaksi palsu yang dibuat dalang sebenarnya untuk memfitnah tuan An.


"Kami menemukan barang buktinya pak! sekarang pak An bisa kita jebloskan ke penjara."


Kata kata si polisi menjadi headline berita hangat hari ini.


Putri keluarga An, An Louhie ditemukan di rumah tua bekas kebakaran dengan kondisi terikat dan badan penuh luka cambukan. Hagi mengaku tidak tahu soal luka itu, bukan dia yang mencambuk An Louhie sampai tubuhnya berdarah melainkan seorang warga iseng yang gangguan jiwa. Meskipun begitu semua kesalahan tetap ditimpakan pada Hagi karena dialah yang memulai semua ini.


Hagi dan Yupi mendapat divonis hukuman mati persis seperti yang Yupi perkiraan. Disinilah DKK SELATAN diuji untuk menepati janji mereka pada Yupi. Janji untuk membebaskannya dari jeratan hukum karena dia belum membunuh siapapun.


"Meskipun perbuatanmu tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi kau melakukan perusakan dan membuat banyak orang terluka. Menurutku kau masih bersalah." Ucap Lim.


"Hahaa... " Yupi terenyuh.


"Sudah kuduga kalian tidak akan menepati janji. Aku tidak ingin mati sekarang tapi hidupku juga susah. Memang sudah seharusnya aku mati sekarang."


"Tunggu,"


Suara Hasan menarik perhatian semua agen.


"Darimana kalian mendapatkan bahan pembuatan gas ini? Ini bukan gas afrodisiak biasa. Dan jenis farfum apa yang kalian pakai, itu memiliki daya tarik yang sangat kuat."


Semua mata tertuju pada Yupi yang duduk di dalam penjara.


"Itu hanya senyawa afrodisiak yang terbuat dari campuran banyak jenis farfum sekaligus, dan sebuah senyawa rahasia yang tidak ada di negara ini. Jadi jangan mimpi untuk membuat senjata yang lebih kuat dari yang kami buat." Yupi masih sempat menyombongkan dirinya dikala nyawanya berada di ujung pedang pengadilan.


"Kami perlu mengetahui bahan bahan penyusun gas itu, senjata itu pasti akan sangat berguna untuk menghentikan penjahat tanpa kekerasan. Siapa yang setuju denganku?"


Tidak ada yang angkat tangan selain Bounty Hunter. Wanita itu setuju dengan Hasan karena dia benci membuang buang peluru senjatanya hanya untuk menangkap penjahat kelas teri.


Tak lama Silverblade mengangkat tangannya.


"Sebaiknya kau tidak berpikir menggunakan gas itu ke musuh bebuyutanmu di India!?" Sela Beyond Birthday.

__ADS_1


"Bukan begitu bangs*t! Kalau kita bisa membuat senjata mutakhir dengan gas horny itu, maka kita bisa menjual senjatanya dan meraup untung yang sangat banyak. Entah perdagangan dalam dan luar negeri pasti banyak yang akan membeli senjata non nuklir. Sekarang angkat tangan kalian! Ini perintah."


Lim dan Beyond Birthday mengangkat tangan dengan berat hati.


Selanjutnya mereka kembali minta bantuan Neon Blood. Suplai serum kejujuran dikirimkan dengan biaya 150 juta per lusinnya. Menjadikan serum ini lebih berharga daripada emas maupun berlian.


"Selusin barang ini setara dengan gabungan gaji kalian berenam bulan ini jadi jangan sampai hilang."


Kyle ditugaskan menyimpan 11 serum lainnya daripada dia menganggur.


Kyle berdalih dia tidak menganggur melainkan menjadi asisten kakaknya kadang kadang.


Yupi tidak memberontak kali ini. Sorot matanya tanpa cahaya saat jarum menembus lehernya. 20 menit kemudian obat itu bekerja.


"Kenapa aktivasi obatnya lebih lama dari sebelumnya?" tanya BB ke Silver Blade yang membeli obat itu.


"Entahlah, mungkin tubuhnya mulai imun dengan serum ini."


"Jika benar berarti kita harus cepat."


"LP Trauma Apple adalah farfum yang menjadi bahan utama pembuatan gas afrodisiak. Kami mendapatkan sekardus penuh farfum itu dari seorang pedagang di mesir."


Inilah yang Hasan cari. Farfum yang selalu muncul tepat sebelum tragedi atau kejadian besar menimpa dirinya.


Dengan nafas memburu Hasan bertanya dengan tempo cepat ke Yupi. "Apakah masih ada stok yang tersisa yang kalian sembunyikan??"


Yupi menjawab. "Tidak ada. Semuanya sudah kami gunakan. Sejujurnya kami baru menyadari kekuatan sebenarnya dari farfum itu yang mampu meluluhkan hati lawan jenis hanya dengan sedikit pesona."


Seketika Hasan menyadari alasan mengapa dia begitu populer di kalangan wanita. Pertama mbak Melinda, lalu Siska, Hajeera, Cha Hae Lim, dan nyonya Yin. Mereka adalah wanita yang memandang Hasan dengan tatapan yang berbeda. Semua itu karena farfum misterius tersebut.


Dari penjelasan Yupi farfum itu bisa didapat dari seorang pedagang farfum di mesir. Rencananya Hasan akan pergi ke mesir setelah masalah pembunuhan ini berakhir. Sekarang dia berencana menyuntik nyonya Yin yang dicurigai merupakan dalang sebenarnya dengan serum kejujuran.


Namun tanpa Hasan sadari, dua saudari Hagi yang masih berkeliaran yaitu Levi dan Curry menginjakkan kaki di rumah Hasan. Dengan niat seburuk iblis mereka memecahkan kaca jendela tanpa suara lalu masuk lewat dapur.


Hasan sedang tak ada di rumah, sehingga tak ada yang melindungi Siska dan Hajeera.

__ADS_1


Mendengar ada suara yang aneh Hajeera mengecek area dapur siapa tahu ada piring yang jatuh, pikirnya.


Hajeera dibekap dari balik pintu oleh Levi sementara saudari Curry yang kejam menghampiri Siska di kamarnya.


"Si-siapa kau!?!?"


Singkat tidak bisa melarikan diri karena perutnya sudah sangat besar. Bahkan setelah tes usg diketahui kalau Siska sedang mengandung anak kembar.


"Aku tanya siapa kau!!?" Teriak Siska dari pinggir tempat tidur.


Curry membentangkan rantai panjang lalu mencekik Siska.


Siska berjuang untuk bertahan di bawah cengkeraman tanpa belas kasihan wanita berbahaya yang mencengkeram lehernya dengan kuat. Detak jantungnya berdegup tak beraturan, dan panik menguasai dirinya. Siska merasa napasnya semakin sesak, dan bayi yang dikandungnya merespons kecemasan dalam kandungannya.


Raut wajah Siska memancarkan rasa ketakutan yang menyentuh kedalaman hati. Matanya mencari-cari belas kasihan namun Curry tak mengenal belas kasihan, melainkan dipenuhi dengan kebencian dan ketidakpedulian. 


Siska merasa patah semangat, merasa lemah karena kondisi fisiknya yang rapuh karena kehamilan.


Dalam momen-momen mencekam itu, bayangan masa depan yang seharusnya cerah bagi dirinya dan sang buah hati menjadi kabur. Ia merenungkan bagaimana akan memberi kehangatan dan cinta pada anak yang belum lahir, yang tak berdosa, dalam dunia yang dingin dan kejam seperti ini.


Hingga dadanya bergetar saat Curry berbisik di telinga. "Sakit? Itu baru awalnya, jika suamimu tidak melakukan apa yang kami perintahkan bayi di dalam perutmu akan tersaji di piring."


Wanita iblis dalam artian yang sebenarnya adalah Curry. Akhirnya Siska pingsan dengan kondisi mengompol. Curry menempelkan tangannya di genangan air seni lalu meminumnya.


Levi melihat kelakuan menjijikkan adiknya itu dan memintanya untuk melanjutkan pekerjaan. 


Pesan dari Siska datang yang berbunyi...


Sayang, rumah kita diserang oleh 2 orang ******* bersenjata! 


Mereka membekap Hajeera dan berusaha masuk ke dalam kamar. 


Cepatlah datang! Aku tidak bisa bertahan lebih lama lagi!!


...***...

__ADS_1


__ADS_2