A Unique Path Become CRAZY RICH

A Unique Path Become CRAZY RICH
81. Persiapan pertempuran


__ADS_3

Hasan menggenggam smartphone nya dengan erat sampai layar sebelah kanannya retak. Tiba-tiba nyonya Yin berkata. "Pergilah agen Hall Fame,"


"Apa maksud anda?"


"Aku tidak butuh penjagaanmu lagi karena sudah jelas teror*s itu tidak berada di sini. Kematian gubernur kalimantan tengah akan menjadi tamparan keras bagi badan keamanan indonesia salah satunya Departemen Kepolisian Khusus. Kalian adalah percabangan dari kepolisian dimana kalian memiliki wewenang lebih untuk menghajar bahkan mengeksekusi penjahat di tempatnya berdiri. Keleluasaan itu adalah hadiah atas kebersediaan kalian untuk menyumbangkan kemampuan yang berguna, seperti menjinakkan anjing secepat kilat atau semacamnya. Dan kalian lebih aktif dalam kegiatan sosial daripada polisi biasa yang hanya duduk di kantor atau sesekali mengatur jalan raya. Karena keberadaan DKK masih dirahasiakan jadi kalian tidak akan mendengarkan suara kekecewaan publik, tapi kalian akan mendapatkan tatapan sinis dari kesatuan lainnya." Terang nyonya Yin.


"Itu artinya DKK dan kesatuan lainnya akan saling menyalahkan sampai mahkamah agung atau siapapun itu menjatuhkan hukuman pembubaran. Dan DKK yang paling rentan terkena itu." Tambahnya.


Hari itu juga nyonya Yin memutuskan kontrak Hasan, Silverblade, Bounty Hunter, dan Silver Tongue. Silver Tongue yang bukan agen lapangan juga diputus karena dia juga bagian dari DKK.


Hasan menundukkan kepalanya sebagai tanda penghormatan pada nyonya Yin dan semua wanita tangguh di restoran ini. Dalam hati dia berjanji kalau urusan dengan The Flow ini sudah selesai dia akan bekerja keras mencari uang untuk membuka lapangan pekerjaan yang baru untuk para wanita tangguh itu.


***Di gedung kantor DKK SELATAN***


Kolonel Graham menemui Burn Shadow di kamarnya. Meskipun dia tidak suka masuk ke kamar wanita tapi mau tidak mau dia harus melakukan karena wanita hacker ini tidak mau keluar kamar.


Dalam situasi yang genting, Kolonel meminta Burn Shadow, seorang hacker wanita handal, untuk melacak jalur pelarian air dua ******* yang melarikan diri ke sungai besar. Tanpa dialog, Burn Shadow menggunakan keahliannya untuk mengumpulkan data dan menghitung jalur pelarian dengan akurat. Informasi tersebut disampaikan kepada Kolonel untuk tindakan lebih lanjut dalam menangkap ******* tersebut.


"Tidak mungkin mereka bisa melawan arus sungai yang sedang deras. Bobot tubuh manusia berbeda dengan mobil yang diberatkan dengan seseorang dan banyak batu di dalamnya. Langkah yang paling tepat adalah menempatkan penjaga di setiap 10 meter tepian sungai, kalau bisa yang bersenjata lengkap dan tidak mudah mati, sebab lawan mereka adalah mantan pasukan elit Israel yang entah bagaimana bisa sampai kesini dan membuat keributan."

__ADS_1


Kolonel Graham tertegun mendengar ucapan Burn Shadow yang seakan tahu banyak tentang para teror*s itu.


"Jadi kau tahu darimana mereka berasal? Kenapa baru bilang sekarang!"


"Maaf... " Burn Shadow menunduk lesu.


Kolonel Graham menghela nafas panjang, dia teringat kata-kata Lim soal perasaan Burn Shadow yang setipis tisu, jadi jangan terlalu emosional saat bicara dengannya.


"Lim bilang padaku untuk tidak terlalu kasar padamu, aku sudah melakukannya, kalau Hasan atau Blade yang menundukkan kepala saat aku bertanya aku pasti sudah mengangkat dagu mereka dengan kaki. Sekarang ceritakan padaku apa yang kau tahu soal mereka?"


***


Dia mulai mengisahkan tentang masa lalu yang suram, tentang pasukan elit Israel yang telah dihancurkan di sebuah tempat yang dikenal sebagai Lubang Api Persia sepuluh tahun yang lalu.


Di antara para anggota pasukan tersebut, ada dua orang yang terlepas dari maut dan berubah menjadi *******. Yang pertama adalah Hagi, seorang wanita yang dipandang sebagai iblis wanita di pasukan khusus. Keahliannya yang mematikan membuatnya ditakuti di medan tempur. Burn Shadow menerangkan bahwa wanita itu sudah agak gila saat di pasukan elit, jadi tidak heran dia menjadi teror*s.


Yang kedua adalah Carlos, seorang pria dengan rambut gondrong spesialis senjata berat. Dia adalah sosok yang misterius dan berbahaya. Peristiwa tragis di Lubang Api Persia mengubahnya menjadi individu yang kehilangan pegangan pada nilai-nilai yang benar. Karena seingat Burn Shadow dia bukan teror*s gila yang mengarahkan senjata ke warga sipil.


Lebih rinci Burn Shadow menjelaskan kalau salah satu temannya yang sudah mati, dahulunya merupakan bagian dari pasukan khusus itu. Namun dia dikeluarkan secara tidak hormat tepat sebelum pengkhianatan yang menghancurkan mereka terjadi.

__ADS_1


Kolonel Graham bertanya lagi. "Sejauh apa kau tahu tentang kedua orang ini?"


"Hagi adalah ahli penyamaran. Dia dulu memiliki 4 saudara kembar siam yang semuanya tewas dalam tragedi lubang api. Mayat keempat saudarinya di temukan terbungkus dalam satu karung yang sama. Dia ahli Krav Maga. Dan ahli menggoda pria serta berlagak seperti wanita lemah. Sederhananya dia jago berakting dan merayu."


"Yang satunya lagi sangat mudah dikenali. Seperti yang anda lihat dia mencukur botak kepalanya. Dia pandai memodifikasi senjata berat menjadi barang yang bisa dimana kemana saja. Temanku bilang dia membuat bazooka khusus yang dapat dilipat dan dimasukkan ke dalam tas. Tapi apa teror*s nya hanya mereka berdua?" Tanya Burn Shadow penuh kekhawatiran.


"Tentu tidak, saat menyerang kantor gubernur timur mereka membawa pasukan 20 orang dan berdasarkan kesaksian orang yang melihat Hagi, wanita itu mengenakan parfum yang aromanya dapat menghipnotis lawannya."


Kolonel Graham sudah berencana meletakkan Hasan di papan catur pertempuran sebagai prajurit yang akan mendeteksi kedatangan si wanita The Flow bernama Hagi itu.


...***...


Telepon berdering di kantor agen Hasan di Kalimantan Selatan namun tidak diangkat oleh orangnya. Suara keras dan serius mencuat dari ujung telepon, suara pria yang dikenal sebagai unnamed memerintahkan semua agen di pulau Kalimantan untuk berkumpul di Kalimantan Barat. Tugas penting menanti mereka, untuk mencegah penyerangan yang sama terulang kembali kepada tokoh penting.


Unnamed adalah wakil pimpinan departemen kepolisian khusus pusat, orang nomor 2 dari seluruh kesatuan yang ada dipanggil untuk memimpin operasi ini, memberikan petunjuk singkat dan jelas kepada seluruh tim.


Singkatnya para agen lapangan dibagi menjadi dua regu, regu pengintai lapangan dan regu penyergap. Tugas regu pengintai adalah mengantisipasi serangan yang datang dari arah tidak terduga. Contoh arah tidak terduga bisa berasal dari gorong gorong, penyamaran brilian, atau semacamnya yang luput dari pantauan mata manusia dan komputer. Hasan berada di tim ini dia dinilai lebih cocok berada di belakang karena belum mampu menggunakan senjata api dengan baik. Sedangkan Beyond Birthday, Silver Blade, dan Lilipad di regu penyergap yang akan menghajar lawan yang datang dari depan.


...***...

__ADS_1


__ADS_2