A Unique Path Become CRAZY RICH

A Unique Path Become CRAZY RICH
70. Orang-orang kolot


__ADS_3

...Cerita ini hanya fiksi belaka. Budaya dan hukum yang muncul di bab ini hanyalah karangan penulis semata....


Carol bergidik saat bertemu Silver Tongue.


Carol, Mitsuda, ayahnya yang bernama Shinpachi, dan Silver Tongue duduk di kursi. Sementara Hasan berdiri di belakang kursi Carol dan Ren di belakang kursi Mitsuda.


Hasan menyerahkan panggung debat pada Silver Tongue. Pria bertato itu nampak percaya diri, entah mengapa dia menggunakan rambut palsu hari ini.


"Apa yang aku dengar di telepon tadi benar Carol? Kau membatalkan pernikahan kita?!" Mitsuda membuka pembicaraan dengan nada meluap.


"Benar, kau tahu kan, sejak awal aku tidak mencintaimu. Kalian keluarga Hajimoto menjebakku dengan kekuasaan, memaksaku untuk menikahi putra tertua kalian, padahal yang aku cintai adalah Ren."


Ren mulai menunjukkan ekspresi nya.


"Tidak bisa begitu. Aku sudah memberikan banyak barang termasuk kosmetik untuk mempercantik dirimu. Jangan lupa, kau hanyalah CEO pengganti sementara."


Hasan tidak memiliki informasi apapun soal itu. Dia tahu dari kalau Mary Leadswan temannya di BPOM adalah mantan pemilik perusahaan ini. Yang Hasan tahu Mary dicurangi oleh suaminya lalu setelah serangkaian drama di pengadilan Mary berhasil mendapatkan surat kepemilikan pt nya, tapi entah mengapa asistennya Carol menggantikan posisinya.


"Apa tujuan Mary memberikan tahtanya pada Carol?"


Batin Hasan bersuara. "Seorang presiden perusahaan harusnya memiliki kuasa lebih untuk menentukan kehidupannya, tapi tidak dengan Carol. Dia tidak memiliki keberanian untuk itu."


"Aku akan mengganti biaya yang kau keluarkan untuk pertunangan palsu ini." Sahut Carol.


"Nona Carol, kau tidak bisa membatalkan rencana pernikahan sesuka hati. Lagipula anda sendiri yang berkata ingin menikahi Mitsuda saat kita berunding setahun yang lalu." Ayah Mitsuda buka suara.


"Saya tidak bisa berpikir dengan jernih waktu itu karena berada di bawah tekanan. Saya masih mengingat dengan jelas bagaimana ibu dan bapak serta keluarga Hajimoto mendesak saya untuk menandatangi surat pertunangan itu."


Mitsuda mengambil alih pembicaraan. "Maksudmu aku memaksamu berpegangan tangan? Nampaknya kau tidak tahu budaya jepang bagaimana. Akan aku jelaskan sekali lagi. Keluarga Hajimoto masih berpegang teguh pada budaya lama. Dalam budaya lama ninja, samurai, prajurit, dan pengawal yang mengabdikan diri kepada keluarga sama dengan hamba atau budak yang tubuh serta jiwanya dikendalikan oleh pemilik. Menikahi hamba sama saja dengan menjadi milik sang tuan. Karena itulah meskipun kau menikah dengan Ren kau harus berada di ranjangku setiap hari."


"Kalau begitu keluarlah dari keluarga ini Ren..!!" Hasan ikut campur karena tidak tahan.

__ADS_1


Silver Tongue menegurnya lalu menyuruhnya menempatkan diri dengan baik di ruangan ini.


Hasan menggigit bibirnya matanya tertuju sepenuhnya pada Ren. Pria pengecut yang diam saja saat wanita yang dia cintai dilecehkan.


"Kau berharap aku menghormati budaya yang kuno seperti itu? Aku tidak mau!" Carol mulai kesal.


"Kau harus mau. Ingat salah satu bisnis restoranmu berada di wilayah kami. Tanpa itu kau akan hancur kecuali kau mengemis pada temanmu Mary. Selain itu kami memegang kendali atas kehidupan adik Ren, Kikuo Kagume.


"Jadi perbincangan ini berubah jadi pengancaman dari pihak pria? Kolot juga ada batasnya tuan tuan."


Silver Tongue akhirnya bicara setelah mengumpulkan kelemahan lawannya.


"Apa maksudmu? Dan siapa kau sebenarnya?"


"Aku dari departemen kepolisian khusus. Datang untuk mengurus masalah perbudakan yang kalian lakukan. Kalau kalian ingin memperbudak orang lain lakukan saja di negara kalian sendiri!"


Aksi Silver Tongue diluar ekspektasi Hasan. Biasanya orang berlidah perak itu dipenuhi ketenangan, tapi Silver Tongue bertindak sesuai penampilannya. Dia kasar dan pemarah.


Silver Tongue yang terkenal dengan lidah peraknya lebih mengedepankan hukum dibanding penalarannya sendiri. Akhirnya keluarga Hajimoto dilaporkan ke pihak berwajib atas dasar pemaksaan kultur yang tidak baik.


Namun rencana Silver Tongue tidak hanya itu saja. Dia menarik tarif tambahan jika CEO Grace Company ingin menyelamatkan adik Ren dari jeratan keluarga Hajimoto yang lalim.


"Aku punya seorang kenalan di jepang. Orang sepertiku punya banyak kenalan, salah satunya jenderal polisi Rangiku. Dia temanku semasa di akademi pelatihan DKK dulu."


Dengan bantuan Silver Tongue Carol menghubungi Jenderal polisi yang bermarkas di Aomori.


***


Prefektur Aomori, Jepang.


Badan Kepolisian Khusus (BKK).

__ADS_1


Jenderal Hitsugaya Rangiku. Seorang prajurit yang disegani karena ketegasan dan kebijaksanaannya. Terkenal suka memutilasi para penjahat yang tertangkap langsung oleh tangannya dan membawa mereka ke pengadilan dalam kondisi cacat. Individu yang memiliki kekebalan hukum. Punya banyak musuh juga pengagum rahasia. Karena sering diserang secara diam-diam tidak jarang pak Jenderal mendapat bekas luka di tubuhnya. Salah satu yang paling mencolok adalah bekas kapak di wajah dan leher kirinya.


Jenderal Rangiku terkejut melihat nomor si penelpon, tapi dia memutuskan untuk mengangkatnya.


"Halo, bagaimana kabarmu selama 12 tahun ini?"


[Sangat baik. Apa kau masih memegang teguh prinsip keadilan?]


"Begitulah. Ada apa?"


[Pak Jenderal, saya ingin melaporkan hal yang sangat penting. Ada sebuah keluarga yang masih melestarikan budaya kolot yang radikal. Mereka memperbudak seorang pria yang membuatnya terancam tidak bisa menikah dan mempunyai keturunan. Lebih jahatnya lagi, anak tertua mereka berkata seperti ini, istri dari seorang budak adalah milik tuannya dan harus selalu berada di ranjang tuannya."


Silver Tongue menjelaskan kronologisnya.


"Apa!!!! Beraninya keluarga Hajimoto yang bahkan tidak masuk 20 keluarga terkaya itu bertingkah sok hebat!!!!!"


"Akan aku cari mereka dan kucabik sebelum ke pengadilan!!!!!"


Hasan yang mendengar ucapan si Jenderal bergidik ngeri.


Hasan dan Silver Tongue memisahkan diri dari Carol. Sedangkan Carol dijaga oleh pengawal Mitsuda yang sekarang dianggap pengkhianat oleh Mitsuda sendiri.


Mereka berangkat menuju pengadilan.


"Kita bisa memenangkan pengadilan ini kan ayah? Kalau dipikir-pikir tindakan kita memang memperbudak keluarga Kagume secara psikologis memang salah." Kepercayaan diri Mitsuda mulai runtuh saat menyadari berapa banyak orang yang menentangnya.


Silver Tongue terus bicara soal kehebatan teman jepangnya itu.


"Tenang saja nak, kita didukung oleh 2 keluarga terkaya nomor 6 dan 8. Jika mereka menyentuh kita karena masalah perbudakan ayah akan mengarahkan agar 2 keluarga itu ikut terseret juga. Dengan gabungan 3 keluarga tidak mungkin wanita ****** itu mengalahkan kita di pengadilan."


Kedua orang zalim itu tidak tahu kalau lawan mereka adalah Hitsugaya Rangiku yang terkenal kejam.

__ADS_1


***


__ADS_2