AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
KUNJUNGAN MARK KE PERKEBUNAN CHALONS


__ADS_3

Huhh...


"Di luar sangat terik", ucap Olivia sambil membuka handle pintu ruang kerja ia dan Scarlett.


Olivia melihat Scarlett yang tidak bergeming dengan sorot mata kosong.


"Scarlett, ada apa dengan mu ?


Scarlett masih diam membisu dengan tangan menopang dagunya. Seakan sekarang ia berada di alam bawah sadarnya.


"Scarlettt...


"HM.. hmm, Olivia kapan kau datang ?"


"Cihh, kau ini apa yang sedang kau pikirkan, dari pagi tadi aku lihat kau hanya melamun saja Scarlett. Aku datang pun tidak kau sadari"


Huhh..


"Aku memikirkan ucapan Alejandro tadi pagi Olivia, perkataan itu begitu mempengaruhi pikiran ku".


Olivia menatap intens wajah temannya yang tampak murung itu.


"Kalau boleh tahu apa yang sudah suami mu katakan Scarlett, Sehingga kau seperti ini ?"


Huhh .


Scarlett menyandarkan punggungnya sesaat, kemudian membawa wajahnya menempel pada lengannya yang berlipat di di atas meja kerja nya.


"Semuanya tentang ibu ku Oliv, wanita yang tidak pernah aku kenal. Bahkan aku tidak pernah melihatnya walau hanya melalui sebuah gambar", jawab Scarlett sendu.


"Ucapan Alejandro membuat ku ragu dengan perasaan yang aku rasakan selama ini mengenai wanita itu Oliv".


"Scarlett kalau aku boleh memberikan saran, bisakah hati mu sedikit terbuka untuk mendengarkan alasan ibu mu terlebih dahulu jika suatu saat engkau bertemu dengannya".


"Dengan terus terusan mendendam akan menyakiti perasaan mu sendiri", ujar Olivia.


"Untuk saat ini rasanya begitu sulit aku membuka hati ku, Oliv. Entahlah untuk suatu saat nanti", lirih Scarlett.

__ADS_1


*


Tok tokk tokk


"Masuk...", jawab Alejandro


Tanpa mengalihkan fokus nya dari semua berkas-berkas yang sedang di bacanya dengan serius.


"Maaf mengganggu tuan, di luar tuan Mark Rufaro pemilik perkebunan Merciel ingin menemui anda", ujar Samuel dengan hormat.


Alejandro langsung membuka kacamata baca nya dan menaruh nya di atas meja.


"Izinkan Mark Rufaro masuk Sam. Oh ya... untuk selanjutnya jika ia datang kembali biarkan langsung menemui ku. Mark Rufaro diterima berkunjung ke perkebunan Chalons kapanpun", ucap Alejandro memberikan perintah kepada asisten nya Samuel.


"Baik tuan..


Tak lama berselang Mark masuk keruangan kerja Alejandro.


Alejandro beranjak dari tempat duduknya dan mempersilahkan Mark duduk di sofa. Ia sendiri duduk di hadapan Mark.


"Tidak juga, aku hanya membaca berkas-berkas yang sudah masuk saja".


"Perkebunan mu sangat indah Alejandro. Dan kau memiliki pabrik terbaik di negara kita", ucap Mark tulus.


"Perkebunan ini ada lah warisan dari ayah ku, aku hanya melanjutkan saja".


"HM... Ale aku ingin bertanya sesuatu kepada mu, mengenai adikku. Kenapa setelah ayahnya meninggal ia bisa tinggal di perkebunan mu ini ?"


"Cerita panjang dan berliku Mark". Dan Alejandro mulai menceritakan semuanya tanpa ada satu pun yang terlewat.


Mark, mendengarkan dengan fokus semua ucapan Alejandro.


"Jadi karena Scarlett lah kau sampai meninggalkan semua bisnis mu di London ?"


"Iya semua karena Scarlett, tambah lagi setelah kami membaca surat yang ditinggalkan ayah ku, mengenai maksud ia menikahi Scarlett demi mendekat kan kami".


Mark menganggukkan kepalanya, "Aku percaya bahwa kau sangat mencintai adikku Ale".

__ADS_1


"Iya aku sangat mencintai Scarlett, apalagi ia sebentar lagi akan memberikan aku anak yang sudah kami nantikan", ucap Alejandro dengan bahagia.


"Ingat Ale, ia keponakan ku", jawab Mark.


"Iya iya aku tahu itu", balas Alejandro.


"Oh ya Ale, mulai besok ibu ku sudah tinggal di Merciel. Mungkin setelah dekat dengan ku juga Scarlett akan membantu ingatannya pulih. Kalau dengan ku ibu tidak merespon apa pun. Entahlah saat ia berjumpa dengan Scarlett adakah yang dirasakan nya sebagai ikatan batin antara ibu dan anak. Aku minta tolong kepada mu Alejandro ajaklah Scarlett keperkebunan ku saat ibu ku sudah ada di sini".


"Iya aku pasti mengajak Scarlett menemui ibu kalian, Mark. Tapi aku harap kau menahan diri dulu untuk tidak berbicara mengenai hubungan darah kalian kepada istri ku. Karena pagi tadi aku sudah mencoba mengatakannya perlahan-lahan tetapi Scarlett langsung terguncang. Aku tidak mau terjadi apa-apa dengan istri dan anak ku", ujar Alejandro meminta pengertian pada pada Mark.


"Iya Ale, tentu saja. Aku juga tidak mau terjadi apa-apa pada adik dan keponakan ku. Kau tenang saja".


"Baiklah Alejandro, aku permisi pulang. Oh ya...aku harap Merciel dan Chalons bisa bekerjasama suatu hari nanti. Perkebunan ku khusus menanam anggur Ruby Roman, beberapa waktu yang lalu aku sudah mengirimkan bibit terbaik kepada Scarlett, aku harap bisa tumbuh di subur di tanah Chalons", ucap Mark.


"Dengan senang hati aku menerima kau menjadi rekan kerja ku Mark", jawab Alejandro.


"Baiklah adik ipar aku permisi pulang..


"Terima kasih kakak ipar atas kunjungannya ...


Keduanya pun tertawa akrab sambil berpelukan hangat.


...***...


LIKE KOMEN DAN VOTE, KASIH BUNGA OR KOPI JUGA BOLEH BANGET 💃🙏


...KARYA EMILY :...


...1. PENGANTIN PENGGANTI (tamat)...


...2. AIR MATA SCARLETT...


...(on-going)...


...3. SERPIHAN HATI ELLENA...


...(on-going)...

__ADS_1


__ADS_2