AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
CAITLIN SADAR, MARK MELAMAR OLIVIA


__ADS_3

"Ibu, aku sangat senang melihat mu sudah sadar kembali", ucap Mark sambil memeluk tubuh Caitlin yang masih berbaring di tempat tidur.


Selang-selang yang terpasang di tubuhnya sudah tidak ada lagi, Mark sangat senang melihat kondisi ibu nya saat ini.


"Gabby...", ucap Caitlin pelan.


"Ibu ingin bertemu dengan Scarlett ?"


Caitlin mengangguk kan kepalanya dengan pelan.


"Baiklah aku akan membawa Scarlett ke mari, tetapi ingat ibu jangan histeris. Ingat kondisi ibu baru saja pulih dari masa kritis, Scarlett pasti sangat sedih jika melihat ibu drop lagi", ucap Mark sambil mengusap lembut wajah ibunya.


Caitlin mengangguk pelan.


Tak lama berselang Scarlett datang bersama Alejandro dan Olivia. Scarlett tidak bisa membendung buliran bening dimatanya mengalir deras.


Alejandro memeluk tubuh bergetar Scarlett. Ia tidak mau terjadi apa pun pada istrinya.


"Gabby..", ucap Caitlin lemah, tangannya ingin segera menggapai dan memeluk tubuh putrinya yang selalu di rindunya itu.


Dengan spontan Scarlett menghambur kepelukan ibunya.


"Ibu, maafkan aku..


"Nak ibu yang seharusnya meminta maaf ke pada mu sayang, ibu banyak sekali melakukan kesalahan untuk mu anak ku", ucap Caitlin dengan suara bergetar.


Mark meminta Scarlett untuk duduk saja di kursi yang ada di sebelah tempat tidur ibunya itu. Ia tidak mau Scarlett kenapa-kenapa karena lama berdiri atau membungkukan tubuhnya seperti itu.


Alejandro mengusap punggung Scarlett sementara Mark memeluk pinggang Olivia.


"I-bu senang sekali melihat mu nak, sudah sangat lama ibu ingin bertemu dengan mu".


"Maafkan ibu ..


"Ibu tidak perlu meminta maaf, karena Mark sudah menceritakan semuanya. Yang tadinya aku mengira hanya aku yang menderita sedari kecil, ternyata kakak mengalami nya juga", ucap Scarlett.


Caitlin menarik kedua tangan anaknya Mark dan Scarlett, kemudian menautkan nya membawa tangan keduanya ke depan dadanya.


"Ibu sangat senang memiliki kalian anak ku, dan pada akhirnya takdir mempertemukan kita kembali. Kita sudah bersama kembali saling menyayangi dan mencintai", ucap Caitlin dengan mata berkaca-kaca.


"Nak, bolehkah ibu memanggil mu dengan nama bayi mu yang sudah aku dan ayahmu berikan Gabby ?"


Scarlett tersenyum mendengar nya, "iya tentu saja.. ibu boleh memanggil ku dengan Gabby", jawab Scarlett sambil mencium tangan ibu nya.

__ADS_1


"Permisi tuan, nona...pasien nyonya Caitlin akan di pindahkan ke kamar rawat inap. Nyonya Caitlin hanya tinggal memulihkan kondisi nya saja", ujar salah satu perawat .


"Oh silahkan", ucap Mark bergeser tubuhnya memberikan ruang untuk perawat tersebut memindahkan ibunya.


*


Scarlett, Alejandro serta Mark dan Olivia menikmati makan malam mereka di kamar mewah tempat Caitlin di rawat saat ini. Mark menyewa kamar khusus untuk ibu nya.


Tok tokk tokk


Olivia melihat dari layar yang terdapat di samping pintu, tampak Moza dan Javier berkunjung .


Olivia menekan tombol kunci mempersilahkan kedua temannya itu masuk.


"Moza, ayo makan bersama kami", ucap Scarlett.


"Kau hanya menawari Moza saja Scarlett ? wah istri mu keterlaluan sekali Alejandro", ujar Javier bergurau.


"Kau tidak perlu di tawarin, kau pasti akan mengambil sendiri walau tidak di tawarkan", balas Alejandro.


"Kau tahu sekali Ale", balas Mark tertawa.


"Oh iya, aku kesini ingin melihat keadaan ibu, bukan ingin melihat kalian", ucap Javier berseloroh, sambil menghampiri Caitlin bersama Moza. Javier memperkenalkan diri ia dan Moza sebagai teman dan saudara Alejandro dan Mark.


Caitlin sangat senang melihat anak-anak nya berkumpul seperti itu, termasuk temannya yang dianggap Caitlin anaknya.


"Mark, ibu sudah baikan sekarang kapan kau melamar kekasih mu", ucap Alejandro spontan yang menghentikan tawa semuanya.


Mark menggaruk tengkuknya,


"Ahh kau ini sebagai saudara benar-benar tidak bisa menjaga rahasia", ketus Mark pada Alejandro.


"Apa lagi yang ingin kau sembunyikan dari ku sayang, pagi tadi adik mu sudah memberitahu ku", balas Olivia tak kala ketusnya.


"Ahh kalian ini memang pasangan yang serasi wajar saja berjodoh", ucap Mark sambil menyengir.


"Olivia Isabelle, mau kau menikah dengan ku", ucap Mark berjongkok sambil merogoh kantong celananya dan memperlihatkan cincin bertabur berlian yang sangat indah di hadapan Olivia yang duduk di sofa.


Sontak saja tindakan spontan Mark itu membuat semuanya terkaget-kaget. Olivia yang melihat Mark seperti itu tak bergeming matanya hanya melotot saja.


Sementara Scarlett dan Moza menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


Alejandro dan Javier mendadak berdiri dengan wajah tak kalah kagetnya melihat tindakan Mark.

__ADS_1


Sementara Caitlin mendadak kuat, ia langsung mendudukkan tubuhnya di tempat tidurnya.


"A-pa maksudnya Sa-sayang ?"


"Maukah kau menikah dengan ku, menghabiskan hari-hari bersama ku, menjadi ibu dari anak-anakku Olivia ?"


"Menua lah bersama ku Oliv !"


"Ohh Mark, apakah ini serius ? tentu saja aku mau sayang", ucap Olivia tersenyum bahagia. Keduanya bahkan berciuman mesra di hadapan semuanya.


"Ahh OLIV, kalian so sweet sekali", ucap Moza ikut berbahagia menyaksikan momentum saklar itu.


Mark menarik tangan Olivia dan memasangkan cincin berlian mahal itu ke jari kekasihnya.


Keduanya berciuman kembali, sementara dua pasangan lainnya terhanyut juga melihat keromantisan Mark dan Olivia. Ke-dua nya memeluk pasangan masing-masing.


Mark mengajak Olivia menghampiri ibunya yang menyaksikan anak-anak nya bersama dalam kebahagiaan.


"Ibu, maukah ibu merestui hubungan ku dan Olivia ke jenjang pernikahan bu ?


"Tentu saja sayang, ibu merestui kalian", jawab Caitlin sambil memeluk keduanya berbarengan.


...***...


AUTHOR INGIN KASIH TAU NIH.. ADA NOVEL BARU YA, SILAHKAN MAMPIR JIKA SUKA


KE NOVEL BARU AUTHOR.


"MENJADI YANG KEDUA"


LIKE KOMEN DAN VOTE, KASIH BUNGA OR KOPI JUGA BOLEH BANGET 💃🙏


...KARYA EMILY :...


...1. PENGANTIN PENGGANTI (tamat)...


...2. AIR MATA SCARLETT...


...(on-going)...


...3. MENJADI YANG KEDUA...


...(new)...

__ADS_1


... 4. SERPIHAN HATI ELLENA...


...(on-going)...


__ADS_2