AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
MENUJU LONDON


__ADS_3

WARNING :


BAB INI FULL ADEGAN DEWASA, BAGI YANG TIDAK SUKA SKIP SAJA !


BAB 41-43 FULL TENTANG HONEY MOON. AUTHOR AKAN MENGAJAK KALIAN MENJELAJAHI KOTA LONDON DAN KOTA-KOTA ROMANTIS DI INGGRIS.


BE SMART DALAM MEMBACA YA 🙏


...***...


Scarlett dan Alejandro sudah berada di pesawat pribadi milik Alejandro. Pesawat yang biasa digunakan Alejandro saat melakukan kunjungan bisnisnya ke beberapa tempat itu sudah siap take off dari bandara Charles-de-Gaulle  Paris menuju bandara tersibuk di ibu kota Inggris, Heathrow airport London .


Jarak tempuh Kota paris menuju kota London memakan waktu hampir dua jam.


Setelah berada di ketinggian, pramugari menghidangkan minuman dan cemilan dihadapan Scarlett dan Alejandro.


"Ale, apakah pesawat kita masih lama mendaratnya di kota London ?", tanya Scarlett pelan


Alejandro yang sedang membaca majalah bisnis mengalihkan tatapannya pada Scarlett yang duduk disampingnya.


"Apa kau bosan, hem ?


Alejandro melihat arloji yang melingkar di pergelangan tangan nya.


"Masih sekitar tiga puluh menit lagi waktunya untuk mendarat di bandara Heathrow London ", jawab Alejandro sambil memakai kacamata hitam nya.


Alejandro mengajak Scarlett menikmati hidangan yang sudah tersaji dihadapan mereka, untuk menghilangkan kejenuhan Scarlett yang belum pernah melakukan penerbangan jauh.


"Hmm..Ale, aku suka museum bersejarah maukah kau mengajak ku mengunjungi nya saat sudah tiba di London ?"


"Kau menyukainya ?", tanya Alejandro


Scarlett mengangguk kan kepalanya dengan antusias.


"Iya Ale. Aku sangat menyukai pelajaran sejarah nilai ku tinggi dimata pelajaran satu itu", jawab Scarlett percaya diri .


"Benarkah ? Ada banyak museum bersejarah di kota London aku akan menemani mu mengunjungi tempat-tempat itu", jawab Alejandro sambil mengusap lembut wajah Scarlett.


"Benarkah Ale, kau harus menepati janji mu Alejandro kalau tidak aku akan menagihnya dengan paksa", balas Scarlett sambil bergelayut manja di lengan Alejandro.


"Yang aku tahu British museum  di London, adalah salah satu museum terbesar dan


terpenting dalam sejarah budaya manusia di dunia. Kemudian aku tahu juga di London banyak pertunjukan pertunjukan Opera yang sangat romantis", ujar Scarlett nampak bersungguh-sungguh saat menjelaskan apa yang di ketahui nya.


"Kita banyak waktu di sana, kau akan mengunjungi semua tempat yang kau sebut kan itu", jawab Alejandro sambil mengecup lembut pucuk kepala Scarlett yang bersandar dengan manja di bahu nya.


Setelah beberapa saat cabin crew memberitahu kan bahwa beberapa saat lagi pesawat yang membawa mereka akan segera landing di Heathrow airport.


Cuaca di Inggris saat ini sedang musim semi.


Pada bulan Mei seperti sekarang, kota London memasuki musim semi, yang berarti waktu siang akan lebih lama daripada waktu malamnya dengan suhu udara diantara dua belas hingga delapan belas derajat celcius.


Pada saat-saat tersebut kadang matahari baru terbenam pada pukul delapan malam waktu setempat.

__ADS_1


Sangat pas Alejandro mengajak Scarlett berpergian diwaktu sekarang karena bisa menjelajahi London lebih lama. Kombinasi dari waktu siang yang panjang dan udara yang bersahabat membuat suasana honey moon akan terasa lebih romantis menyenangkan.


Pada musim semi ini, pohon-pohon mulai terlihat menghijau dan bunga-bunga di taman sudah mulai bermekaran. Sangat indah.


Alejandro menggenggam jemari Scarlett saat berada di dalam mobil yang di kendarai Luke supir Alejandro di London dan disebelahnya duduk William asisten nya.


Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul dua siang.


Mereka menuju mansion Alejandro.


Setelah berkendara empat puluh lima menit mobil berhenti di perumahan elit di depan sebuah gerbang menjulang yang berada dipertengahan kota London.


Scarlett tampak tercengang melihat bangunan megah dengan ornamen mewah yang khas nampak jelas didepan matanya.


Ia menahan tangan Alejandro, saat Alejandro hendak turun dari mobil.


"A-Ale... kita dimana ?", tanya Scarlett dengan polosnya.


"Sekarang kau berada di rumah mu", jawab Alejandro tersenyum melihat wajah lugu Scarlett.


"Ayo kita turun, kau harus istirahat Scarlett, setelah penerbangan yang sebelumnya membuatmu mengalami jet lag ", ucap Alejandro.


Alejandro mengantar Scarlett kekamar utama yang ada di mansion mewah tersebut.


Aroma maskulin milik Alejandro langsung menguar memenuhi indera penciuman Scarlett. Pada hal sang pemilik kamar sudah beberapa bulan tidak menempati kamar mewah itu.


Scarlett diam tak bergeming dari tempatnya saat pintu kamar terbuka lebar, Alejandro melangkah masuk dan membuka gorden kamar yang terhubung dengan balkon yang ada di ujung ruangan. Hawa dingin dan segar langsung memenuhi kamar berukuran sangat luas itu.


"Kenapa kau masih berdiam diri disana, ayo masuk ini kamar kita selama di London", ucap Alejandro.


Alejandro tersenyum melihat istrinya itu tampak asing dengan suasana mansion hingga kamar yang akan ditempati nya selama di London.


Alejandro memeluk erat tubuh Scarlett, dan mengangkat dagu nya "Kamar ini sekarang menjadi milik mu juga", bisik Alejandro sambil mencium lembut bibir Scarlett.


Scarlett membuka mulutnya membiarkan Alejandro memperdalam ciumannya.


Udara dingin yang menusuk tulang membuat keduanya membutuhkan kehangatan.


Alejandro menjelajahi rongga mulut Scarlett, aroma manis vanilla selalu disukainya.


Sementara jemari Scarlett mencengkram kemeja biru muda yang melekat ditubuh Alejandro.


"Ahh, sayang aku menginginkan mu", bisik Alejandro. Ia membuka satu persatu kancing dress selutut milik Scarlett.


Sementara Scarlett tidak mau kalah ia membawa jemari lentiknya membuka satu persatu kancing kemeja yang dipakai Alejandro.


Alejandro mengecup leher jenjang Scarlett hingga perempuan itu mendesis.


Sensasi yang di berikan Alejandro benar-benar membuat Scarlett melayang. Udara dingin yang tadi menerpa ruangan kamar itu berganti dengan rasa panas.


Alejandro merebahkan tubuh Scarlett yang sudah polos ke tengah tempat tidur berukuran king size itu. Alejandro mengungkung tubuh Scarlett dibawahnya.


Scarlett mengeluarkan suara bergetar menahan gairah saat merasakan jemari Alejandro bermain di intinya.

__ADS_1


"Owhh, Ale...", Scarlett semakin menjerit saat merasakan lidah Alejandro bermain di intinya.


"Milikmu sudah sangat basah, sayang", bisik Alejandro menciumi leher Scarlett, sementara jemarinya bergantian bermain di kedua puncak Scarlett.


Alejandro berdiri membuka perlahan sabuk hingga celana panjang yang masih tersisa menutupi bagian intimnya. Dari balik celana tampak jelas miliknya sudah menegang. Seakan disengaja memperlambat, Alejandro membuka penutup intinya itu dengan sangat perlahan.


Sedangkan netranya menatap dengan tatapan berkabut tubuh Scarlett yang sudah polos tanpa satu helai benang pun melekat ditubuh nya.


Alejandro kembali mengungkung tubuh Scarlett, lidahnya bermain di kedua puncak milik Scarlett. Sehingga membuat Scarlett mengeluarkan suara lenguhan tertahan.


Perlahan Alejandro mengarahkan miliknya ke inti Scarlett.


Scarlett menggigit bibir bawahnya sementara ke-dua tangannya meremas sprei katun berwarna hitam polos. Sangat kontras dengan tubuh putih mulus milik Scarlett.


"Owhh Ale, ahh", lirih Scarlett saat merasakan miliknya di penuhi inti Alejandro yang begitu besar.


Alejandro menghentak perlahan-lahan miliknya pada inti Scarlett. Kemudian semakin lama semakin cepat dan menambah kuat hentakannya.


Hingga keduanya sama-sama menjerit kan nama masing-masing, saat mengalami pelepasan bersamaan.


Scarlett merasakan semburan cairan panas di intinya.


Dengan nafas masih tersengal-sengal, Alejandro mencabut miliknya dari inti Scarlett "ohh sayang milik mu masih sangat sempit", bisik Alejandro di telinga Scarlett.


Scarlett memejamkan matanya, tertidur dalam pelukan Alejandro.


Alejandro mengambil handphone miliknya, menekan nomor William asisten nya.


"William, besok pagi saja aku ke perusahaan ku", perintah Alejandro.


Iya...sebelumnya Alejandro memang berniat langsung ke perusahaan nya. Tetapi apa mau dikata, gairah tubuhnya tiba-tiba membuncah.


Hingga berakhir seperti sekarang, ia dan Scarlett sama-sama kelelahan setelah permainan panas mereka beberapa saat yang lalu. Bahkan sekarang tubuh nya kembali memanas ingin kembali mengulangi permainan.


Tangan Alejandro kembali menggoda tubuh Scarlett yang masih tertidur. "Harum tubuh mu selalu membuat ku tidak bisa menahan gairah sayang", bisik Alejandro sambil menyusuri setiap jengkal tubuh Scarlett.


Karena sentuhan Alejandro membuat Scarlett kembali mengeluarkan suara lenguhan.


"Ahh A-Ale, a-pa tidak bisa kita tunda dulu", ujar Scarlett dengan suara-suara lembutnya,saat merasakan belaian tangan Alejandro.


"Saat ini bulan madu kita Scarlett, aku tidak ingin menahan gairah yang kurasakan", bisik Alejandro sambil menggigit lembut bibir Scarlett.


Kalau sudah begini, Scarlett hanya bisa pasrah. Dalam sekejap ia akan membalas semua sentuhan lembut Alejandro. Protes yang diberikan hanyalah tinggal dibibir saja.


...***...


LIKE DAN VOTE YA 🙏


.


INGAT YA BAB 41-43 ISINYA FULL KONTEN DEWASA. BAGI YANG TIDAK SUKA SKIP SAJA, JANGAN BANYAK PROTES.


"KOK BEGINI THOR, MASIH SIANG BACA YANG BEGINIAN BLA...BLA..."

__ADS_1


BE SMART YA 🙏🤗


__ADS_2