AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
PERNIKAHAN


__ADS_3

Keesokan harinya...


Di sore hari yang cerah, Alejandro dan Scarlett baru saja melangsungkan pernikahan mereka. Setelah dinyatakan sah sebagai pasangan suami istri, Alejandro mencium dengan lembut bibir Scarlett.


Kemudian dengan mengendarai mobil terbuka Alejandro mengajak Scarlett berkeliling perkebunan. Masih menggunakan pakaian pernikahan mereka.


Alejandro menghentikan mobil dipinggir danau . Scarlett sedikit menggigil kedinginan, karena hari sudah sore dan gaun yang ia pakai terbuka di bagian bahunya.


Alejandro melepaskan tuksedo nya, kemudian di tutupkan nya kebahu Scarlett.


"Scarlett...aku ingin bertanya pada mu, apa kau mengenal Antoine Conte sebelumnya ?"


Scarlett nampak berpikir sejenak sebelum menjawab pertanyaan Alejandro.


" Ia laki-laki jahat, yang paling ku benci ", jawab Scarlett.


"Kenapa kau begitu membenci pria itu, hem ?"


"Ia laki-laki yang memaksa ku menikah dengannya sepuluh tahun yang lalu, Ale ", jawab Scarlett sambil mengalihkan pandangan matanya kearah kanannya. Karena air mata sudah menganak diujung matanya. Ia tidak mau Alejandro melihatnya menangis.


Tapi sepertinya Alejandro tau, ia menarik dagu Scarlett dengan lembut agar menatap nya.


Pipi Scarlett sudah basah. Alejandro menghapuskan dengan lembut.


"Kenapa kemarin kau tidak memberi tahu ku, hem ?"


"Karena yang terpenting bagiku kau tidak menjual perkebunan ini pada siapa pun, Ale ", lirih Scarlett.


Alejandro mengangguk kan kepalanya.


" Hari sudah senja, sebaiknya kita kembali ke hacienda".


Alejandro menghidupkan kembali mesin mobil, dan melajukan mobilnya menuju rumah.


.


Alejandro sudah meminta pelayan memindahkan semua barang-barang Scarlett ke kamarnya. Mulai sekarang Alejandro meminta Scarlett tidur dengannya.


Scarlett tidak bisa menolak semua perintah Alejandro. Laki-laki itu begitu tegas jika menyangkut tentang keputusan nya, tidak ada yang bisa merubah nya.


Scarlett langsung menuju kekamar, sementara Alejandro masih berada di ruang kerja nya.


Scarlett memasuki kamar Alejandro, harum maskulin Wangi aromatik rempah dan nuansa woody menyeruak memenuhi indera penciuman Scarlett. Akhir-akhir ini wangi itu selalu disukai nya.


Scarlett melangkahkan kakinya masuk kekamar mewah Alejandro. Kamar itu sangat luas dan rapi, bahkan ada balkon yang langsung kehamparan pohon anggur yang sangat indah.


Scarlett menuju kamar mandi, ia ingin membersihkan tubuh nya dengan berendam sebentar.


Scarlett mengisi air hangat didalam bathtub, dan memberi aroma floral yang harum. Ia membuka gaun pengantinnya. Tidak sulit membukanya karena model gaun yang dipakainya model yang simpel.


Scarlett memejamkan matanya sambil menikmati harum floral yang saat ini merendam tubuh lelah nya.


Niat Scarlett hanya sebentar saja berendam, tetapi ia merasakan begitu nyaman akhirnya ia lakukan lebih lama.


Setelah cukup lama Scarlett berendam, ia merasakan tubuhnya kembali segar.


Ia memakai bathrobe berwarna putih tebal menutupi tubuh nya. sementara rambut nya dibiarkan nya digelung keatas dengan anak-anak rambut yang terlihat masih tertinggal di sisi kanan kiri telinga.


Scarlett membuka handle pintu kamar mandi, menuju wardrobe. Membuka satu persatu, karena yang ia tau Alejandro sudah meminta Levia memindahkan semua barang-barang nya .


Scarlett ingin mengambil gaun tidur panjang. Baju tidur yang biasa ia pakai. Tapi tak satu pun ia temukan di wardrobe miliknya yang berdampingan dengan wardrobe milik Alejandro.


"Apa Levia lupa memindahkannya ya ?, pikir Scarlett pada dirinya sendiri.


Scarlett membuka pintu satunya lagi. Ia membelalakkan bola matanya melihat lingerie-linggeri yang sangat tipis memenuhi wardrobe itu. Milik siapa lingerie ini, kenapa ada di wardrobe nya.

__ADS_1


Seumur hidup Scarlett tidak pernah memakai lingerie menerawang seperti itu, itu seperti telanjang saja , batinnya.


"Ahh, kenapa pula Levia tidak memasukkan pakaian tidur ku kemari", batin Scarlett kesal.


"Kau mencari apa disana, Scarlett ?", suara bariton mengitrupsi pikiran Scarlett. Alejandro masih memakai kemeja tuksedo yang tadi di pakainya saat menikah, sementara luarannya sudah dibukanya.


Scarlett kaget mengetahui Alejandro sudah kembali kekamar , ia berada di dekat Scarlett.


"B-baju tidurku, seperti nya Levia lupa memindahkannya ke wardrobe ini", jawab Scarlett terbata-bata.


Kenapa juga aku jadi gugup begini, pikirnya.


"Aku sengaja meminta pelayan tidak membawa pakaian tidur mu itu ke sini ", jawab Alejandro melangkah semakin dekat ke tubuh .


"Ke-kenapa ?, aku tidak terbiasa tidur dengan lingerie seperti itu. Itu sama saja aku tidak memakai apa pun", jawab Scarlett absurd.


"Aku memang sengaja membuat mu seperti itu ", jawab Alejandro yang sudah menempelkan tubuhnya pada tubuh Scarlett.


"A-ku lelah A-le, bisakah biarkan aku tidur malam ini ?", jawabnya kembali dengan nada yang absurd.


"Hmm...aku tidak memberi mu izin , ingat Scarlett ini malam pertama kita ", bisik Alejandro ditelinga Scarlett.


Perbuatan Alejandro itu tentu saja berdampak pada keadaan tubuh Scarlett. Tubuhnya meremang bergetar, ia begitu gugup mendengar perkataan Alejandro barusan .


Belum juga Scarlett menjawab nya, Alejandro mendorong tubuh Scarlett ke pintu wardrobe.


"A-Ale...


Alejandro tidak menggubrisnya, ia mencium bibir Scarlett dengan sedikit kasar.


Scarlett yang merasakannya seakan terperangkap. Ia tidak membuka mulutnya. Scarlett membelalakkan matanya ketika tangan Alejandro melepaskan tali bathrobe yang menutupi tubuhnya.


"A-Ale,.."suara Scarlett terdengar sangat lembut ditelinga Alejandro. Bukan protes tetapi lebih ke pada ajakan.


"Hm...


Alejandro tidak menggubris ucapan Scarlett.


Ia menurunkan bathrobe dari tubuh Scarlett hingga tubuh itu polos, tak satupun benang yang menempel.


Otomatis, tangan Scarlett menutupi bagian bawah tubuhnya yang terekspos.


Alejandro menarik tangan itu, ia sangat suka melihat tubuh Scarlett seperti itu. Sangat indah, tubuh putih susu dan mulus.


Alejandro kembali mencium bibir Scarlett, kali ini dilakukannya dengan sangat di lembut, membuat Scarlett tanpa sadar membuka mulutnya. Mengetahui hal itu, tidak di sia-siakan oleh Alejandro. Bibirnya menjelajahi setiap jengkal rongga mulut Scarlett. Ia memperdalam ciumannya.


Tindakan Alejandro itu tentu saja membuat tubuh Scarlett mengalami gelanyar aneh.


Nafas Scarlett menderu cepat. Ia butuh lebih banyak oksigen.


"Ahh... A-ale ", erangannya keluar dari mulutnya.


"hm...


Alejandro menyentuh setiap jengkal tubuh mulus itu.


Alejandro mengendong lembut tubuh Scarlett ke tempat tidur king size miliknya. Ia merebahkan tubuh itu dengan pelan.


Secara spontan Scarlett menutupi inti tubuh nya yang terekspos.


Alejandro berdiri, tanpa mengalihkan kan tatapan intens nya dari tubuh Scarlett. ia membuka satu persatu kancing kemeja yang masih melekat ditubuh atletis nya . Dengan gerakan begitu mengoda ia membuka sabuk dan menurunkan celana dan boxer hitamnya.


Scarlett menutup matanya begitu melihat inti Alejandro yang begitu besar dan sudah menegang.


Alejandro keatas tempat tidur, menyentuh ke dua dada Scarlett bergantian. Bibirnya kembali mencium bibir Scarlett dengan sangat lembut. Scarlett tidak bisa menolaknya. Alejandro begitu menggoda nya. Bahkan sekarang tangannya melingkar di leher Alejandro.

__ADS_1


Alejandro menghentikan aktivitas nya, kedua netra menatap Scarlett dengan tatapan yang sulit diartikan. Tangannya mengusap lembut wajah Scarlett. "Kau sangat cantik Scarlett", bisiknya.


Sementara Scarlett tidak bisa mengartikan tatapan itu. Ia memejamkan mata nya dan mengigit bibir bawahnya, ketika mengetahui Alejandro menjelajahi perut hingga berakhir lidahnya bermain di intinya.


"A-Ale...


Scarlett kaget diperlakukan seperti itu, spontan ia mengangkat tubuhnya dengan bertumpu pada siku tangannya.


"Ahh, A-Ale hentikan ", ucapnya dengan suara bergetar. Ini yang pertama kali untuk nya. Belaian yang membuat sekujur tubuhnya bergetar.


Alejandro begitu lihai menggoda tubuh nya.


Hingga tangannya mengusap lembut inti Scarlett. "Milikmu sudah sangat basah, sayang".


Mendengar Alejandro menyebutkan kata sayang membuat perasaan Scarlett membuncah. Ia tidak menyangka Alejandro akan memanggil nya "sayang" dimalam pertama mereka.


"Ahh... Scarlett menjerit, kala merasakan benda keras menerobos ingin masuk ke inti nya.


"Aww, jeritnya lagi. Scarlett merasakan sangat sakit, hingga buliran bening mengalir keluar.


Alejandro, merasakan miliknya begitu sulit menerobos masuk ke inti Scarlett. Sudah dua kali percobaan tapi gagal juga, sementara ia melihat wajah Scarlett sudah menahan sakit tak terhingga. Hingga menjerit dan menangis. Alejandro seolah tak gentar, ia mencoba masuk lagi dengan pelan sambil mencium lembut bibir Scarlett untuk mengurangi rasa sakit yang dirasakan Scarlett.


Dan terdengar jeritan panjang Scarlett yang begitu memilukan. Kala merasakan intinya di masuki milik Alejandro.


Alejandro mencabut miliknya, dan melihat darah dimilikinya .


"Shitt...You're still a virgin, Scarlett ???", tanyanya tampak terkejut.


Scarlett yang menahan rasa sakit, mengangguk kan kepalanya dengan pelan. Sementara buliran bening tidak bisa ditahannya lagi.


"Ohh... Scarlett ", Alejando mencium lembut mata hingga bibir Scarlett. Aku akan melakukan nya dengan pelan" bisiknya.


Ia mengarahkan kembali miliknya ke inti Scarlett yang begitu sempit. Alejandro memasuki nya dengan sangat pelan-pelan. Ia menggerakkan pinggulnya dengan pelan.


Beberapa saat kemudian,


Rasa sakit yang dirasakan Scarlett berganti dengan rasa nikmat yang begitu membuncah. Jerit kesakitan berganti dengan desahan kenikmatan.


Entah berapa kali ia menyebutkan nama Alejandro kala merasakan intinya berkedut dan merasakan cairan panas memasuki intinya. Alejandro mengeluarkan erangan panjang dari mulutnya. Ia tidak menyangka Scarlett masih masih perawan, sehingga Alejandro merasakan hubungan intim yang begitu nikmatnya. Yang tidak pernah dirasakan dengan wanita mana pun.


"Ahh Scarlett, kau benar-benar membuat ku gila", ucap Alejandro sambil mencium kening Scarlett dengan begitu sayangnya.


Scarlett merasakan itu, Alejandro memperlakukan nya dengan sangat lembut. Beberapa kali memanggilnya sayang. Scarlett merasakan gelanyar aneh di tubuhnya merasakan tindakan Alejandro kepadanya yang begitu lembut, seolah ia wanita yang sangat diinginkan Alejando di kehidupan nya.


Dan sekarang Alejandro mendekapnya dengan begitu mesra. Seakan mereka pasangan romantis yang berakhir ditempat tidur dengan rasa cinta yang membuncah.


Alejandro tidak menyangka Scarlett masih perawan diusianya yang sudah dewasa dua puluh tujuh tahun . Artinya ia tidak pernah berhubungan intim dengan ayahnya atau pun dengan pria lain.


Bagaimana mungkin selama ini Alejandro selalu menganggapnya perempuan yang hanya menginginkan harta ayahnya saja. Tetapi lambat laun pendapatnya itu selalu terbantahkan. Selama Scarlett bekerja dengannya tak pernah sekalipun Scarlett terlihat seperti wanita yang mengejar harta. Justru ia gadis pekerja keras. Hingga malam ini Alejandro mengetahui bahwa Scarlett gadis baik-baik. Ia menjaga kehormatan nya hingga Alejandro yang pertama melakukan nya.


Alejandro juga merasa bersalah dengan ayahnya . Yang sering melontarkan tuduhan tidak mendasar. Menganggap ayah egois saat akan menikah dengan Scarlett.


Tapi lihatlah sekarang, pendapat Alejandro dulu terjawab semuanya saat ini.


Wanita yang selalu dicemooh nya itu adalah wanita baik-baik. Semua yang dikatakannya beberapa hari yang lalu, mengatakan ayahnya menikahi nya karena ingin melindungi nya memang benar ada nya.


"Aku akan terus menjaga dan melindungi mu Scarlett, aku akan mengganti kan ayah ku sebagai pelindung mu ", bisik Alejandro sambil mengecup lembut kening Scarlett yang tertidur pulas dalam dekapannya.


...


LIKE DAN VOTE YA 🙏


.


IKUTI JUGA NOVEL AUTHOR YANG LAINNYA ,

__ADS_1


"PENGANTIN PENGGANTI"


YANG SEMAKIN SERU CERITA NYA.🤗


__ADS_2