AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
MEMBERIKAN PERINGATAN PADA ANTOINE


__ADS_3

Alejandro turun dari mobilnya, ia melangkahkan kaki menuju ruang kerja pemilik perkebunan anggur Merciel milik Antoine Conte. Tampak sekertaris Antoine mempersilahkan Alejandro masuk keruang kerja Antoine.


"Silakan masuk tuan Alejandro Mathias", ucap perempuan seksi dengan nada genit dan menggoda terdengar dari nada suaranya yang dibuat-buat. Sementara matanya seakan ingin menelanjangi Alejandro dengan tatapan penuh nafsunya.


"Wanita menjijikkan", batin Alejandro sekilas melihat penampilan sekertaris Antoine tersebut.


"Alejandro Mathias Rodriguez", ucap Antoine dengan suara menggelegar keras hingga memekakkan telinga.


"Apa gerangan yang membuat mu datang menemui ku anak muda ?", tanya Antoine menatap Alejandro dari kursi kebesaran nya.


"Silahkan duduk dimana pun kau mau", ucap Antoine dengan nada mengejek.


"Aku tidak akan basa-basi kepada mu Antoine", ucap Alejandro tak bergeming sedikitpun dari tempat nya berdiri dihadapan Antoine.


"Jangan sekali-kali melakukan tindakan bodoh mu itu pada perkebunan ku. Aku tahu kau mengancam pekerja ku untuk mengkhianati aku dengan membakar lahan Chalons.


Ini peringatan pertama dan terakhir dari ku, atau kehancuran wajah tua mu itu, ANTOINE !!", hardik Alejandro dengan suara tinggi.


Bahkan suara nya terdengar hingga keluar ruangan, menyebabkan beberapa anak buah Antoine datang ke ruangan bos nya .


Orang Antoine membuka pintu dengan paksa, saat Alejandro hendak melangkah keluar ruangan. Anak buah Antoine menodongkan senjata api pada Alejandro.


Sementara anak buah Alejandro menerobos masuk memberikan bantuan kepada bos mereka.


"Kau yang tidak tahu sedang menantang siapa anak muda. Kita lihat saja siapa yang jadi pemenangnya", hardik Antoine dengan suara menggelegar sambil menunjuk muka Alejandro dengan emosi .


"Aku tidak sabar menunggu saat itu, Antoine ", ketus Alejandro sambil melangkahkan hendak keluar ruang kerja Antoine tetapi dihalangi anak buah Antoine .


Antoine melihat orang-orang yang dibawa Alejandro bukan orang sembarangan, Dante dan orang-orang nya sudah sangat terkenal dengan kepiawaiannya bela diri, membuatnya kecut juga.


Antoine memberikan perintah dengan tangannya untuk memberikan jalan kepada Alejandro keluar dari ruangannya.


Setelah Alejandro dan orang-orangnya pergi dari perkebunan nya, Antoine marah besar. Ia mengutuk Colin yang berani membuka mulutnya.


"Hubungi orang ku yang mengawasi keluarga Colin habisi mereka sekarang juga", perintah Antoine pada asisten nya.


"Tuannn Antoine...


Seseorang menerobos masuk keruangan Antoine dengan wajah penuh luka dan berdarah.


"Ada apa ?"


"Maafkan saya tuan, orang-orang tuan Alejandro menangkap saya saat akan membawa istri dan anak Colin . Mereka membantu keluarga Colin dan memberikan perlindungan dengan menempatkan beberapa orang di kediaman Colin."


"Jahanam kau Mathias, setelah kematian mu pun kau selalu mempersulit hidup ku ", ucap Antoine dengan emosi .


"Sekarang aku berhadapan dengan putra mu yang telah kembali menetap Chalons. Semoga kau membusuk di neraka Mathias, hahhahahaaa", tawa Antoine terdengar begitu getir .


"Irinaaa..."

__ADS_1


"Iya tuan Antoine", jawab sekretaris yang bernama Irina itu masuk ke dalam ruangan kerja Antoine setelah mendengar bos nya itu menjerit memanggil namanya .


"Puaskan aku ", perintah Antoine


Tanpa berpikir panjang Irina berjongkok dihadapan Antoine dan membuka sabuk hingga celana yang dipakai Antoine. Memainkan milik laki-laki tua itu dengan lidah dan tangannya. Sementara Antoine menyandarkan kepalanya di punggung kursi sambil memejamkan matanya. Sesekali tangannya menekan kepala Iriana pada miliknya.


*


Scarlett kembali ke hacienda, hari sudah menunjukkan sore.


Seharian ia tidak melihat keberadaan Alejandro di perkebunan.


Sebenarnya kalau mau jujur Scarlett merindukan laki-laki itu. Setidaknya dengan melihat nya wara wiri di sekitar pabrik saja sudah membuat Scarlett bahagia.


"Selamat sore, nona Scarlett", sapa Ana yang melihat Scarlett memasuki rumah.


"Selamat sore Ana", jawab Scarlett ramah.


"Apakah nona ingin memakan sesuatu atau meminum sesuatu ?", tanya Ana.


"Bawakan aku cemilan dan jus lemon, Ana ", jawab Scarlett


"Antarkan kekamar ku . Sekarang aku ingin berendam dulu", ucap Scarlett sambil tersenyum.


"Baik nona muda", jawab Ana


*


Scarlett sangat menikmati ritual berendam nya saat ini. Tubuhnya mendapatkan relaksasi dan membuat badannya kembali segar setelah seharian bekerja.


Hampir satu jam Scarlett berendam dan tertidur juga. Setelah membilas tubuh nya ia keluar hanya memakai bathrobe putih dengan rambut masih bergelung ke atas dengan acakan.


"Hm...tubuh ku kembali segar", gumamnya.


Matahari semakin redup tetapi Alejandro belum kembali juga .


Scarlett memakai shot pant ketat dengan kaus oblong one shoulder. Sementara handuk putih masih melilit diatas kepalanya mengeringkan rambut yang masih basah.


Scarlett duduk di sofa, dengan meluruskan kakinya diatas sofa. Sambil menikmati cemilan dan minuman segar dari sari lemon, ia melanjutkan membaca buku romansa kesukaan nya disaat senggang.


*


Alejandro menyandarkan punggungnya di kursi kerja nya. Saat ini ia sudah kembali ke hacienda bersama dengan Samuel dan Dante.


Dante baru saja memberi tahu bahwa orang-orang Antoine tadi siang hendak membawa istri dan anak Colin keluar dari rumah mereka. Tetapi dapat di cegah oleh orang Dante.


Memang dari dulu Mathias tidak sembarang memilih orang untuk menjadikan kepercayaan nya. Mereka harus memiliki kemampuan bela diri dan mahir dalam menembak yang sudah mumpuni.


"Bagaimana keadaan Colin ?"

__ADS_1


"Sudah membaik tuan, ia sudah bisa makan sendiri. Luka di wajahnya sudah mengering", jawab Dante.


"Baiklah Dante, kau boleh keluar sekarang. Istirahat lah", ucap Alejandro


"Baik tuan, kalau begitu saya permisi ", jawab Dante dengan hormat.


Sementara Samuel masih berada bersama Alejandro, ia memberikan beberapa proposal kerjasama yang harus diperiksa oleh Alejandro.


Semenjak perkebunan Chalons di kelola oleh Alejandro omset yang didapat kan berkali lipat. Kepiawaian seorang Alejandro dalam berbisnis dan kemampuan nya memimpin perusahaan besar sangat berpengaruh pada perkebunan Chalons.


Banyak rekan Alejandro yang ingin berinvestasi di perkebunan Chalons.


Saat ini Alejandro membaca satu per satu berkas yang sudah di berikan Samuel padanya.


*


Ooam..sudah beberapa kali Scarlett menguap. Ia menaruh bukunya diatas meja.


Scarlett melangkahkan kakinya ke balkon ia melihat kebawah yang tampak ramai oleh orang-orang Alejandro yang berjaga-jaga di sekitar gerbang yang menjulang.


"Kemana Alejandro, kenapa ia belum kembali juga", gumam Scarlett. Ia mencondongkan tubuhnya kearah pagar balkon melihat kebawa hingga kaki nya menjijit.


"Apa yang kau cari disana, Scarlett ?", suara bariton mengejutkan Scarlett.


"Ooh, hem...


"Tidak ada apa-apa, aku hanya melihat-lihat saja ", jawab Scarlett berbohong. Ia tidak mau Alejandro tahu bahwa ia mencari laki-laki itu.


Scarlett mengumpat dirinya, karena pasti terlihat bodoh. Entah sudah berapa lama Alejandro melihatnya seperti orang bodoh. Nyata nya Alejandro sudah mandi dan berganti dengan pakaian santai.


Alejandro menyipitkan matanya, dengan tatapan menelisik "benarkah tidak ada yang kau sembunyikan dari ku ?", selidik Alejandro.


"Memangnya apa yang aku cari ?", ucap Scarlett balik bertanya.


"Mencari suami mu dan merindukan nya", jawab Alejandro mengoda Scarlett.


"Ahh kau ini..


" Kenapa wajah kau jadi merona begitu, hem ?", goda Alejandro lagi


"Hentikan Alejandro, jangan meledekku", protes Scarlett sambil mengerucutkan bibirnya.


Alejandro memeluk tubuh nya dengan erat. "Kau ini sangat menggemaskan", ujar Alejandro sambil mencium pipi Scarlett.


Sementara Scarlett pun memeluk tubuh Alejandro dengan erat, yang ia rindukan seharian ini. Scarlett membenamkan kepalanya ke dada Alejandro menikmati aroma maskulin tubuh Alejandro yang selalu membuatnya tenang di dekatnya.


...***...


LIKE DAN VOTE YA 🙏

__ADS_1


BIAR SEMANGAT UP NYA 🤗


__ADS_2