AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
AJAKAN KE LONDON


__ADS_3

Seminggu berlalu sudah...


"Ale, hari ini aku akan ke rumah kaca. Pembibitan sukses dilakukan. Beberapa hari ke depan sudah bisa di tanam di lahan terbuka", Scarlett memberikan penjelasan pada Alejandro.


"Hari ini orang-orang ku akan membuat tiang-tiang penyangga untuk tunas yang baru".


Alejandro menyeruput secangkir kopi yang sudah terhidang didepannya.


Saat ini mereka sedang sarapan bersama sebelum melakukan aktivitas masing-masing.


"Scarlett, aku tidak mau kau terlalu lelah bekerja. Biarkan orang-orang yang mengerjakan pekerjaan itu", ucap Alejandro sambil merapikan beberapa anak rambut ke belakang telinga Scarlett.


"Kau tenang saja aku sudah biasa melakukannya".


"Minggu depan kita akan ke London, aku akan menyelesaikan beberapa pekerjaan ku di perusahaan milik ku."


"Tapi Ale siapa yang akan menjaga perkebunan mu ini, kalau kita pergi ?".


"Kau tidak usah memikirkan masalah perkebunan. Orang-orang kita bekerja sangat baik. Aku akan memberikan tugas kepada asisten ku Samuel dan Dante selama kita pergi. Untuk pabrik, sudah ada manajer yang akan mengurus nya. Tetapi semua tetap Samuel yang akan melaporkan kepada ku."


"Ale, apa aku harus ikut dengan mu ke London ?, aku tidak pernah berpergian jauh", ucap Scarlett pelan.


"Kau istriku, tentu aku akan membawa mu kemana pun aku pergi".


"Jika kau sibuk mengurusi perusahaan mu, pasti aku hanya berdiam diri dihotel saja. Karena aku tidak pernah ke London. Hm.. bagaimana kalau aku tetap diperkebunan saja, Ale ?".


"Kau tidak perlu memikirkan aku, kau bisa fokus bekerja selama disana, bagaimana ?", ujar Scarlett seolah memohon.


" Scarlett, kau ini suka sekali mendebat keputusan ku. Kau ikut dengan ku, aku tidak mau berpisah dari istri ku...kau dengar itu Scarlett".


"Huhh, kau ini menyebalkan sekali, aku sudah memberikan alasan tetapi masih juga memaksa kan kehendak".


"Karena aku suami mu, sekarang aku yang akan melindungi mu dari Antoine. Kau paham, hah".


Scarlett terdiam saat Alejandro menjelaskan alasannya mengajak Scarlett pergi bersama nya. Scarlett tidak bisa bohong, hatinya sangat bahagia mendengar alasan Alejandro mengajak nya . Ingin melindungi dirinya dari orang jahat itu.


"Iya Ale, aku akan ikut dengan mu ke London", jawab Scarlett dengan suara pelan.


Alejandro berdiri dari tempat duduknya, begitu juga Scarlett ia berdiri .


"Aku ke pabrik sekarang", Alejandro menarik pinggang Scarlett . Ia mencium bibir Scarlett yang terbuka . Alejandro memperdalam ciumannya, hingga Scarlett merasakan sesak.


"Ale, ayo kita pergi bekerja ", bisik Scarlett dengan suara bergetar.

__ADS_1


"Hem..


Alejandro menatap lembut kedua netra hitam bening milik Scarlett", kita lanjutkan malam nanti", bisik Alejandro sambil mengusap lembut bibir Scarlett yang membengkak akibat ulah nya.


.


Scarlett sudah berada dirumah kaca. Ia memeriksa satu persatu tunas yang sudah muncul dari hasil pembibitan yang sudah ia dan teamnya kerja kan beberapa waktu yang lalu.


Ia dan teamnya tersenyum puas, melihat tunas-tunas baru itu tumbuh subur dengan warna daun yang segar.


Scarlett memberikan penjelasan pada teamnya, apalagi yang harus dilakukan setelah ini.


Mengingat Minggu depan ia akan pergi ke London untuk beberapa waktu. Scarlett tidak mau selama ia tidak ada di perkebunan, bibit-bibit yang sudah bertunas itu layu atau mati. Karena mereka semua sudah bersusah paya menanam nya.


Team sangat antusias mengikuti beberapa instruksi yang diberikan Scarlett.


Mereka semua juga sama seperti Scarlett, ingin melakukan yang terbaik untuk pekerjaan mereka .


.


Sementara itu ...


Alejandro baru saja selesai rapat, dengan semua divisi yang ada dipabrik pembuatan wine miliknya.


"Samuel, Minggu depan aku dan istriku akan pergi ke London, selama aku pergi kau yang mengambil alih pekerjaan ku berkoordinasi lah dengan manajer pabrik."


"Segera beri tahu aku jika ada hal urgent. Beri kan laporan setiap hari kepada ku", perintah Alejandro.


"Semua urusan perkebunan aku percaya kan pada mu Dante, jangan biarkan orang luar masuk ke perkebunan ini selama aku tidak ada. Terutama orang-orang Antoine, aku melarang keras mereka memasuki area perkebunan milik ku. Perketat penjagaan di semua tempat. Kau paham Dante ?".


"Baik tuan, saya akan melakukan sesuai perintah anda", jawab Dante tegas .


Alejandro memang terkenal dengan ketegasan nya dalam memerintah. Semua pekerja tau Alejandro melakukan itu demi melindungi perkebunan dan orang-orang yang bekerja padanya.


"Sekarang kita berkeliling perkebunan, siapkan kuda ku".


Dante, memanggil orangnya untuk ke istal menyiapkan kuda tuannya.


Hal yang selalu rutin dilakukan Alejandro, setiap menjelang sore sesudah menyelesaikan pekerjaan di pabrik ia akan selalu menyempatkan diri berkeliling perkebunan. Sambil memeriksa setiap sudut perkebunan maupun hanya bertegur sapa dengan para pekerja.


Tentu saja para pekerja sangat senang melihat Alejandro begitu dekat dan ramah pada mereka. Sama halnya dengan tuan Mathias ayah Alejandro.


Bedanya, Alejandro masih muda dan energik. Dengan tubuh berotot nya ia tak segan terjun langsung membantu para pekerja .

__ADS_1


Terlihat jelas ia sangat mencintai perkebunan miliknya.


.


Langit yang terik semakin mendekati senja. Matahari yang bersinar terang semakin menurunkan redupnya. Alejandro memasuki rumah. Beberapa pelayan yang melihat kedatangannya membungkuk kan badannya, memberi hormat.


Alejandro melangkahkan kakinya menaiki tangga lengkung yang begitu megah menuju kamar nya.


Scarlett menatap ke arah Alejandro yang baru saja membuka handle pintu kamar.


"Kau baru kembali Ale, hari sudah gelap".


"Seperti biasa aku habis berkeliling perkebunan bersama Samuel dan Dante", jawab Alejandro. Ia menatap intens Scarlett yang selalu saja menawan. Saat ini Scarlett memakai dress floral model Sabrina. Scarlett mengikat rambut hitamnya, memperlihatkan leher hingga pundak nya yang begitu putih bersih.


Alejandro tidak bisa mengontrol dirinya, ia menarik pinggang Scarlett dan mencium lembut bibirnya, hingga menjelajahi leher dan pundak yang terbuka itu.


"Alejandro...


"Kau belum membersihkan tubuh mu, kau berkeringat ", ketus Scarlett.


Tindakan spontan Alejandro itu tentu saja mengagetkan Scarlett.


"Kau begitu menggoda ku, aku tidak bisa menahannya ", bisik Alejandro ditelinga Scarlett.


"Bersihkanlah tubuhmu, aku menunggu mu disini ", jawab Scarlett absurd.


Mendengar perkataan Scarlett tentu saja membuat Alejandro menggoda nya "kau mengajak ku ?, baiklah aku mandi sekarang", ucap Alejandro sambil memijat lembut ujung hidung Scarlett.


Setelah Alejandro masuk kamar mandi, Scarlett menutupi wajahnya dengan tangan .


"Ya ampun Scarlett kenapa kau berkata seperti itu", gumam Scarlett pada dirinya sendiri.


Scarlett sendiri tidak tau dengan perasaan Alejandro pada dirinya, karena Alejandro tidak pernah menyatakan cintanya pada Scarlett.


Sementara untuk Scarlett, Alejandro adalah laki-laki pertama yang menyentuh nya. Tentu saja tidak sulit bagi Scarlett jatuh cinta pada laki-laki itu. Ia selalu memperlakukan Scarlett sangat lembut dengan sentuhan nya.


...


LIKE DAN VOTE 🙏


.


BACA JUGA CERITA AUTHOR YANG LAINNYA,

__ADS_1


"PENGANTIN PENGGANTI"🙏🤗


__ADS_2