AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
SUASANA ROMANTIS HONEY MOON


__ADS_3

"Ale, kau akan mengajak ku kemana sekarang ?" tanya Scarlett pada Alejandro yang duduk disampingnya sesaat setelah berada didalam mobil mewah Alejandro yang di kendarai Luke.


"Kita sekarang menuju westiminister abbey , bangunan bersejarah yang digunakan untuk acara-acara kerajaan inggris.


Disana juga lah sering diadakan pernikahan keluarga raja serta para bangsawan dari kerajaan Inggris yang sangat romantis.


Setelah berkendara hampir tiga puluh menit Alejandro mengajak Scarlett berkeliling dan mengabadikan momen-momen romantis mereka. Scarlett sangat senang sekali tawa bahagia tak henti menghiasi wajah cantik nya. Saat ini keduanya sedang duduk di sebuah taman dengan hamparan berbagai warna bunga mawar yang menurut orang Inggris merupakan bunga teromantis di dunia. Bunga yang disimbolkan dengan kasih sayang itu sangat indah menghiasi taman Queen Mary's Garden .


Scarlett menyandarkan kepalanya pada pundak Alejandro sambil menikmati kudapan street food yang di belinya beberapa saat yang lalu.


Sesekali menyeruput minuman yang dibelinya. Bahkan Alejandro menggelengkan kepalanya melihat Scarlett antusias melihat berbagai macam makanan dan minuman street food yang banyak di area taman. Alejandro sudah berusaha mencegah istrinya itu tidak membeli jajanan jalan. Tapi ia tahu pasti Scarlett akan bersungut-sungut jika di larang. Akhirnya Alejandro tidak mencegah Scarlett untuk mencicipi beberapa pilihan kudapan street food.


"HM Ale, minuman ini enak sekali rasanya", seru Scarlett bersemangat menegakkan tubuhnya yang sedang bersandar pada pundak Alejandro.


Scarlett menyodorkan minuman ke mulut Alejandro.


"Kau harus mencoba nya, Ale ini enak sekali".


Alejandro tampak enggan menyeruput minuman yang diberikan Scarlett.


"Ahh, kau tidak akan sakit dengan meminum atau makan jajanan jalanan itu Ale. Malah street food lebih enak citra rasanya di banding restoran mewah sekalipun Ale", ucap Scarlett memberi penjelasan.


Alejandro tidak bisa menahan senyumnya kalau melihat Scarlett sudah begitu. Kata-kata tanpa titik dan koma akan terus keluar dari bibirnya.


Alejandro mengusap ujung bibir Scarlett karena ada mayonaise yang menempel di sana. Alejandro membuka mulutnya menyeruput minuman melalui pipet yang dipegang Scarlett.


"Earl grey ? " Ucap Alejandro begitu minuman itu melewati tenggorokannya.


"Bagaimana enak kan ?" tanya Scarlett.


Alejandro mengusap lembut wajah Scarlett. "Ini minuman kesukaan ku", jawab Alejandro sambil mengambil cup minuman berukuran besar itu dari tangan Scarlett dan membuka tutupnya langsung meminum dari cup tanpa menggunakan pipet lagi.


"Ale, kau menghabisi minuman ku", protes Scarlett sambil memukul lengan Alejandro.


"Salah sendiri kenapa kau meminta ku meminum nya, itu minuman kesukaan ku", seru Alejandro tertawa melihat wajah kesal Scarlett.


Minuman Earl grey merupakan minuman sejenis teh yang dibuat secara tradisional dengan teh hitam yang di beri minyak bergamot yang berasal dari daun jeruk lemon. Membuat rasa minuman semakin mahal.


Setelah puas berada di Queen Mary's Garden, Alejandro mengajak Scarlett ke tempat Menarik di London selanjutnya.

__ADS_1


*S**ungai* Thames .


"Sekarang aku akan mengajak mu mengelilingi kota London dengan kapal pesiar itu", tunjuk Alejandro ketengah sungai.


"Wow, benarkah Ale kau akan mengajak ku berlayar dengan kapal itu ?", tanya Scarlett tidak percaya ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"Kau ingat perkataan ku beberapa waktu yang lalu kan, bahwa aku akan mengajak mu berkeliling menikmati keindahan di negara lain", jawab Alejandro sambil mengusap wajah Scarlett.


"Ahh, terima kasih Ale", balas Scarlett sambil memeluk tubuh Alejandro.


Setelah mobil yang dikendarai Luke berhenti sempurna, Alejandro mengajak Scarlett menuju kapal pesiar berukuran mini yang sudah bersandar di dermaga.


Seorang awak kapal mengantarkan Alejandro dan Scarlett ke ruangan yang sudah didesain menjadi restoran mewah.


Scarlett sangat takjub melihat kedalam kapal pesiar berukuran kecil itu. Suasana romantis sangat terasa.


"Alejandro, kenapa hanya ada kita berdua saja di dalam kapal ini ?", tanya Scarlett sambil mengedarkan pandangan matanya ke seluruh penjuru.


"Karena aku sudah menyewanya khusus untuk kita", jawab Alejandro pelan sambil menciumi leher Scarlett.


"Saatnya menyusuri kota London melalui jalur sungai. Melalui kapal pesiar kita bisa melihat bagaimana keindahan kota ini. Di dalam kapal pesiar sudah di sediakan dek khusus untuk menikmati pemandangan indah kota London", ujar Alejandro.


"Ale, aku ingin langsung ke dek khusus itu, melihat pemandangan indah kota London", seru Scarlett.


"Disini sangat indah Ale", seru Scarlett sambil berdiri di pinggir pagar kapal.


Senyum bahagia selalu ditampakkan dari wajah Scarlett. Sesekali ia menunjuk sesuatu bertanya pada Alejandro.


Dengan sabar Alejandro menjawab satu persatu pertanyaan Scarlett.


Alejandro memeluk tubuh istrinya itu dari belakang. Menyandarkan dagunya pada pundak Scarlett.


"Ale, terima kasih untuk semuanya", ucap Scarlett sambil membalikkan tubuhnya menghadap Alejandro yang memeluknya.


Alejandro menarik tekuk Scarlett, menciumnya dengan lembut. Sementara Scarlett meremas switer rajut yang dipakai Alejandro saat itu.


Kriuk kriuk..


"Ale, perutku lapar lagi", ucap Scarlett mengusap perutnya.

__ADS_1


"HM, benarkah ? Ayo sekarang kita makan".


Alejandro mengajak Scarlett menikmati makan siang mereka didalam kapal sambil di temani pianis yang melantunkan dentingan piano untuk menambah suasana romantis diantara keduanya.


*


"Sekarang kita berbelanja, apa ada yang ingin kau beli, hem ?", ucap Alejandro sambil menggenggam tangan Scarlett dan menatap wajah istrinya itu.


Scarlett menggelengkan kepalanya, "Aku sudah sangat bahagia Ale, kau selalu memanjakan aku" jawab Scarlett sambil menyandarkan kepalanya ke bahu Alejandro.


Alejandro mencium lembut pucuk kepala Scarlett. "Aku sangat mencintaimu, sayang", bisiknya.


Luke membuka pintu mobil di sebelah bos-nya itu. Alejandro menggenggam mesra jemari Scarlett berjalan menyusuri pusat perbelanjaan mewah di kota London born street.


Terdapat beberapa merek fashion Eropa yang bergengsi di Bond Street mulai dari Burberry, Chanel, Giorgio Armani dan masih banyak lagi merk-merk ternama yang ada disana.


Dengan hormat dan ramah pelayan menyapa Alejandro yang sudah menjadi pelanggan tetap mereka. Bahkan memberikan pelayanan khusus kepada Alejandro. Mereka mengeluarkan produk terbarunya. Satu persatu Alejandro meminta Scarlett mencoba, ini entah sudah yang ke berapa Scarlett memasuki ruang ganti.


"Alejandro, aku lelah kalau harus mencoba semua gaun-gaun itu. Semua gaunnya sangat bagus tapi kau lihat lah harganya sangat mahal Ale. kita pulang saja", bisik Scarlett ditelinga Alejandro.


Alejandro menarik lembut pinggang Scarlett merapat ketubuhnya dan mengecup lembut bibir Scarlett dihadapan pelayan rumah mode yang mereka kunjungi.


Pipi Scarlett merona karena malu tiba-tiba Alejandro mencium didepan umum seperti itu.


"Bungkus semua gaun-gaun itu juga tas dan sepatu yang di coba istriku", perintah Alejandro tanpa mengalihkan sedikitpun tatapannya dari Scarlett.


Scarlett yang mendengar perkataan Alejandro membelalakkan matanya. "Ale, tapii.."


"Diam Scarlett atau kau mau aku menyerang mu disini, hah ?" bisik Alejandro ditelinga Scarlett sambil menggigit dengan lembut telinga Scarlett.


Scarlett tersentak terdiam seketika. Ia tidak mau Alejandro melakukan seperti apa yang diucapkannya barusan.


Setelah puas berbelanja barang-barang branded untuk Scarlett Alejandro mengajak Scarlett pulang ke mansion.


Hari sudah menjelang sore dan sinar matahari sudah meredup.


...***...


LIKE DAN VOTE YA 🙏

__ADS_1


.


JANGAN BACA DOANG LOH, PLEASE TINGGALKAN JEJAK KALIAN 🙏🤗


__ADS_2