
Dua hari telah berlalu setelah Alejandro tertembak. Selama dua hari Scarlett ditemani Moza tidur di ruangan rawat inap.
Sementara Javier rutin berkoordinasi dengan dokter Leon melihat keadaan Alejandro. Menurut dokter Leon kondisi Alejandro mengalami peningkatan, semalam sudah mulai sadar dengan mengerakkan jemarinya walaupun matanya masih terpejam belum sadar sepenuhnya.
Tetapi melihat perkembangannya, Leon yakin Alejandro akan sadar total dalam beberapa hari atau mungkin bisa jadi lebih cepat. Mengingat tubuh Alejandro kuat dan ia selalu menjaga staminanya.
Mendengar penjelasan dokter Leon tentu saja membuat Javier senang, ia akan segera memberi tahu berita baik ini kepada Scarlett dan Moza.
*
"Scarlett, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu ?", ucap Moza saat ini ia dan Scarlett berada di ruang rawat inap dirumah sakit tempat Alejandro di rawat.
"Iya, Moza. Tentu saja kau boleh bertanya tentang apapun", jawab Scarlett.
"Apakah kau sudah lama menikah dengan Alejandro ?, karena aku sudah lama tidak keperkebunan Chalons. Bahkan saat paman meninggal dunia aku tidak bisa datang karena tempat ku yang jauh di Amerika. Yang ku tahu Alejandro tidak tertarik untuk kembali keperkebunan.
__ADS_1
"Aku terkejut sekali saat mengetahui Alejandro telah kembali ke Chalons bahkan ia menikahi mu", ucap Moza pelan.
Hugh..
"Pada awal pertemuan kami sangat tidak menyenangkan, Moza. Ale memandang ku sebagai musuhnya. Pertemuan pertama kami, di malam saat tuan Mathias mengalami serangan jantung sesaat setelah Alejandro kembali menginjakkan kakinya di perkebunan".
Netra Scarlett menerawang mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu.
"Alejandro terlalu membenci ku. Bahkan ia tak segan melontarkan kata-kata kasarnya kepada ku. Hingga tuan Mathias meninggal pun ia masih menunjukkan permusuhan nya kepada ku. Bahkan begitu tuan Mathias meninggal Alejandro berniat menjual perkebunan Chalons kepada tuan Antoine Conte yang telah menculik ku".
"Hingga Alejandro menyetujui tidak menjual perkebunan, dengan syarat aku menikah dengannya", jawab Scarlett dengan mata berkaca-kaca, mengikat proses hubungan rumit ia dengan suami pada awal pertemuan mereka. Scarlett mengalihkan pandangannya, ia mengusap ujung mata dengan kedua tangannya.
"Apa kau sangat mencintai Alejandro, Scarlett ?"
Scarlett menatap Moza dengan air mata yang membasahi pipinya.
__ADS_1
"Sangat, aku sangat mencintai nya. Entah siapa yang duluan mulai mencintai diantara kami, tapi aku sudah merasakan perasaan untuk Alejandro saat kami sering bekerja sama, membahas tentang pekerjaan. Aku sangat mengagumi nya" jawab Scarlett pelan.
"Kau tau Scarlett, Alejandro itu bukanlah pria yang mudah untuk jatuh cinta, ia bukan tipe pria yang sering mengumbar kata cinta. Aku sangat tahu itu. Selama ia remaja beranjak dewasa ia tidak pernah serius menjalani hubungan percintaannya. Yang pasti Alejandro lebih mencintai pekerjaannya", ucap Moza.
"Sangat berbeda saat ia bersama mu, ia selalu tertawa bahagia. Raut wajahnya tidak dingin lagi. Bahkan ia lebih memilih menetap di perkebunan Chalons dibandingkan kembali ke London menjalankan bisnisnya yang sangat sukses disana. Jujur aku sangat senang melihat perubahan Alejandro karena mu Scarlett", balas Moza sambil menggenggam tangan Scarlett.
Ceklek...
Javier membuka handle pintu, dengan wajah nampak pucat dan sedih.
Scarlett dan Moza yang melihat wajah Javier begitu langsung merasakan perasaan tidak enak.
"Ada dengan suamiku, Javi ?"
"Alejandro..., Scarlett i-ia...
__ADS_1
...***...