AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
KEMBALI KEPERKEBUNAN


__ADS_3

Setelah hampir enam jam penerbangan pesawat pribadi milik Alejandro mendarat di bandara kota Champaign. Saat ini pesawat itu sudah berada di apron. Setelah bulan madu hampir dua pekan di negara Inggris, akhirnya Alejandro dan Scarlett kembali juga keperkebunan Chalons.


Huhh..


"Aku sangat merindukan pekerjaan ku, apa kabar tunas-tunas baru anggur yang ku tanam", gumam Scarlett setelah berada didalam mobil.


Sementara Alejandro membaca email melalui iPad miliknya.


Setelah satu setengah jam menyusuri jalanan menuju perkebunan, akhirnya mobil yang membawa Scarlett dan Alejandro sudah memasuki area perkebunan Chalons.


Udara dingin dan sejuk menusuk tulang mulai terasa.


"Scarlett aku dan Samuel sekarang akan ruang kerja dahulu. Kau istirahat saja dikamar, minta lah pelayan mengantarkan makan malam".


Scarlett mengangguk kan kepalanya, dan melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju kamar. Sekarang sudah senja. Scarlett memang merasakan kelelahan pada tubuhnya.


"Seperti nya aku membutuhkan waktu untuk berendam di bathtub".


Scarlett langsung menuju kamar mandi dan mengisi air dengan cairan aroma terapi yang bisa mengembalikan kondisi tubuhnya untuk kembali fresh. Setelah beberapa hari di London dihabiskan ia dan Alejandro dengan jalan-jalan dan memadu kasih yang hampir tiap hari. Tentu saja sekarang lah rasa lelah akan menghampiri tubuhnya.


"Ahh, saat ini benar-benar waktu buat memulihkan kondisi tubuh ku", batin Scarlett sambil memejamkan matanya.


*

__ADS_1


Bagaimana keadaan perkebunan dan pabrik selama aku tidak ada ?" tanya Alejandro pada Samuel dan Dante yang baru saja datang ke ruangan tersebut.


"Kondisi perkebunan baik tuan, orang-orang kita tetap berjaga dengan ketat di sekitar Chalons", jawab Dante.


"Keadaan pabrik juga baik tuan, pendistribusian wine untuk beberapa tempat sudah di laksanakan dengan baik. Saat ini proses pengemasan untuk ekspor ke Inggris dan Swedia. Bahkan banyak importir-importir baru yang ingin bekerja sama dengan perusahaan kita".


"Baik, besok siapkan semua berkas yang harus aku pelajari, Sam. Untuk hari ini cukup itu saja. Aku ingin beristirahat", ucap Alejandro sambil berdiri dari kursinya.


"Baik tuan, kalau begitu kami permisi. Selamat beristirahat tuan", jawab Samuel dan Dante dengan hormat.


*


Alejandro membuka pintu kamar, ia tidak melihat keberadaan istri nya. Ia berjalan ke balkon tetap tidak menemukan Scarlett.


Alejandro melangkahkan kakinya ke walk in closet dan perlahan membuka pintu kamar mandi.


Ia tersenyum kala melihat istrinya itu tertidur pulas hingga tidak menyadari Alejandro membuka pintu kamar mandi.


Scarlett sangat cantik seperti itu, tubuh putih mulus dengan wajah polos cantik alaminya serta rambut hitam yang di gelung secara acak diatas kepalanya. Alejandro sangat menyukai melihat Scarlett seperti itu, ia tidak akan bisa menahan dirinya.


Alejandro membungkukan tubuhnya, mengecup lembut bibir ranum dihadapan.


"Aww..."

__ADS_1


Scarlett kaget, ia mendudukkan tubuhnya dan menarik tangan Alejandro. Alejandro yang di tarik Scarlett tangannya, tidak bisa menahan keseimbangan tubuhnya sehingga masuk kedalam bathtub menimpa tubuh Scarlett.


"Kau mengajakku berendam bersama mu, Scarlett ? Baiklah aku tidak akan menolaknya", ucap Alejandro menggoda Scarlett.


"Kau mengejutkan ku Ale, kenapa kau masuk ke kamar mandi, kau mengganggu waktu berendam ku saja", balas Scarlett sambil menyirami wajah Alejandro dengan air sabun yang busa nya sudah habis karena Scarlett sudah terlalu lama berendam nya.


"Aku mencari kau tidak ada dimana-mana", jawab Alejandro sambil menggerayangi sekujur tubuh Scarlett.


"A-ale hentikan, sekarang aku sudah selesai berendam nya. Aku akan membilas tubuh ku"


"Nanti saja selesai nya, aku sudah basah sekarang kau harus tanggung jawab karena perbuatan mu aku jadi begini", ucap Alejandro sambil membuka semua pakaiannya di hadapan Scarlett dan masuk kembali kedalam bathtub.


"Salah kau sendiri kenapa mengagetkan aku", balas Scarlett.


Alejandro mengangkat Scarlett ke atas tubuhnya, "Pokoknya kau harus bertanggung jawab dengan perbuatan mu, sayang"


"Ale, bukankah kau menyuruhku untuk istirahat tadi. Aku lelah Ale", ucap Scarlett sambil menggenadahkan kepalanya menahan sensasi akibat hisapan kuat Alejandro dipuncak dadanya.


Seakan tidak mendengar perkataan Scarlett, laki-laki itu melanjutkan buaiannya hingga akhir. Dan Scarlett yang tadinya menolak akhirnya luluh juga setelah mendapatkan serangan bertubi-tubi di setiap jengkal area sensitifnya.


...***...


LIKE DAN VOTE YA, BIAR CERITA INI TERUS BERLANJUT 🙏💃

__ADS_1


__ADS_2