
Scarlett...aku ingin menanyakan, kenapa kau tidak memiliki anak selama menikah dengan ayah ku ?", netra Alejandro menggelap, seolah-olah pertanyaan itu hanya menunggu bom waktu saja terlontar dari mulutnya.
Scarlett menundukkan kepalanya, sementara tangannya saling bertautan.
"Tuan Mathias bukan menginginkan anak dari pernikahan dengan ku, ia sudah memiliki mu Ale", jawabnya pelan.
"Lantas apa tujuan ayah ku menikahi mu, kalau bukan untuk keturunan, hem ?", netra Alejandro semakin menggelap.
"Untuk melindungi ku.."
"Melindungi mu dari apa Scarlett, katakan !".
"Sebenarnya ayah ku ada lah sahabat ayah mu. Tapi mereka bukanlah sahabat disekolah, karena ayah ku hanya petani miskin. Suatu hari ayah menolong tuan Mathias yang hendak dirampok di jalan desa. Semenjak itulah mereka menjadi dekat".
Alejandro menyimak cerita Scarlett.
"Ayahku melindungi mu dari apa Scarlett ?"
"Aku dipaksa menikah dengan pemilik perkebunan yang tak jauh dari perkebunan mu ini. Dulu ayah ku bekerja diperkebunan itu. "
"Ayah ku banyak berhutang uang kepada pemilik perkebunan itu, karena ayah sudah sakit-sakitan ia tidak mampu lagi membayar cicilan hutang nya."
Waktu itu aku masih sangat belia, usia ku baru tujuh belas tahun."
"Hari itu datang, hari yang tidak akan pernah bisa aku lupakan. Dimana orang-orang suruhan pemilik perkebunan akan membawa ku dengan paksa atas perintah bos mereka. Ayah tidak bisa berbuat apa-apa, ia sudah memohon. Tapi orang suruhan itu bahkan menyiksa nya padahal ayah ku sedang sakit," buliran bening tanpa disadari menetes di pelupuk mata Scarlett, ia memalingkan wajahnya agar Alejandro tidak melihat kristal bening itu.
__ADS_1
"Tapi sebelum mereka membawa ku pergi, orang-orang tuan Mathias melihat ku akan dibawa paksa dan mereka melaporkan kepada tuan Mathias. "
"Tak lama berselang tuan Mathias datang, hendak melunasi hutang ayah. Tetapi orang-orang itu menolaknya. Mereka tetap akan membawa ku."
"Dengan kekuatan yang tuan Mathias miliki, bahkan bahkan ia memanggil pihak berwajib akhirnya orang-orang jahat itu pergi."
"Esoknya tuan Mathias meminta kepada ayah yang sudah kritis untuk menikah dengan ku, semata-mata untuk melindung ku dari orang jahat.
"Tak lama berselang ayah meninggal. Setelah penguburan ayah, aku menikah dan diajak tuan Mathias tinggal diperkebunan ini.
"Menurut ayah ku menikah dengan tuan Mathias akan membuat ayah pergi dalam tenang", Scarlett berucap dengan suara bergetar menahan tangisan nya.
Alejandro hanya terdiam mendengar kata-kata Scarlett.
Hatinya saat itu sangat hancur, berselang beberapa hari sepeninggal ibunya, ayah nya menyatakan ingin menikahi Scarlett.
Tapi Alejandro tidak pernah menyangka ternyata ayahnya hanya bermaksud melindungi Scarlett. Pantas saja mereka tidak tidur satu kamar. Pertanyaan yang sudah berkelebat di kepalanya selama ia kembali ke perkebunan ini.
"Ale, maafkan aku jika kedatangan ku ke perkebunan ini membuat mu menjauh dari tuan Mathias. Dan aku tidak tau jika tuan Mathias menikahi ku ketika nyonya Lolita baru saja meninggal dunia", ucap Scarlett dengan suara lirih, ia menundukkan kepalanya sambil meremas jemari nya.
Alejandro menarik dagu Scarlett agar melihat ke manik Alejandro.
Netra hitam bening itu begitu indah. Seakan menghipnotis Alejandro.
Alejandro mencium lembut bibir Scarlett. Seolah terbuai dengan rasa yang begitu nikmat Scarlett membuka mulutnya. Alejandro semakin memperdalam ciumnya. Lidah keduanya saling membelit satu sama lain.
__ADS_1
Sementara jemari Scarlett meremas kemeja putih yang melekat ditubuh Alejandro.
Ciuman yang kedua kalinya dalam hidup Scarlett. Hanya dilakukan Alejandro. Ciuman pertama Alejandro memaksa kala itu, kali ini Scarlett begitu menikmati nya. Walaupun ia tidak memberikan balasan karena ia tidak tau caranya. Tapi ciuman kali ini membuat tubuhnya bergetar hebat. Seakan ada kupu-kupu bergerak diperutnya.
"Ale..."
"Hm..."
Setelah ciuman panjang itu berhenti, Scarlett menatap lembut kedua netra coklat Alejandro. Begitupun Alejandro, ia mengusap bibir Scarlett yang nampak bengkak karena ulahnya.
"Hari sudah senja, sebaiknya kita masuk kedalam", bisik Alejandro didepan bibir Scarlett.
Scarlett mengangguk kan kepalanya pelan.
....
JANGAN LUPA LIKE'KOMEN DAN VOTE 🙏
.
IKUTI JUGA CERITA AUTHOR
"PENGANTIN PENGGANTI"
TIDAK KALAH SERU LOH 🤗
__ADS_1