AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
MENGHADIRI UNDANGAN MARK RUFARO


__ADS_3


Alejandro Mathias Rodriguez, Menghadiri undangan Mark Rufaro.



SCARLETT DAMIAN, Menghadiri undangan Mark Rufaro.


...***...


Tiga hari kemudian..


Alejandro baru saja selesai mengadakan meeting dengan orang-orang kepercayaannya di pabrik pembuatan wine miliknya.


Saat ini ia bersama Samuel masih berada di ruangan meeting. Cuaca terik hari itu sudah mulai meredup.


"Sam, coba kau cek ke divisi perkebunan Chalons mengenai kapan waktu panen besar yang akan di laksanakan. Jika sudah fix beberapa waktu lagi kita harus segera bersiap".


"Aku mau tradisi yang sudah dilakukan kakek dan ayah ku tetap terlaksana seperti biasanya. Aku akan mengadakan pesta untuk para pekerja pada saat panen nanti", ucap Alejandro sambil membaca berkas yang harus ditanda tangani oleh nya tanpa melihat kearah Samuel yang duduk dihadapannya.


"Baik tuan, saya akan segera berkoordinasi dengan divisi perkebunan setelah ini", jawab Samuel.


"Oh ya tuan Alejandro, malam ini anda ada undangan dari perkebunan Merciel. Jamuan makan malam yang diadakan tuan Mark Rufaro. Beliau ingin memperkenalkan dirinya kepada pemilik-pemilik perkebunan di sekitar perkebunan Merciel. Maaf saya hampir lupa mengabarkan hal penting ini ke pada anda tuan karena sibuk mempersiapkan presentasi meeting penting tadi", ucap Samuel memberikan penjelasan.


Alejandro melihat arloji yang melingkar dipergelangan tangan nya, hampir menunjukkan jam tiga sore.


"Mari kita selesaikan pekerjaan hari ini, aku akan segera pulang. Sampaikan konfirmasi pada Mark Rufaro aku dan istriku akan menghadiri undangan nya malam ini", ucap Alejandro.


*


Alejandro memeluk tubuh Scarlett yang sedang menelisik penampilan nya didepan cermin besar yang terdapat di wardrobe kamar mereka.


"Kau semakin seksi sayang, tubuhmu lebih berisi", bisik Alejandro ditelinga Scarlett sambil mencium lembut leher Scarlett.


"Apa kita batalkan saja acara malam ini, hem ? kau membuatku semakin bergairah bisik Alejandro sambil memutar tubuh Scarlett menghadap padanya".


"Ale, kau sangat tidak profesional sayang. Apa kata kolega mu nantinya. Ayo sekarang kita pergi, kau bisa menyalurkan nya malam nanti", seru Scarlett sambil mengusap lembut rahang Alejandro yang semakin mengeras".


"Shitt..


Raut wajah Alejandro tampak berusaha kuat untuk meredam gairah yang sudah membuncah dalam dirinya.


Scarlett melingkarkan tangannya pada leher Alejandro, "waktu kita masih panjang malam ini Ale", bisik Scarlett.

__ADS_1


"Kau bisa menyalurkan hasrat mu saat kita pulang nanti", ucap Scarlett dengan lembut.


Huhh...


"Ayo kita pergi", jawab Alejandro sambil memeluk erat pinggang istrinya.


*


Alejandro menggenggam erat jemari Scarlett turun dari mobil mewahnya yang di kendarai supirnya.


Nampak tamu undangan Mark sudah memenuhi hacienda mewah di area perkebunan Mercier yang sekarang sudah beralih kepemilikannya menjadi milik Mark Rufaro.


Semua orang menatap kagum ke arah Alejandro dan Scarlett.


Baik yang sudah mengenal maupun yang belum mengenal mereka.


Tampak dari kejauhan Javier melambaikan tangannya ke arah Alejandro dan Scarlett.


Javier datang bersama Moza. Pasangan itu tampak akrab dan serasi sekali.


Teng...tengg..


Terdengar dentingan gelas, seorang laki-laki muda menyampaikan beberapa kata dan meminta pemilik acara Mark Rufaro menyampaikan kata-kata kepada para tamu undangan yang sudah berbaur menjadi satu di hacienda mewah tersebut.


Bahkan Alejandro pun mengenal mereka juga karena rata-rata yang hadir berasal dari London.


Seperti nya Mark mengundang teman-teman nya dan relasinya dari London untuk datang keperkebunan Mercier.


"Alejandro, apa kabar mu ? lama tidak melihat mu di acara-acara yang sering kau hadiri di Inggris", sapa seorang pria dengan penampilan maskulin mendatangi Alejandro dan Scarlett.


"Ryan, Sidney... senang bertemu kalian lagi", balas Alejandro menjabat tangan kedua temannya itu.


"Ehm..siapa gadis di sebelah mu Alejandro ?", ucap Sidney ramah menjulurkan tangannya kepada Scarlett yang berdiri disebelah Alejandro.


"Perkenalkan istri ku Scarlett", jawab Alejandro tersenyum.


"HM..pantas saja kau tidak kembali ke London lagi, ternyata kau memiliki kehidupan baru disini bersama istri cantik mu ini", ucap Sidney tersenyum ramah kepada Scarlett.


"Baiklah Ryan aku dan istriku ke sana dulu untuk menemui sahabatku yang lainnya" ujar Alejandro sambil memeluk erat pinggang Scarlett.


"Baik Ale, silahkan... kapan-kapan kau harus mengundang kami keperkebunan mu yang terkenal itu Ale", seru Ryan sebelum Alejandro berlalu.


"Tentu saja Ryan Sidney kalian sangat diterima di perkebunan Chalons milik ku", jawab Alejandro sebelum meninggalkan kedua temannya itu.

__ADS_1


Alejandro hendak menghampiri Javier dan Moza..


"ALEJANDRO MATHIAS RODRIGUEZ..


"Wow akhirnya kita bertemu di kota ini ya, sudah lama kita tidak bertemu", suara berat menghentikan langkah Alejandro dan Scarlett.


"Aku tidak menyangka kau berminat juga mengembangkan bisnis mu di bidang perkebunan, Mark. Dan secara kebetulan sekali ya perkebunan kita bertetangga", balas Alejandro dengan nada sindiran yang ditujukannya kepada Mark Rufaro.


"Tentu saja aku sangat berminat, kau sangat tahu aku memiliki banyak uang dan relasi yang tidak jauh berbeda dengan mu...


Kedua netra Mark terkejut melihat siapa yang berada disamping Alejandro. Tatapan matanya berubah seketika.


Sementara Scarlett tampak biasa saja, bertemu kembali dengan laki-laki yang hampir menabraknya beberapa hari yang lalu.


Alejandro menangkap perubahan tatapan Mark begitu melihat kehadiran Scarlett.


"Kau dengan siapa, Alejandro ?", tanya Mark sambil meminum wine dari gelas sloki yang berada di tangannya hingga tandas.


Tak sedetikpun tatapannya beralih dari Scarlett yang sangat seksi malam itu. Bahkan kehamilannya belum begitu nampak, apalagi jika Scarlett mengunakan pakaian berwarna gelap seperti malam ini. Dengan usia kandungan hampir memasuki tiga bulan.


"Scarlett, istri ku..."


Mark tidak bisa menutupi rasa terkejutnya mendengar ucapan Alejandro barusan. Ia kembali mengambil gelas sloki yang dibawa pelayan saat berlalu dihadapan nya.


"OHH, aku ucapkan selamat untuk mu Alejandro", jawab Mark kembali meneguk Wine hingga tandas.


"Senang bisa bertemu kembali dengan mu nona, apa kau mengingatku ?", tanya Mark dengan tatapan yang sulit di artikan.


"Iya tuan, aku mengingat mu", jawab Scarlett singkat.


"Kami sedang menunggu kelahiran anak pertama kamu Mark, sekarang istri ku sedang hamil", jawab Alejandro sambil menatap tajam Mark Rufaro yang tak berkedip menatap Scarlett istrinya. Alejandro mengeratkan pelukannya pada pinggang Scarlett.


"Aku ucapkan selamat atas perkebunan mu ini, kami permisi", ucap Alejandro berlalu sambil memeluk tubuh Scarlett.


Mark menatap tajam punggung putih mulus Scarlett yang terbuka.


"Shittt, ternyata kau istri musuh ku. Kenapa hidup ALEJANDRO MATHIAS RODRIGUEZ selalu saja beruntung. Ia sukses dalam bisnisnya dan mendapatkan wanita yang begitu membuatku terpesona", umpat Mark dengan kesal.


...***...


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA 🙏


KIRIM BUNGA DAN KOPI GPP JUGA. YANG PENTING JANGAN BACA DOANG 😂💃🤗

__ADS_1


__ADS_2