AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
OPERASI ALEJANDRO


__ADS_3

Scarlett menangis histeris mendengar penjelasan Javier yang menjelaskan perkataan dokter yang merawat Alejandro beberapa saat yang lalu.


"Sabar Scarlett kau harus memperhatikan kesehatan mu dan kandungan mu", ucap Moza menenangkan Scarlett.


"Semua ini karena kesalahan ku Moza, Alejandro melindungi tubuh ku dari tembakan itu", ucap Scarlett dengan suara bergetar.


"Alejandro akan semakin sedih jika melihat mu begini. sebaiknya kau tenangkan dirimu, ayo kita duduk disana dan berdoa untuk keselamatan Alejandro", ujar Moza sambil menuntun Scarlett duduk di kursi ruang tunggu.


Sementara Javier menemui dokter yang merawat sahabatnya Alejandro. Ia memberikan surat persetujuan Scarlett supaya melakukan tindakan operasi untuk Alejandro.


*


"Lepaskan aku sekarang juga, kalian tidak tahu sedang berhadapan dengan siap. Aku akan menghancurkan kalian semua", teriak Antoine pada semua petugas kepolisian yang menggeret tubuh nya dengan kasar dan menjebloskan nya ke jeruji besi. Dengan perban membalut pahanya yang tertembak oleh Dante.


"Hubungi pengacara ku sekarang juga !", teriak nya lagi.


"Hei, tutup mulut mu itu atau hukuman mu bertambah berat. Kau bisa dituntut dengan hukuman berlapis karena perbuatan mu itu", jawab petugas dengan keras .


"Tunggulah waktu mu turun dari jabatan mu itu, aku orang berkuasa dan banyak uang. Kau hanya menunggu waktu mu saja menerima ganjaran dari menangkap ku ini", hardik Antoine dengan menggebu-gebu.


"Diam !" atau kau akan membusuk dipenjara bawah tanah menghabiskan sisa hidupmu itu", ketus petugas yang mendengar semua umpatan Antoine.


*


Waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari.


Scarlett ditemani Moza istirahat di ruang rawat inap mewah yang dipesan Javier.

__ADS_1


Ia juga sudah mengganti pakaian yang di bawakan oleh Samuel.


"Pejamkan lah mata mu Scarlett. Aku akan menemani mu. Jangan terlalu mencemaskan Ale, aku yakin saudara ku itu adalah laki- laki yang sangat kuat dan tertempa dengan sangat baik oleh pamanku Mathias. Javier stand by menunggu Alejandro.


Kau harus tenang dan istirahat lah", ucap Scarlett sambil menyelimuti tubuh Scarlett.


Wajah Scarlett masih sangat pucat, tetapi dokter kandungan nya sudah memeriksa dan menyatakan kondisi kandungan nya baik-baik saja, walaupun Scarlett sempat mengalami hari yang berat .


"Terima kasih Moza. Entah akan bagaimana keadaan ku jika tidak ada kau dan Javier", ucap Scarlett pelan.


"Hei, tidak usah kau pikirkan. Kau tahu Alejandro adalah saudaraku sementara Javier kau lihat sendiri persahabatan dari keduanya sudah seperti saudaranya sendiri. Jadi kau tidak usah terlalu banyak berpikir. Saat ini kau juga harus memikirkan calon anak kalian", jawab Moza sambil mengusap lembut perut Scarlett.


"Iya", jawab Scarlett sambil berusaha memejamkan matanya.


*


Javier berdiri saat melihat dokter Alejandro yang bernama Leon keluar dari ruang operasi. Javier berada diruang tunggu bersama Samuel dan Dante. Sementara di depan ruangan Dante menempatkan orang-orang terbaiknya untuk berjaga-jaga. Juga di depan rawat inap ia menempatkan penjagaan ketat. Sementara Demian mengetatkan penjagaan di perkebunan Chalons.


"Kami sudah selesai melakukan tindakan operasi tuan Alejandro, saat ini ia masih dalam masa observasi sesudah operasi beresiko tingkat tinggi. Tapi kondisi pasien stabil. Pasien memiliki daya tahan yang sangat baik, yang kalau orang lain akan mengalami komplikasi karena ada peluru yang hampir menembus jantungnya", dokter Leon memberikan penjelasan pada Javier.


"Apakah ada dampaknya dari operasi beresiko seperti yang lakukan pada Alejandro ?" tanya Javier.


"Setiap setelah operasi pasti ada dampaknya tuan, seperti pasien bisa saja tidak sadar diri dalam waktu yang lama bahkan mengalami pendarahan pasca operasi. Karena yang dilakukan pada pasien adalah operasi besar dan beresiko. Tetapi kami melihat respon tubuh tuan Alejandro cukup baik, buktinya ia bisa melalui operasi besar di organ vital tubuh nya. Makanya sekarang kami menempatkan tuan Alejandro di ruangan observasi untuk mengetahui kodisi tubuhnya secara mendetail. Untuk saat ini pasien belum bisa di besuk jadi pihak keluarga bisa melihat pasien melalui kaca pembatas", jawab dokter Leon dengan ramah.


Javier menganggukkan kepalanya "Terima kasih untuk semuanya dokter, saya mewakili keluarga tuan Alejandro Mathias Rodriguez", ucap Javier menjabat tangan dokter Leon.


"Memang sudah menjadi tugas kami tuan untuk merawat pasien semaksimal mungkin", ucap dokter dengan ramah.

__ADS_1


*


Scarlett berdiri di balik kaca pembatas antara ia dan suaminya.


Hingga pagi ini Alejandro belum juga sadar. Saluran selang memenuhi wajahnya nya, hingga alat bantu pernafasan masih terpasang.


Menurut dokter Leon, kondisi Alejandro membaik. Ia sudah melalui masa kritis nya. Saat ini ia memang masih di tidurkan pasca melakukan operasi besar.


Tapi tetap saja Scarlett tidak tega melihat Alejandro yang biasa begitu ceria Tiba-tiba tergolek lemah begitu.


"Scarlett, ayo kita kembali ke kamar saja", ajak Moza yang melihat Scarlett sudah cukup lama berdiri di depan kaca memandang Alejandro.


Moza, mengalihkan pikiran Scarlett agar tidak bersedih.


Scarlett menganggukkan kepalanya. Melangkahkan kakinya bersama Moza menuju kamar. Ia selalu memanjatkan doa-doa untuk kekasih hatinya itu.


Javier sudah menunggu Scarlett dan Moza didalam kamar.


"Scarlett sebaiknya kau makan dulu, Alejandro pasti sangat menguatirkan keadaan mu jika kau dan calon anak kalian sakit", ucap Javier.


"Aku tahu Ale sudah sangat menginginkan anak dari mu, ia selalu mengatakan nya pada ku", lanjut Javier.


"Iya Javi", jawab Scarlett dengan mata berkaca-kaca.


Moza menggenggam jemari Scarlett.


"Kalian berdua makan saja dulu, aku akan menemui dokter Leon. Ku harap ada kabar baik tentang Alejandro ", ujar Javier.

__ADS_1


...***...


GIMANA READERS MASIH MAU LANJUT NGAK HARI INI ? KALAU BOSAN BACANYA HARI INI KITA LANJUTKAN BESOK SAJA YA . TAPI KALAU MASIH MAU LANJUT, SELALU TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA, LIKE DAN VOTE ATAU PUN HADIAH 🙏🤗


__ADS_2