AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
BULAN MADU YANG TERTUNDA


__ADS_3

WARNING :


TETAP MENGINGATKAN BAB 41 -43 FULL KONTEN DEWASA YA, JANGAN PROTES !


BAGI YANG TIDAK SUKA ATAU MERASA JIJIK DI SKIP SAJA 🙏🤗


...***...


Malam semakin larut...


Suara lenguhan panjang terdengar begitu lembut memenuhi penjuru kamar nan mewah itu.


"Ahh Scarlett, aku selalu menginginkan mu", ucap Alejandro sambil mengeram kala miliknya mencapai puncaknya dan cairan hangat menyembur kedalam inti Scarlett.


"A-Ale... Owhh


Scarlett merasakan cairan panas memasuki pusat raganya. Tangan Scarlett mencengkram kuat pundak Alejandro saat mengalami pelepasan bersamaan.


Seharian setelah berada di mansion Alejandro di kota London, ke-dua nya tidak menampakkan wajahnya di tempat lain di mansion selain di kamar mewah tempat keduanya memadu kasih.


"Ale, aku lelah", bisik Scarlett dengan nafas masih tersengal-sengal.


"Apa aku membuat milik mu sakit hem ?", tanya Alejandro sambil memeluk tubuh Scarlett .


Scarlett menggelengkan kepalanya,


"Tapi tubuhku serasa remuk karena lelah", jawab Scarlett memejamkan matanya. Ia menempelkan hidung bangir nya pada dada Alejandro. Scarlett sangat menyukai harum tubuh Alejandro.


Nafas Scarlett sudah terdengar lembut dan beraturan. Menandakan pemilik raga sudah terlelap.


Tubuh nude Alejandro terlentang sambil memeluk Scarlett yang bersandar pada dada nya.


Alejandro menatap langit-langit dengan pencahayaan remang dikamar yang menjadi saksi bisu hubungan intim antara keduanya.


Sesekali Alejandro yang masih terjaga mencium pucuk kepala Scarlett. Shampoo aroma floral begitu lembut harumnya di rambut Scarlett.


"Scarlett, aku selalu menginginkan mu. Semenjak aku mengetahui semuanya dengan membaca surat yang ditulis ayah , membuat hati ku begitu lega. Tidak ada lagi yang mengganjal di palung hatiku yang terdalam saat berhubungan intim bersama mu, sayang", ucap Alejandro pelan sambil mengusap lembut punggung putih Scarlett.


Kita pergunakan perjalanan bulan madu kita ini sebaik mungkin, aku ingin segera memiliki anak dari mu sayang", ujar Alejandro sambil memejamkan kedua matanya menyusul Scarlett yang sudah tertidur pulas karena kelelahan.


*


Alejandro, meminta pelayan membawakan sarapan ia dan Scarlett kedalam kamarnya.


Sementara Scarlett sedang membersihkan tubuh di kamar mandi.


Pagi ini Alejandro akan datang ke perusahaan nya, untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang penting.


Ceklek...


Scarlett keluar kamar mandi menggunakan bathrobe menutupi tubuhnya.


Sementara Alejandro sudah memakai jas kerja lengkap berwarna abu-abu senada dengan dasi nya.


"Aku sudah meminta pelayan membawakan sarapan kita", ucap Alejandro


Scarlett mengangguk kan kepalanya, dan duduk disamping Alejandro.


"Alejandro apakah hari ini kau pulang sore ?", tanya Scarlett sambil meminum cokelat hangat kesukaan nya yang sudah tersaji dihadapan nya.


"Pagi ini aku ada meeting penting pemegang saham di perusahaan ku", jawab Alejandro sambil menyantap menu sarapan pagi nya.


"Aku usahakan secepatnya selesai, agar aku bisa menemanimu mengunjungi tempat-tempat wisata yang ingin kau kau kunjungi kemarin", jawab Alejandro.


"Kau tenang saja Ale, tidak usah memikirkan ku supaya kau fokus dengan pekerjaan mu yang sudah tertunda. Aku tidak akan takut sendirian di London karena kau membawaku ke mansion mu bukan di hotel", jawab Scarlett sambil mengusap lembut lengan Alejandro sambil tersenyum manis.


"Besok baru harinya full milik kita berdua, makanya hari ini aku ingin perkejaan ku terselesaikan dengan tuntas. Aku ingin mengajak mu mengunjungi tempat-tempat wisata romantis di sini dan juga aku akan menemani mu berbelanja barang-barang branded yang kau sukai", ujar Alejandro.


"HM... Ale, aku tidak suka berbelanja barang-barang mahal. Jadwal satu itu kamu batalkan saja, oke !" jawab Scarlett.


"Kau meragukan suami mu, hm ?"


"Bukan seperti itu Ale, aku tahu kau sangat kaya dan memiliki banyak uang. Tetapi aku tidak mau kau menghambur kan uang mu membelikan aku barang-barang mewah tetapi aku tidak membutuhkan nya", jawab Scarlett memberikan alasan nya.


"Dengar kan aku Scarlett, sekarang kau adalah istriku, suatu hari pasti kau akan mendampingi aku ke acara-acara yang diadakan rekan bisnis ku", jawab Alejandro sambil mengusap wajah cantik Scarlett yang tampak segar karena baru selesai membersihkan dirinya.


"Baik Ale, aku akan menuruti mu", jawab Scarlett pelan.


Apa yang dikatakan Alejandro benar adanya, ia sekarang sudah menjadi istrinya. Tentu saja Scarlett tidak mau membuat suaminya itu malu dengan penampilan nya saat bersama relasinya.


Alejandro, mengelap ujung bibirnya, " Sekarang aku pergi kekantor, lanjutkan saja makan pagi mu tidak usah mengantar aku kebawah" ucap Alejandro sambil mencium lembut kening Scarlett.

__ADS_1


"Scarlett, kalau kau bosan di kamar bisa turun kebawah Jenny akan menemani mu", ujar Alejandro sebelum membuka handle pintu kamarnya.


"Iya Ale..."


"HM, tunggu Alejandro. Apakah kau memiliki perpustakaan bacaan di mansion ini ?"


"Tentu saja, kau bisa membaca di lantai bawah bersebelahan dengan ruang kerja ku. Nanti Jenny akan mengantarmu ke ruangan baca", jawab Alejandro sambil kembali berpamitan dengan Scarlett.


Setelah kepergian Alejandro, Scarlett melanjutkan sarapan pagi nya. Sebenarnya tubuhnya masih terasa lelah karena Alejandro memintanya berulang untuk melakukan hubungan intim.


Tapi sejujurnya Scarlett juga menikmatinya, bagaimana tidak jika hanya sekejap saja Alejandro menggoda bagian area sensitifnya gairah Scarlett langsung membuncah. Alejandro benar-benar ahli dalam bidangnya sehingga Scarlett menjerit berulang kali.


*


Scarlett turun ke lantai dasar mansion Alejandro, kamar Alejandro sendiri berada di lantai dua. Untuk memudahkan penghuninya naik turun bisa menggunakan lift.


"Selamat pagi nona Scarlett, perkenalkan saya Jenny yang di perintahkan tuan Alejandro untuk menemani nona".


Scarlett mengangguk kan kepalanya. " Selamat pagi Jenny", jawab Scarlett pada gadis muda tersebut.


"Apakah nona ingin langsung keruang baca ? atau ingin berkeliling mansion nona ?"


"Aku ingin berkeliling mansion terlebih dahulu, Jenny", jawab Scarlett tersenyum.


"Baiklah, saya akan menemani nona dan menjelaskan satu ruangan yang ada di sini. Nona bisa mengikuti saya", ucap Jenny dengan sopan . Ia melangkahkan kakinya membuka pintu yang begitu megah dilantai satu mansion


"Ini ruang kerja tuan Alejandro", ujar Jenny.


Scarlett sangat kagum dengan arsitektur modern ruang kerja Alejandro yang didominasi warna off white.


Kemudian Jenny, membuka pintu di sebelah ruang kerja. Begitu pintu terbuka Scarlett berdecak melihat lemari-lemari kaca yang berukuran besar berisi buku-buku. Scarlett tahu itu perpustakaan Alejandro.


Jenny juga menunjukkan ruang makan dan pantry, terlihat saat ini juru masak di panggil Jenny dengan nama Elly sedang membuat sesuatu di pantry.


Melihat kedatangan Scarlett, Elly dan beberapa pelayan yang membantu nya menghentikan kegiatan mereka.


"Selamat datang di London nona Scarlett", ucap wanita paruh baya yang dipanggil dengan nama Elly.


"Sama-sama Elly, senang mengenal dan yang lain juga", jawab Scarlett ramah.


Jenny melanjutkan ke beberapa ruangan lagi yang ada di lantai itu. Dan berakhir ke taman bunga yang berada di samping mansion. Taman yang cukup luas dan terdapat air mancur diatas kolam ikan.


"Kala sedang ada di mansion, tuan Alejandro sangat menyukai tempat ini. Karena ada kolam ikan hias kesayangannya", ujar Jenny memberikan penjelasan.


"Untuk dilantai tiga, terdapat tempat fitness dan kolam renang tuan Alejandro", ucap Jenny.


Scarlett sangat kagum dengan mansion milik suaminya ini, sangat artistik walaupun tinggal di perkotaan yang sangat padat dan sibuk, Alejandro masih memiliki taman-taman yang sangat indah. Dan Alejandro bahkan menikmati suasana alam yang ada disana. Darah yang dimiliki kakek dan ayahnya sebagai pencinta tumbuhan benar-benar turun pada Alejandro.


*


Scarlett membaca buku yang ada di perpustakaan, banyak sekali pilihan baca disana. Tapi Alejandro lebih banyak mengoleksi bacaan-bacaan berat seperti jurnal pertumbuhan ekonomi dan buku-buku bisnis. Scarlett menemukan beberapa bacaannya yang dianggap nya menarik.


Tak terasa sudah berapa jam Scarlett berada di ruang baca itu.


Hingga Alejandro membuka handle pintu.


"Kau seharian berada di sini, Scarlett ?"


"Alejandro, kau sudah pulang ?", sekilas menatap kearah pintu.


Kemudian melanjutkan fokus pada buku bacaan nya lagi.


"Buku apa yang kau baca, hem ?", bisik Alejandro sambil memindahkan rambut Scarlett ke sebelah kanan bahunya.


Alejandro mencium lekukan leher sebelah kiri Scarlett. Melihat Scarlett lebih memilih fokus pada bacaan nya dan tidak perduli akan kehadirannya, Alejandro mencium kuat leher istrinya itu dan meninggalkan tanda kepemilikan disana. Sementara tangannya menyelusup kedalam dress berbahan lembut yang dipakai Scarlett.


"Alejandro hentikan ! aku sedang membaca", protes Scarlett.


"Aku akan terus menggoda mu kalau kau tidak menutup buku itu", jawab Alejandro yang kembali mencium lembut leher Scarlett.


Wajah Scarlett nampak kesal, ia menutup buku bacaan nya dan menaruh di atas meja sofa.


"Aku sudah menaruh buku ku, Ale", ucap Scarlett pelan.


Seakan menulikan pendengaran nya, Alejandro tetap melanjutkan aktivitas menggerayangi tubuh indah Scarlett. Bahkan ia menurunkan dress yang memperlihatkan bahu putih Scarlett.


Alejandro menciumi pundak hingga puncak kenikmatan Scarlett, membuatnya mengeluarkan suara lenguhan tertahan.


"Ale, ahhh...


Alejandro mengusap lembut perut rata Scarlett. Dan menciuminya. Sementara tangannya bergerak turun mengusap kain tipis penutup inti Scarlett.

__ADS_1


"Owh A-Ale


Scarlett mengeliatkan tubuhnya di atas sofa tempat duduknya beberapa waktu yang lalu. Tetapi saat ini tubuh sudah setengah terlentang.


Alejandro menurunkan panties penutup inti Scarlett, sementara dress tipis itu dibiarkan nya teronggok di lantai. Tangan Alejandro, membuka pengait berwarna hitam yang menutupi sebagian sensitif Scarlett. Tubuh putih susu itu begitu kontras dengan sofa mewah berwarna hitam.


Alejandro berdiri dan melepaskan satu persatu pakaian yang melekat ditubuh nya.


Scarlett mendudukkan tubuhnya yang sudah polos dengan dada yang sudah membusung padat. Jemari tangan nya membuka sabuk dan menurunkan celana kerja Alejandro.


Berulang kali Scarlett menelan saliva nya, saat di hadapannya terpampang milik Alejandro yang sudah berdiri tegak. Seakan mendapatkan permainan baru, tangan Scarlett mengusap lembut inti Alejandro.


"Ahh, sayang..", terdengar suara Alejandro mengerang.


Scarlett semakin menggoda inti Alejandro, dengan mulut nya.


Membuat Alejandro menggenadah kan kepalanya "Owhh Scarlett", lenguh nya.


Alejandro merasakan miliknya ingin meledak, ia mendorong tubuh Scarlett hingga terlentang di atas sofa luas itu. Alejandro mengarahkan miliknya memasuki inti Scarlett.


"Owhh Ale, ahh..


Scarlett melenguh panjang saat Alejandro menghentak dengan kecepatan tinggi.


Perlahan Alejandro membalikkan tubuh Scarlett dan melanjutkan hentakan-hentakan miliknya dari belakang tubuh Scarlett.


Scarlett mencengkram sandaran tangan sofa, saat merasakan hentakan begitu kuat dari Alejandro. Sementara bibirnya mengeluarkan suara bergetar menahan gairah tubuhnya.


Beberapa saat Alejandro merebahkan tubuhnya disamping Scarlett memeluk tubuh istrinya itu dari samping dan perlahan kembali memajukan mundur pinggulnya dengan kencang. Sementara tangan nya mencengkram kedua dada Scarlett yang sudah begitu tegang.


"A-Ale, OHH..


Alejandro merasakan milik Scarlett menghisap kuat inti nya. Ia tahu Scarlett mendapatkan pelepasannya.


"Tunggulah sebentar lagi", bisik Alejandro ditelinga Scarlett yang nampak terengah-engah.


Alejandro mempercepat gerakan pinggulnya, kali ini lebih kuat lebih lama.


"Ahh Alejandro...


"Ohh Scarlett..


Keduanya terkulai lemah masih dengan posisi Alejandro memeluk tubuh Scarlett dari belakang.


"Ale, aku mau membersihkan diriku nanti ada yamg yang masuk ketempat ini", ucap Scarlett hendak beranjak dan melepaskan tubuhnya dari dekapan hangat Alejandro.


"Nanti saja", bisik Alejandro mengeratkan pelukannya.


"Tidak ada seorang pun yang berani mengganggu jika diruangan pribadi ku", ucap Alejandro sambil mencium pundak Scarlett.


"Sore ini aku ingin mengajak mu mengunjungi museum dan malam nanti kita lanjutkan dengan menonton Opera", ucap Alejandro sambil mengusap lembut punggung putih Scarlett.


"Benarkah ?", jawab Scarlett dengan spontanitas. Ia beranjak duduk menghadap Alejandro.


"Terima kasih Ale, sekarang aku akan bersiap-siap".


Scarlett mencium lembut bibir Alejandro. Dan Alejandro membalasnya dengan penuh *****.


"HM hmm...Ale hentikan nanti kau meminta nya lagi", protes Scarlett


"Baiklah cukup untuk sekarang, tetapi malam nanti aku meminta nya lagi", goda Alejandro sambil mengusap lembut bibir Scarlett yang kembali membengkak karena ulah perbuatannya.


"Cihh kau ini tidak pernah lelah".


"Aku menginginkan perut mu segera berisi calon anak kita, Scarlett", ucap Alejandro sambil mengusap perut datar istrinya itu.


"Aku ingin memiliki banyak anak dari rahim mu".


Scarlett tersenyum mendengar perkataan Alejandro, ia kembali masuk kedalam dekapannya suaminya.


"Iya Ale", ucap nya sambil mengeratkan pelukannya .


...***...


LIKE DAN VOTE YA 🙏🤗


.


TETAP JANGAN PROTES YA KARENA BAB 41-43 FULL KONTEN DEWASA ❤️


BESOK EDISI JALAN-JALAN DAN TETAP ADA YANG HOT NYA 🤭

__ADS_1


__ADS_2