
"Maaf anda ingin bertemu siapa nona ?" Silahkan menunggu di lobby dan pergunakan name tag sebagai pengunjung di perusahan kami", ucap resepsionis di perusahaan Alejandro.
"Berani sekali kau ini, apa kau tidak tahu siapa aku hah ?, aku kekasih pemilik perusahaan tempat kau bekerja ini. Tiba saatnya aku akan memecat mu", hardik Caroline berang. Kala seorang resepsionis di perusahaan milik Alejandro tidak menghormati nya dan dianggap Caroline begitu lancang terhadap nya.
"Saya hanya melakukan tugas saya, nona ", jawab sang resepsionis tak gentar menghadapi Caroline.
"Ada apa di sini kenapa ribut-ribut", suara laki-laki menghentikan perdebatan antara Caroline dan resepsionis.
Caroline menoleh ke belakang, ia melihat William berdiri dibelakangnya.
"William, aku akan meminta Alejandro memecat perempuan tidak berguna ini, ia sangat kurang ajar kepada kekasih pemilik perusahaan ini", ujar Caroline ketus. Merasa sebagai pemenang.
"Maaf tuan, nona ini memaksa masuk ke lift khusus, dan tidak mau menggunakan name tag pengunjung. Saya hanya menjalankan tugas saya ", ucap resepsionis memberikan penjelasan pada William orang kepercayaan Alejandro.
"Willy, apa kau tidak mengajak ku ke ruangan kekasih ku", tanya Caroline.
"Maaf nona Caroline, saya tidak punya waktu banyak karena ada meeting penting ", jawab William. Sambil melanjutkan langkah kaki nya.
"Tunggu William, aku ingin menanyakan keberadaan kekasihku saat ini".
"Maaf, anda tidak akan mendapatkan informasi apapun dari saya", jawab William sambil berjalan menuju mobilnya.
Sementara Caroline begitu kesal pada asisten Alejandro itu, ia selalu sulit memberikan informasi pada ku. Huhh... kita lihat saja sampai berapa lama kau menutupi nya dari aku William. Kita akan segera bertemu kembali Alejandro sayang ".
*
"Scarlett, hari ini aku berada di ruang meeting jika kau mencari ku. Perkebunan Chalons akan akan melakukan kerja sama dengan perusahaan dari beberapa negara lain yang akan menjadikan hasil produksi kita memasuki pasar dinegara mereka."
"Iya Ale, aku dan team ku juga akan menanam bibit di lahan khusus. Karena yang akan kami tamam ada lah bibit unggul. Tidak banyak yang memiliki bibit seperti perkebunan Chalons", Scarlett memberikan penjelasan dengan antusias.
Alejandro mengangguk kan kepalanya sambil menyeruput teh hangat yang sudah dihidangkan.
"Aku tidak ingin kau terlalu lelah bekerja Scarlett. Apakah tidak ada yang bisa menggantikan kamu menanam bibit tersebut ?"
"Aku tidak mau diwakilkan, Ale. Karena ini ada lah proyek besar pertama ku. Jika bibitnya tumbuh subur di tanah mu, kau akan mendapatkan banyak keuntungan, Alejandro. Aku sudah berjanji pada tuan Mathias akan mengembangkan anggur dengan jenis terbaik yang sedang aku dan team ku kerjakan sejak satu tahun yang lalu".
drt drtt..
__ADS_1
Handphone Alejandro bergetar, tertera dilayar nama William.
"Ada apa william ? ", Alejandro beranjak dari kursinya dan melangkahkan kakinya menuju ruang kerja. Scarlett menatap punggung Alejandro menjauh dari nya.
Wajah Scarlett tampak kecewa,
"Apakah begitu penting telpon dari seseorang yang bernama William itu", batin Scarlett
Scarlett beranjak dari tempat duduknya, ia melangkahkan kakinya keluar hacienda menuju kantornya .
*
"Katakan ada apa william..!"
"Kemarin nona Caroline membuat keributan di perusahan. Karena memaksa naik keruangan anda, tuan".
"Nona Caroline juga memaksa saya memberi tahu keberadaan tuan", ucap William memberitahu kan tentang Caroline.
Hugh...", Alejandro menarik nafas panjang.
"Aku tidak mau melihat perempuan itu, William. Jangan berikan informasi apapun tentang keberadaan ku padanya, aku muak mendengar namanya", jawab Alejandro.
Beberapa saat Alejandro membuka email yang sudah dikirim kan oleh William. Tidak ada yang bersifat urgent, William bisa melakukannya tanpa Alejandro.
"Caroline sangat tahu bagaimana status hubungan mereka. Sejak awal tidak ada yang dirugikan, Alejandro selalu memberikan kemewahan kepada perempuan itu dengan catatan tidak ada yang mengikat. Alejandro bebas memutuskan kapan pun hubungan mereka berakhir. Caroline tahu itu.
Alejandro tidak pernah sekalipun menyatakan cintanya, ia tidak perduli apa yang dilakukan Caroline diluar sana.
Begitupun Caroline ia banyak menghabiskan waktu bersama teman-teman nya.
Beberapa kali Alejandro ingin memutuskan hubungan mereka, tetapi Caroline selalu menolak. Ia bahkan mengemis pada Alejandro, Alejandro boleh melakukan apa pun tetapi tetap berstatus kekasihnya.
Alejandro ingin mengakhiri hubungan mereka karena berhubungan cukup lama tetapi tidak ada rasa cinta sedikit pun pada Caroline.
Caroline tidak mau karir nya di dunia model meredup karena orang-orang tahu ia bukan lagi kekasih Alejandro Mathias Rodriguez. Iya, karir Caroline meningkat tajam karena nama besar Alejandro. Ia dijadikan icon ambasador beberapa perusahaan besar karena nama mentereng Alejandro yang di terkenal .
.
__ADS_1
Scarlett dengan semangat memberikan instruksi kepada orang-orangnya cara melakukan penanaman bibit yang sudah bertunas agar berhasil dan tumbuh subur. Setiap jenis anggur cara tumbuh nya berbeda-beda. Sementara yang akan di tanam Scarlett adalah anggur berkualitas tinggi yang banyak petani tidak mau mengambil resiko menanamnya karena beberapa pendapat mengatakan tingkat keberhasilan nya hanya empat puluh persen saja.
Dari kejauhan Alejandro melihat Scarlett dan teamnya dengan semangat melakukan pekerjaan mereka .
Alejandro tahu Scarlett sangat menyayangi perkebunan Chalons. Beberapa kali ia berkata ingin membuat bangga ayahnya dan juga ayah Alejandro dengan berhasil meningkatkan kualitas anggur yang ditanamnya.
"Gadis pekerja keras", guman Alejandro sambil tersenyum melihat Scarlett .
.
Mendekati sore hari Scarlett menunggangi Cristal menuju danau. Ia ingin merebahkan tubuhnya ditempat terindah yang ada di perkebunan Chalons.
Setelah sampai di pohon besar tempat biasa ia merebahkan tubuhnya, Scarlett bersandar sambil menatap ke arah riak-riak kecil air danau karena angin berhembus cukup kencang.
Langit tiba-tiba gelap, seperti hendak turun hujan.
Scarlett hendak kembali ke hacienda saat hujan turun dengan deras.
"Ohh my God, udara bisa sangat dingin aku hanya menggunakan kemeja tipis ini", Scarlett bergumam.
"Kau selalu ceroboh", suara bariton di belakangnya mengagetkan Scarlett.
Alejandro memasangkan jas hujan pada tubuh Scarlett.
"Alejandro, kenapa kau kemari sekarang hujan ", ucapnya pelan
Dengan berdiri disini dibawah pohon yang rindang, lambat laun tubuh kita bisa basah. Ayo ikut aku kita harus lari menuju pondok itu. Scarlett melihat kearah yang ditunjuk Alejandro.
Pondok mungil yang ia tahu tidak boleh siapa pun mendekat ke sana. Tuan Mathias melarang siapa pun mendekati nya. Termasuk Scarlett.
Hanya Paul yang diizinkan masuk ke dalam pondok untuk rutin membersihkan nya .Scarlett pernah melihat Paul di sana.
"Ale, aku tidak berani ke sana. Tuan Mathias melarang siapapun ke pondok itu, termasuk aku", jawab Scarlett pelan .
Alejandro tidak menggubris perkataan Scarlett ia menarik tangan Scarlett agar lari mengikuti nya menuju pondok yang tidak jauh dari tempat mereka.
...***...
__ADS_1
LIKE DAN VOTE YA 🙏🤗