AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
RESPON CAITLIN


__ADS_3

Dengan telaten Scarlett menyeka tubuh Caitlin. Membersihkan wajah tua yang masih terlihat ada sisa cantiknya dan membersihkan sela jemari tangan keriput itu.


"Ibu harus sehat kembali, sebentar lagi ibu akan memiliki cucu", ucap Scarlett sambil mengajak ibunya bicara walaupun mata Caitlin terpejam. Tapi menurut dokter, pasien dalam keadaan tidak sadar masih bisa mendengar dan merasakan sentuhan.


"Ibu, harus tahu... sekarang aku sudah tidak marah lagi ke pada mu, kakak ku sudah menceritakan semuanya apa yang terjadi kepada mu dulu".


"Maafkan aku bu, karena selama ini selalu mendendam dan sering kali terucap dari mulut ku kata-kata benci kepada mu. Tanpa aku mengetahui semua kebenaran nya. Ayah tidak pernah mengatakan apa pun ke pada ku. Ia bahkan selalu mengelak saat aku menanyakan tentang mu", ucap Scarlett sambil menyisir rambut Caitlin.


Scarlett mengusap lembut wajah tua Caitlin. Tiba-tiba ke dua mata yang terpejam itu mengeluarkan buliran-buliran bening.


Scarlett terdiam menyadari ibunya menangis.


"Ibu jangan bersedih lagi, sekarang aku ada di samping mu. Kita akan menghabiskan waktu bersama. Yang harus ibu tahu bahwa aku sangat menyayangi mu dan membutuhkan mu berada samping ku", ucap Scarlett sambil menggenggam jemari tangan Caitlin.


Seakan merasakan sentuhan anak yang sangat dirindukan nya, Scarlett merasakan Caitlin membalas genggaman tangannya. Otomatis Scarlett kaget..


"Ibu..


"Ibu bisa mendengarkan aku ? bangun bu"...


Perawat yang melihatnya segera menghampiri. Mereka memeriksa keadaan pasien.


"Apa yang terjadi dengan ibu ku ?"

__ADS_1


"Nyonya Caitlin menunjukkan respon yang baik nona, hal ini akan segera kami beritahukan kepada dokter Rolland. Untuk lengkapnya nanti dokter yang akan menyampaikan secara mendetil kepada keluarga pasien".


Setelah perawat itu berlalu, Scarlett kembali menghampiri ibunya.


"Ibu dengar itu, ibu akan membaik. Semoga ibu cepat mendapatkan kesadaran kembali", bisik Scarlett di telinga Caitlin.


Setelah mencium kening Caitlin, Scarlett kembali ke kamar. Ia harus istirahat, mengingat sekarang kandungannya sudah sangat berat Scarlett tidak tahan lama berdiri atau pun duduk di kursi biasa.


Scarlett membuka pintu kamar nya, sudah ada Olivia. Sementara Alejandro dan Mark sedang berada di perkebunan karena ada pekerjaan penting


"Bagaimana kondisi ibu Scarlett ?"


"Baik Olivia, dokter akan segera memeriksa nya dengan menyeluruh, karena tadi saat aku mengajak ibu berbicara, ibu merespon ku menggengam kuat jemari tangan ku".


"Itulah yang paling aku inginkan Oliv. Aku ingin mengganti waktu-waktu yang ku lalui tanpa ibu ku dan kakak ku".


Olivia menganggukkan kepalanya, "aku ikut bahagia karena kau di pertemukan dengan keluarga mu Scarlett".


"Hm...siapa sangka kau malah menjadi kekasih kakak ku", ujar Scarlett.


"Kau tahu Oliv, kakak ku mengatakan sesuatu kepada ku pagi tadi, hm...ia bilang akan segera melamar mu", ucap Scarlett tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia nya.


Olivia yang sedang minum langsung terbatuk-batuk mendengar perkataan sahabatnya itu.

__ADS_1


"Kenapa Olivia, kau harus hati-hati tidak lucu kan karena mendengar berita ini kau sampai sakit seperti itu", ucap Scarlett sambil tertawa melihat Olivia keselekan air minumnya. Sampai matanya memerah.


"Apa lagi yang di katakan kakak mu itu, Scarlett ?"


"Mark bilang akan melamar mu saat ibuku sembuh".


Lagi-lagi Olivia batuk, bahkan kali ini ia memeluk toples yang berisi cemilan.


"Hei, Oliv kau harus merubah kebiasaan mu itu kalau stres langsung memakan segalanya...


...***...


LIKE KOMEN DAN VOTE, KASIH BUNGA OR KOPI JUGA BOLEH BANGET 💃🙏


...KARYA EMILY :...


...1. PENGANTIN PENGGANTI (tamat)...


...2. AIR MATA SCARLETT...


...(on-going)...


...3. SERPIHAN HATI ELLENA...

__ADS_1


...(on-going)...


__ADS_2